
Dengan kemantapan hati setelah mendengar nasihat dari Angel sang ibu , kini Gavin duduk di sofa , meski awalnya ia harus berusaha untuk masuk bertemu sang istri dengan susah payah melewati pengawal serta Ken maupun Miguel , namun berkat Viona Gavin bisa masuk dan duduk di ruang tenggah .
" saya membiarkan kamu masuk bukan berarti saya membela (memihak ) mu ataupun memaafkan mu , saya membantumu karena saya ingin tau seberapa pantasnya kamu bisa di sebut seorang lelaki " kata Viona .
" maaf - maaf semua kesalahan ku ak .."
" selesaikan masalah kalian , yang berhak menyelesaikan hanya kalian berdua dan kami hanya sebagai penonton , itu rumah tangga kalian aku harap kamu sebagai kepala keluarga berfikir dewasa dan menerima dengan bijak semua keputusan putri ku " kata Miguel .
Angel yang sudah kembali ke kediamannya , tengah duduk di teras menghadap taman belakang , menunggu Kevin yang ia hubungi untuk menemuinya saat ia masih di perjalanan tadi .
Sampai di Kediaman Andarius , Kevin keluar dari mobil yang langsung di sambut oleh para pelayan dan pengawal yang melihat kedatangannya .
" tuan Kevin "
" ya "
" anda sudah di tunggu di nyonya besar di teras belakang "
" baiklah terima kasih " jawab Kevin yang langaung berjalan menuju tempat sang bibik menunggunya .
" nyonya " panggil Kevin saat sampi di teras belakang melihat Angel yang duduk di kursi dengan secangkir teh di tangannya .
" kamu sudah datang nak " kata Angel yang di jawab anggukan oleh Kevin .
" duduk lah " perintah Angel .
Kevin duduk tepat di samping Angel yang tengah menuangkan teh untuknya .
" minum lah "
" terima kasih nyo..."
" sudah aku bilang panggil momi " kata Angel .
" baik mom, jika boleh tau apa yang membuat mom memanggilku kemari "
" kamu sangat persis seperti ayah mu kamu tampak seperti duplikatnya " kata Angel , ia kembali menatap lurus kedepan melihat taman dengan bunga mawar , yan bermekaran indah .
" dulu papa selalu memuji ayah mu , dia laki - laki yang tampan pandai dan bertangung jawab , begitupun dengan ibu mu selain cantik ia orang yang murah senyum dia sangat ceria terkadang sangat bawel mereka pasangan yang sangat serasi bahkan aku sangat iri saat melihat keduanya , ayah mu laki - laki yang penuh perhatian dan kasih sayang dan ibumu wanita yang manja " kata Nagel dengan senyum tipis .
" sayangnya mereka harus pergi mendahului ku " ucap Angel dengan wajah sedih .
" andai saja kecelakaan pesawat itu tidak terjadi maka mereka masih ada sampai sekarang , tapi sayang takdir tak mengizinkan mereka melihat putra semata wayangnya yang amat mereka cintai " kata Angel lagi , membuat Kevin mengingat masa lalunya , di mana ia menangis di depan mayat kedua orang tuanya , anak remaja yang tidak tau harus apa , anak remaja yang merasa kesepian dan tengah kehilangan , ia begitu pilu hingga Charles dan Angel datang dan menenagkannya bersama Gavin yang menggenggam erat tangannya mencoba memberi kekuatan kepada sang sepupu yang lemah .
" aku jadi membicarakan masa itu " kata Angel sambil menyedu tehnya .
__ADS_1
" aku memanggilmu kemari ingin mengatakn sesuatu yang mungkin akan sedikit berat bagimu " kata Angel .
" soal apa "
" pernikahan kakak mu ia ingin memperbaiki kesalahannya , dan memperjuangkan pernikahannya dan mom harap kamu mengerti dengan keputusan kakak mu " jelas Angel .
Dek ..... detak jantungnya terasa berhenti , dadanya terasa sesak , hatinya seperti tercubit begitu perih yang ia rasakan , dan hanya diam yang bisa Kevin lakukan saat ini ia tidak tau harus berkata apa .
" bagai mana menurut mu " tanya Angel , yang tidak mendapat jawaban dari Kevin , ia tampak bengong pikirannya seketika bleng dan hatinya entah kenapa seperti mendapat sengatan aliran listrik .
" nak " panggil Angel sambil menyentuh tangan Kevin .
" aku tau itu berat bagimu , tapi mau bagaimana pun kakak mu dan Flo masih berstatus sebagai sepasang suami istri dan kemungkinan untuk mereka bersama itu masih ada " kata Angel , Kevin melihat Angel wanita itu tampak lelah dengan wajah tuanya , dengan mata yang seakan memohon kepada Kevin yang membuat Kevin tidak bisa berfikir jernih .
" jika itu keinginan kak gavin maka itu adalah hal baik " jawab Kevin dan entah kenapa ia bisa mengatakan itu , sedangkan hatinya terasa sakit .
" apa tidak apa dengan mu , bagaimana dengan perasaan mu "
" aku akan baik - baik saja , aku tau mereka masih belum resmi bercerai dan masih bersetatus sebagai suami istri , jika kakak ingin berubah dan memperbaikinya itu adalah hal baik buka , dan untuk perasaanku itu tidak penting yang terpenting adalah kebahagian keduanya " kata Kevin bohong , bohong jika ia tidak sakit , bohong jika ia baik - baik saja .
" terima kasih nak aku bangga padamu semoga kamu bisa menemukan wanita lain sebagai alasanmu untuk berbahagia " kata Angel .
" terima kasih mom aku harus segera pergi pekerjaanku masih banyak " kata Kevin .
" tidak aku masih harus mengurus beberapa berkas "
" baiklah " jawab Angel .
Flo yang baru sampai di kediaman Ardinarius , di buat terkejut dengan kehadiran Gavin yang langsung berdiri saat ia baru datang , tiba - tiba tubuhnya bergetar .
" om ga .." ucap Flo dengan suara yang bergetar .
" Flo " panggil Kegin yang langsung berjalan mendekat .
" berbicaralah bedua kami akan pergi , tapi ingat jangan melakukan hal yang membuat kami kecewa padamu untuk yang kesekian kalinya dan jangan pernah menyakiti putri ku " kata Miguel meski sebenarnya ia tidak tega meninggalkan sang putri dengan Gavin .
" ken rose ayo " ajak Vioana yang melihat Ken dan Rose masih berdiri di tempatnya , tampak keduanya begitu berat meninggalkan keponakan mereka .
" rose ken " panggil Viona yang langsung membuat mereka menurut namun langkah ken terhenti saat Flo yang langsung berjalan cepat menahan langkahnya tampak ia begitu ketakutan saat ini .
" tenaglah kami akan mengawasi kalian dari atas , ia tidak akan berani melakukan apapun padamu " kata Rose .
" ta .."
" bicaralah dengannya , dengarkan apa yang ia ingin katakan padamu mau bagaimana pun ia masih suami mu " kata Ken sambil mengelus lembut puncak kepala Flo .
__ADS_1
" tapi "
" percayalah jika terjadi apa - apa padamu aku tidak akan tinggal diam " sahut Miguel .
" jangan takut , duduk lah dan dengarkan suami mu " kata Vioan .
Flo melepas tangan Ken dan melihat ke empat orang itu yang langsung pergi ke lantai dua meninggalkan Flo sendiri bersama Gavin di sana , rasa takut masih Flo rasakan kejadian malam itu masih tergambar jelas di ingatannya .
" Flo " panggil Gavin yang hendak berjalanendekati Flo .
" setop hentikan langkahmu "kata Flo dengan isarat tangannya .
" maaf "
" ....."
" bagai mana keadanmu "
" ....."
" maafkan aku pasti kamu masih marah padaku mungkin saja kamu sangat membenci ku "
" ...."
" maafkan kesalahanku waktu itu "
" aku tidak menerima maaf mu , pergilah aku tidak ingin melihat mu lagi " kata Flo .
" dengarkan aku dulu flo , mungkin waktu itu aku sangat marah aku sangat keterlaluan , tapi kamu harus tau karena aku cemburu melihat mu bersama kevin "
" cemburu ? "
" ya aku cemburu , dan terbawa emosi saat melihat kalian berdua "
" untuk apa kamu cemburu padaku "
" karena aku mencintai mu "
" cunta ? "
" ya , dan aku baru menyadarinya "
" dan aku datang kemari untuk meminta maaf , aku ingin memperbaiki semuanya aku ingin memulai semuanya dari nol "
" dengan semudah itu ? "
__ADS_1