
Kevi baru saja masuk kedalam rumahnya hanya untuk bersih diri dan berangkat lagi untuk bekerja .
Sampai di perusahaan ia langsung masuk kedalam ruangannya dan duduk di kursi kebesarannya menatap laptop nya , ia tau jika Gavin kemarin menghubunginya berkali - kali , tapi dia malas untuk menghubungi balik .
" permisi " sapa Felix , yang baru masuk , setelah mengetuk beberapa kali pintu yang tidak ada respon dari pemilik ruangan .
" felix , ngagetin saja kamu "
" oh maaf tidak bermaksud "
" ada apa kemari "
" aku hanya ingin memberikan ini " Jawab Felix menyodorkan berkas kepada Kevin .
Jam kosong di jam kedua di kelas Flo , menjadi kesempatan untuk Flo pergi kerumah sakit yang terletak tidak jauh dari kampus , cukup dengan berjalan kaki Flo sampai di sana , ia segera mendaftar dan duduk menunggu gilirannya di kursi tunggu .
" noa Flo " panggil seorang perawat , dengan cepat Flo berdiri dan pergi masuk keruangan dokter , ya antrian memang terasa sangat cepat karena pasien sangat sedikit hari ini , bahkan setelah Flo saja tidak ada yang mengantri .
" f flo " panggil dokter Daniel , saat melihat Flo yang masuk kedalam tapi saat ini hanya Flo karena kedua sahabatnya tidak ikut serta .
" dokter tolong flo "
" i iya saya akan menolong kamu coba kamu katakan apa yang terjadi padamu "
" jantungku ! "
" jan jantung ada apa jantung mu ? "
" aku pikir jika ini tidak normal " kata Flo sambil memegang dadanya .
" aku takut jika ini gejala sakit jantung "
" jantung " kaget dokter Daniel .
" iya karena dadaku sering berdebar tidak karuan , seperti sedang lari maraton "
" berbaringlah aku akan memeriksa kamu " kata Dokter daniel .
Gavin sudah sampai di kantor lima belas menit setelah Kevin , laki - laki itu baru datang sudah menanyakan seribu pertanyan kepada Kevin yang jawabnya membuat Gavin sedikit merasa aneh kepada dadanya .
" kemarin kamu kemana , apa ada masalah di perusahaan almarhum paman dan bibi "
" tidak "
__ADS_1
" lalu kamu kemana kemarin "
" aku aku pergi dengan Flo "
" per pergi dengan f f flo ? kemana? "
" apa kakak tidak mempermasalahkan itu ? "
" ten .... tentu saja tidak kan aku sudah pernah bilang jika kamu mau kamu bisa mengambilnya "
" hemm ... baiklah aku kan melakukannya jangan menyesal "
" tentu saja tidak " jawab Gavin sepontan .
" dia menyukai mu , dan sangat benar menyukai mu , tapi kamu menyia - nyiakannya maka aku akan mengambil apa yang sudah kakak sia - siakan "
" ....."
" tapi masalahnya dia menyukai kakak " jawab Kevin yang langsung pergi .
Kembali ke rumah sakit .
" aku rasa masih normal , kamu merasakan debaran itu saat di waktu apa , saat berjalan jauh , bangun tidur , kecapean atau saat kamu ..."
" saat aku dekat dengan kakak kevin " jawab Flo spontan , membuat dokter Daniel mengerutkan dahinya tanda tidak mengerti
" saat aku dekat dengan kak kevin entah kenapa jantung aku berdebar begitu saja bahkan hanya membayangkan wajahnya saja jantungku sudah berdebar - debar "
" aku takut jika itu gejala penyakit jantung , aku masih belum ingin mati " jelas Flo lagi , membuat dokter Daniel menepuk jidat kenapa jika yang periksa anak di depannya ini selalu saja membuatnya ingin resing sebagai dokter .
" apa kamu tau maksudnya itu " tanya dokter Daniel di jawab gelengan polos Flo , membuat dokter Daniel hanya bisa memijat pelipisnya .
" kamu sesnang jatuh cinta dengan namaya kak kevin itu "
" ha ja ja jatuh cinta ? "
" ya detak jantung tidak menentu saat di dekatnya itu pertanda kamu sedang jatuh cinta ".
" tapi aku cinta sama orang lain "
" maksud kamu ? "
" tapi aku suka sama orang lain kenapa aku bisa cinta dengan kak kevin pasti dokter mencoba menutup - nutupi penyakit ku kan jangan bilang aku akan segera mati "
__ADS_1
" oh no ... sepertinya aku ingin berhenti jadi dokter saat ini " kata dokter Daniel .
" jadi gini flo , anak cantik manis dan menggemaskan , apa kamu mengalami gejala yang sama saat kamu dekat dengan orang lain itu " tanya dokter Daniel , membuat Flo terdiam dan memikirkan pertanyaan dokter Daniel .
Selama ini aku tidak merasakan itu , berbeda saat dekat dengan kak kevin menyebut namanya saja sudah membuat jantungku berdebar , apa benar aku jatuh cinta kepada kak Kevin .
" gimana "
" tidak , tapi aku menyukai ..."
" suka belum tentu cinta dan cinta sudah tentu suka " jawab Daniel .
" ja jadi aku .."
" ya , itu gejala jatuh cinta , dan aku tidak memiliki resep obat untuk menyembuhkannya , jalan satu - satunya miliki dia jangan biarkan dia pergi bahakan melukai mu " jawab Daniel .
" a aku akan pergi "
" hemm " jawab Daniel .
Keluar dari rumah sakit Flo berjalan dengan bengong , ia masih memikirkan jawaban dokter Daniel tadi .
Aku mencintai dokter kak kevin ...batin Flo .
Bayangan kebersamaan bersama kevin kembali berputar , lelaki itu selalu datang sat ia membutuhkannya , dia selalu membuatnya nyaman dan aman saat bersamanya , dia selalu menciptakan tawa di saat sedih , menyembuhkan luka begitu saja seakan sihir .
" ta tapi ..." gumam Flo ia , sekilas ia terpikir akan pernikahannya .
" aku sangat bingung " gumam Flo lagi .
Pekerjaan hari ini membuat Gavin merasa lelah , kegagalan proyek membuat ia mengalami kerugian yang sangat besar .
" sial " umpat Gavin .
Ceklik ....
" tuan "
" hemm "
" ini dokumen nya "
" taruh saja di meja " jawab Gavin .
__ADS_1
Felix menaruh berkas itu dan pergi keluar .
Karena Ken menolak kerja sama dan membatalkan proyek yang akan dikerjakan bersama , membuat semuanya menjadi kacau balau , karena investor terbaik di negara ini ya hanya dari keluarga Ardinarius , sang sahabat Ken .