Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
......


__ADS_3

Entah kenapa masalah datang bertubi - tubi akhir - akhir ini membuat Gavin merasa stres , duduk di kursi kebesarannya lelaki dewasa itu tengah melonggarkan dasinya , kepalanya terasa sangat berat dan sangat melelahkan .


" tuan " panggil Kevin .


" aku ingin beristirahat , antar aku ke tempat bias "


" baik tuan "


Di tempat lain Monik yang sudah sadar tengah duduk di lantai kamar rumah sakit , dengan barang - barang yang sudah berserakan di sana .


" kenapa menjadi seperti ini " gumamnya


Ini bukan seperti rencanaku ....


" nona se ..."


" diam kalian .." teriak Monik yang langsung membuat pelayan itu terdiam dan hanya berdiri melihat Monik , sudah berkali - kali pelayan itu menenangkan Monik tapi wanita itu makin mengamuk , dan sudah berkali - kali para pelayan menghubungi Gavin tapi sayang sang tuan muda tidak menjawabnya .


Hanya cara terakhir yang terbesit di kepala para pelayan dokter dan obat tidur .


" tuan "


" katakan " jawab Charles .


" sesuai yang tuan inginkan saya datang membawa info , nona flo sudah mengajukan surat cerai dan sidang akan berlangsung dalam waktu dekat ini "


" sudah kamu boleh pergi "


" baik tuan "


Info yang di berikan membuat Charles membuang nafas berat ia begitu kecewa dengan apa yang di lakukan putra semata wayangnya , begitukah tuhan mengujinya , belasan tahun ia menikah dan tak di karuniyai seorang anak menanti selama tiga belas tahun bukanlah waktu yang lama hingga ia merasa lelah hinga ia merasa menyerah , hinga pernikahannya berusia empat belas tahun suatu kabar bahagia di berikan tuhan datangnya benih yang tengah di kandung sang istri , namun entah kenapa setelah benih itu tumbuh bahkan sekarang sudah dewasa di usianya seorang anak yang selalu di banggakan yang selalu ia sayangi entah kenapa begitu sangat mengecewakan disaat ia sudah tak mampu lagi membawa beban berat .


Di perjalanan Gavin terlihat begitu lelah terlihat dari wajahnya lelaki dewasa itu tengah banyak fikiran , matanya sayu dari tadi ia terus memegang kepalanya yang terasa pusing .


" kenapa berhenti di sini "


" maaf tuan saya ingin ke kamar mandi sebentar "


" baiklah " jawab Gavin dengan cepat Kevin berlari keluar .


Bertepatan dengan itu Gavin mendengar suara yang tidak asing dati luar mobil suara tawa yang terdengar ringan , dengan cepat lelaki dewasa itu mencari sumber suara , menoleh kebelakang kanan dan tepat di kiri terlihat Flo dan Jistin yang berjalan bersama terlihat mereka tengah berbicara dan tertawa , entah kenapa melihat itu membuat Gabvin tersulut amarah , dengan cepat lelaki dewasa itu keluar dari mobil dan menghampiri gadis kecil yang masih sah menjadi istrinya .

__ADS_1


" Flo " panggil Gavin dengan suara yang terdengar seperti membentak , membuat gadis kecil itu serta anak lelaki yang bersamanya terkejut melihat kedatangan Gavin dengan wajah yang tampak begitu marah , mata Gavin terlihat begitu menajam dan merah menatap Flo yang berdiri dan mengalihkan pandangan darinya .


" oh .. jadi ini " ucap Gavin dengan nada yang di tekan .


" jadi ini alasan kamu menggugatku " ucap Gavin yang membuat Flo langsung menatapnya begitupun dengan Justin yang langsung menoleh kearah Flo .


" gara- gara dia ...! anak ini kamu MENCERAIKAN KU padahal pernikahan kita belum genap setahun seperti dalam perjanjian " ucap Gavin menekan kata cerai dan pernikahan membuat Flo terkejut dan segera menoleh kearah Justin .


Tak kalah terkejutnya dengan Flo Justin lebih terkejut , ia seperti di sambar petir di hari yang cerah ini seperti ada badai padahal langit begitu cerah matanya menatap kearah Gavin seakan tadi adalah kesalahan berbicara , tapi saat melihat mata laki - laki yang lebih dewasa darinya yang terlihat hanyalah amarah .


Bertepatan itu Miguel yang berada disana hendak masuk ke restoran yang tak jauh dari Flo dan gavin . dan tanpa sengaja Miguel melihat semua dan mendengar apa yang di ucapkan Gavin , tangannya mengepal sangat kuat matanya menajam saat mendengar ucapan Gavin .


" maaf apa yang terjadi sa saya tidak mengerti " tanya Justin mencari kebenaran dari perkataan Gavin barusan .


" apa kamu tidak mendengarnya jika dia istri saya " jawab Gavin .


Dek .... entah kenapa jantungnya terasa tak berdetak kembali " is is istri bukankah an anda pamannya " ucap Juatin lagi .


" pa paman lebih tepatnya saya suaminya " ucap Gavin .


" jus dengar..." ucap Flo yang mencoba memegang tangan Jutin ingin menjelaskan semuanya , namun sayangnya Gavin langsung menarik tangannya dengan sangat kencang membuat Flo mengaduh kesakitan .


" ma maaf lebih baik kalian selesaikan masalah kalian sa saya permisi " ucap Justin yang langsung pergi dengan kekecewaan .


" om apa apan ini " Marah Flo sambil menepis tangan Gavin dengan kasar .


" apa apan katamu bukankah benar aku suamimu lalu kenapa kamu menolaknya "


" ti tidak kita akan bercerai lepaskan aku " ucap Flo yang berusaha melepaskan diri dari cengkeraman Gavin .


" kenapa ? apa kamu ingin mengejarnya bukankah kamu mencintaiku "


" CUKUP ... CUKUP .. aku tidak mencintaimu aku tidak mencintaimu lepaskan aku " teriak Flo yang semakin membuat Gavin geram di buatnya .


" tidak mencintaiku kamu bilang ha ? apa karena anak laki - laki itu " marah Gavin yang semakin mencengkeram tangan Flo


" om lepaskan flo " ucap Flo yang terus memberontak tapi bukanya lepas Gavin semakin kuat memegangnya , dengan amarah yang memuncak Gavin mencoba mencium Flo memaksa bibir gadis yang biasa mencium pipinya setiap pagi dan menjahilinya dengan mencium bibirnya .


" lepas " ucap Flo yang terus memberontak , bertepatan itu Kevin baru datang .


" tu tuan " panggil Kevin yang di dihiraukan Gavin yang masih memegang Flo .

__ADS_1


" bukankah ini yang kamu mau " ucap Gavin , tidak ada cara lain yang Flo pikirkan saat ini .


" aw .." teriak Gavin saat Flo yang langsung menggigitnya dan melepaskan diri darinya berlari mengejar kemana justin pergi , entah kenapa ia harus mengejarnya menjelaskan semua kepada anak laki - laki itu .


" argghh ... " kesal Gavin kala melihat Flo yang langsung berlari darinya .


" sial " umpatnya sambil menendang ban mobilnya .


Sampai di tempat dimana Justin memarkirkan mobilnya tadi .


" jus .." panggil Flo yang masih melihat Justin yang terduduk di depan mobilnya .


" maaf aku harus pergi " ucap Juatin saat melihat Flo datang , dengan cepat ia berdiri dan hendak masuk kedalam mobilnya namun langkahnya terhenti saat Flo menahannya .


" dengarkan aku akan menje..."


" tidak kamu tidak perlu menjelaskan apapun aku yang salah sudah menaruh hati pada seseorang yang sudah menjadi milik orang lain " ucap Justin dengan lembut ia melepas tangan Flo yang menahannya .


" dengarkan aku , aku memang menikah dengannya aku juga pernah menyukainya dan berusaha mendapatkan cintanya aku berusaha berjuang bertahan dengan pernikahan ini untuk masa depanku , tapi apa kamu tau ... aku juga baru menyadari ini aku mencintaimu bukan dia aku hanya takut jika masa depanku hancur jika kami bercerai , di sampingnya aku hanya merasa khawatir dengan masa depan tapi didekatmu aku .... "


" maaf tapi aku tidak bisa menerima cintamu lebih baik kamu pergi aku tidak ingin melihatmu lagi anggap saja kita tidak pernah saling kenal satu sama lain " ucap Jutain yang langsung pergi dam masuk kedalam mobilnya .


" tolong dengarkan aku dan maafkan aku .." ucap Flo yang sia - sia karena mobil Jutin yang langsung pergi meninggalkannya .


" dasar perempuan murahan " ucap seseorang yang membuat Flo langsung menoleh ke belakang , tampak seorang lelaki yang sudah menatapnya dengan sangat tajam terlihat begitu membara api amarah dalam dirinya .


" pa papa " ucap Flo Plak ... sebuah tamparan keras mendarat di wajahnya hingga membuat gadis itu terjatuh terduduk di atas pafing .


" kamu sama saja seperti ibumu murahan "


"entah kenapa aku harus membesarkanmu dengan uang ku , dan entah kenapa kamu harus hidup di dunia ini bernafas dan tubuh besar hanya sebagai seorang anak tak berguna , hanya bisa memalukan ku , seharusnya kamu tidak pernah hidup dan tidak pernah ada di dunia ini kamu hanya anak sampah yang tidak pernah di harapkan "


Dek ...... Flo berdiri dengan air mata yang berlinang dengan mata yang berani menatap mata tajam yang penuh kebencian kepadanya , dengan tangan yang mengepal .


" apa kamu begitu membenciku apa salahkau "


" salahmu hanya satu kenapa kamu harus hadir di dunia ini " ucap Miguel dengan suara yang di tekan di setiap kalimat .


" lalu kenapa kamu tidak membunuhku , dan malah membiarkan aku hidup " ucap Flo dengan air mata


" membunuhmu ? ya aku akan melakukannya waktu itu tapi entah wanita murahan itu malah membiarkan mu hidup bukankah lebih bagus jika kamu tidak pernah ada "

__ADS_1


" ya aku juga tidak menginginkan kehidupan ini aku juga tidak pernah mengharapkan aku ada di dunia ini jika kamu ingin aku mati aku juga menginginkannya aku juga tidak memilih jika kamu adalah ayahku , dan cukup jangan menyebut mamaku wanita murahan " ucap Flo dengan sangat keras .


Setelah mengatakan itu Flo langsung pergi dengan air mata dan luka yang terus membesar seakan hatinya sudah hancur tak berbentuk .


__ADS_2