Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
menemui Florence


__ADS_3

" ke kenapa kamu bisa seper ..." ucap Gavin yang tertahan begitupun dengan langkahnya yang terhenti saat ia akan melangkah maju mendekati Flo , tangan Miguel menghentikan langkahnya sekan tak ada izin untuk Gavin mendekati putrinya .


" kenapa kamu datang kemari " ucap Miguel dengan pelan namun masih di dengar dengan Gavin ataupun Viona .


Flo masih diam mematung , gadis itu sudah tidak lagi menatap Gavin , ia menatap ke arah lain .


" sa sayang berikan dia waktu untuk berbicara " usul Viona .


" ta tapi "


" kita dengar saja apa yang ingin ia katakan " ucap Viona lagi yang membuat tangan Miguel melepaskan Gavin , bukan hanya Miguel , Viona juga mencoba memberi pengertian kepada Miguel serta Felix dengan mengajak keduanya pergi sedikit menjauh meninggalkan Flo dan Gavin untuk memberi keduanya ruang berbicara . Begitupun dengan Kevin yang juga pergi sedikit menjauh .


" flo " panggil Gavin lagi sambil mendekat kearah gadis yang duduk di kursi roda yang tengah mengacuhkannya .


Berlutut di depan Flo Gavin mencoba menggenggam tangan kecil didepannya namun dengan cepat Flo menepisnya .


" jangan panggil namaku "


" maaf "


" pergilah aku tidak ingin bertemu denganmu "


" tapi aku tidak bisa pergi "


" Paman ...! , bawa aku pergi dari sini " ucap Flo membuat Felix hendak melangkah namun terhenti lagi saat mendengar Gavin , begitupun dengan tangan Viona yang juga menahan langkah Felix .


" jangan pergi dengarkan aku , aku mohon "


" aku tidak ingin mendengar apapun pergilah aku MUAK DENGAN MU " ucap Flo dengan nada yang di tekan di setiap akhir kalimatnya , membuat hati Gavin sedikit teriris saat mendengarnya .


" dengarkan aku aku tau kamu membenciku , aku tau aku sangat buruk dan ja ..."


" kamu sudah tau baguslah sekarang pergilah aku tidak ingin melihatmu lagi "


" tapi bisakah kamu memberiku waktu untuk berbicara saat ini aku mohon setidaknya sekali dengarkan aku " ucap Gavin .


" apa yang ingin kamu katakan dan aku tidak tertarik dengan itu jadi pergilah "


" aku tau selama ini aku salah , aku tau aku selama ini sudah menyia - nyiakan hal berharga demi sesuatu yang tak pantas "


" kemarin aku mengharapkan ini segera berakhir , aku berharap kita berpisah . ( ucal Gavin terhenti )


tapi sekarang aku tidak ingin kita berpisah dan entah sejak kapan aku mencintaimu dan terus memikirkanmu "


" cinta ? heh .... lucu sekali ( senyum miring tergambar di wajah cantiknya ), sekarang kamu bilang cinta ? kemarin aku mencintaimu dan apa yang kamu lakukan apa masih mengingatnya ? dengan teganya kamu mengabaikan ku dan membuatku menjadi seorang pengemis , dan sekarang dengan mudahnya kamu hilang CINTA ! sedangkan cinta itu sudah musnah seiring waktu , dan sudah di berikan cinta ini kepada orang lain "

__ADS_1


" maaf - maafkan aku ini salahku , aku sudah bodoh mengabaikanmu tapi bisakah kita memulainya dari awal aku janji ak ..."


" memulai dari awal apa yang akan di mulai ? "


" semuanya kita mulai semuanya "


" semua ? dan apa anda sadar dengan perkataan anda tuan gavin charles andarius , apa anda sedang bermimpi ? aku katakan dan ingat baik - baik , semua sudah berakhir bukan di pengadilan ataupu ketukan palu dari hakim , tapi apa anda mengingatnya di pagi hari itu saat di mana aku meminta kepastian dan apa jawabanmu kamu memilih wanita lain dan melepas pernikahan bukankah itu pilihanmu"


" maaf , tapi setidaknya beri aku kesempatan aku yakin kamu masih mencintaiku "


" cinta ? cinta itu sudah lama hilang sejak aku duduk di depan ruang kerjamu dan mendengar sesuatu yang tidak pantas aku dengar apa kamu mengingatnya ? ,saat dimana seorang lelaki dewasa tengah berduaan bersama seorang wanita melakukan hal yang tidak seharusnya di lakukan , cinta itu perlahan hilang saat itu , dan hanya menjadi rasa takut dengan masa depan ku jika aku bercerai "


" kalo begitu beri aku waktu sekali lagi untuk membuatmu mencintaiku lagi "


" tidak , aku sudah mencintai orang lain "


" aku tidak peduli aku akan merebut cintamu darinya "


" kamu egois "


" biarlah aku menjadi egois , biarkan aku merebut cinta mu dari orang itu beri aku kesempatan aku yakin aku bisa membuatmu mencintaiku seperti kamu yang sudah membuatku jatuh cinta kepadamu , dan saat itu kita akan memulainya dari awal "


" tidak , semua bisa kamu lakukan dengan egomu , kemarin kamu menyia - nyiakannya dengan alasan cinta sekarang kamu ingin kembali dengan alasan yang sama , tidak semua bisa sesuai kehendakmu "


" dan dengar baik - baik tidak ada kesempatan dua kali setelah menyia - nyiakan kesempatan pertama dengan waktu panjang , dan ingat waktu tidak bisa di putar kembali jika bisa mungkin aku tidak pernah bertemu denganmu apalagi menikah dengamu " ucap Flo .


" tapi aku tidak akan menyerah "


Duduk di bangku paling belakang bangku paling pojok dekat dengan kaca , tempat itu kini menjadi tempat favorit justin .


" jus "


" hem "


" apa kamu tau kabar florence dia tidak pernah masuk " tanya teman satu kelasnya .


" iya kemana dia sudah lama aku tidak melihatnya " ucap yang lain .


" sa sakit "


" sakit ? selama itu ? " tanya serempak .


" iya "


" kenapa nggak bilang , kita bisa menjenguk nya bersama sama " usul yang lain .

__ADS_1


" emang dia sakit apa ? "


" dia habis kecelakaan "


" kecelakaan , kenapa kamu diam saja nggak bilang sama kita kita "


" maaf aku .."


" ya sudah mening nanti kita jenguk bersama - sama lo tau kan rumahnya "


" ya taulah kan dia cowoknya " jawab semua anak membuat Justin membelalakan matanya .


Di kamar Flo masih diam di depan kaca yang menunjukkan pemandangan luar yang menampakkan bangunan dan jalan . kedatangan Gavin dan perkataannya membuat ia sedikit tergoncang .


" flo "


" paman aku ingin sendiri "


" flo " panggilnya lagi membuat Flo menoleh melihat siapa yang memanggil .


Miguel dan Viona yang berdiri tak jauh darinya , dengan pelan Miguel berjalan mendekat kearah putrinya , duduk berjongkok menyetarakan dengan sang putri .


" bunda akan keluar menyiapkan makan siang kalian bicaralah " ucap Viona yang kembali keluar meninggalkan keduanya .


" pemandangannya sangat indah disini " ucap Miguel .


" pemandangan dunia tampak indah di lihat dari atas dan sudut manapun , tapi tidak indah jika di rasakan jalan kehidupannya di dalamnya begitu banyak bumbu - bumbu yang membuat berbagai rasa , namun entah kenapa rasa yang aku rasakan hanya pahit dan terasa begitu getir tapi meski begitu aku harus tetap menelannya , dan semua keindahan di dunia itu hanya sebuah background untuk menenangkan diri hiburan agar rasa itu sedikit reda , seperti saat kita meminum pil pahit akan ada air atau pisang agar bisa menelannya " ucap Flo membuat ruangan menjadi hening seketika , Miguel terdiam setelah mendengar setiap kata yang di katakan sang putri .


" jika anda ingin aku kembali padanya maaf aku tidak ingin melakukannya meski anda akan memaksaku atu memu .." ucap Flo lagi memecahkan keheningan .


" tidak aku tidak akan memaksamu itu pilihanmu dan maaf jika selama ini aku sudah membuatmu terluka "


" apa anda tau jika itu terasa sangat sakit sangat menyakitkan , jika waktu bisa di putar aku tidak akan cacat seperti ini jika di putar lagi aku tidak akan menikah dengannya dan menjadi janda seperti ini , jika masih bisa di putar mama tidak akan pergi meninggalkan aku sendiri , dan jika masih bisa di putar lagi aku tidak akan pernah lahir kedunia ini dan merasakan pahit yang terasa sangat getir " ucap Flo dengan mata yang masih terpejam .


" maaf ... maaf semua salahku tapi apap janji papa akan menebus semuanya papa akan berusaha membuatmu bahagia "


" lalu bagai mana dengan kematian mama bagai mana cara menebusnya "


" ....."


" mama selalu menangis di setiap malam saat menidurkanku , tangisnya tertahan dengan air mata yang terus mengalir , aku tau itu tapi aku tetap memejamkan mata dan memeluk mama aku tidak bisa membuka mata dan membiarkan mama menangis sambil memeluk ku " ucap Flo dengan terus menatap keluar melihat pemandangan kota di siang hari .


" maaf sudah membuat mu menderita terluka dengan semua yang papa lakukan maaf juga sudah membuat mama mu menderita "


" mama selalu bilang jika papa kerja jauh mencari uang agar aku bisa berlibur ke pantai bersama mama , jawaban itu selalu aku dapatkan saat aku selalu menanyakan siapa ayahku "

__ADS_1


" hiks ... hiks .. maaf " ucap Miguel lagi .


__ADS_2