Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
Tertarik


__ADS_3

Sampai dikantor Gavin masih saja menggoda kevin , dan terus membuat lelaki lebih muda darinya merasa malu karenanya .


" tuan sudahlah kita sudah ada dikantor " kata Kevin


" kenapa takut ada yang dengar "


" tuan .." kali ini yang memangil bukan lagi Kevin melainkan seseorang yang baru datang dan berdiri tepat tak jauh dari keeduanya .


" Fe Felix " pangil Gavin .


" iya tuan saya dipindah tugaskan kemari dan ini dokumen yang harus anda cek "


" lalu kapan kamu sampai di sini dan bukankah kamu masih ada di paris saat saya pulang kemarin "


" pagi tadi tuan " jawab Felx


"mendadak sekali , baiklah semoga kamu betah kerjad disini " kata Gavin


" kalo begitu saya permisi dulu tuan " pamit Felix .


" hemm "


" siapa tuan " tanya Kevin setelah kepergian Felix .


" orang yang mengurus keperluanku dan flo saat di paris " jelas Gavin .


" oh "


" aku cek dulu dokumennya , kamu kembali keruanganmu "


" baik tuan "


Diruangan CEO yang luas , Gavin mulai disibukan kembali dengan berkas - berkas yang sempat ia tunda beberapa jam , untuk melihat Flo yang melakukan pindahan .Dengan sangat serius Gavin membaca setiap isi berkas itu setelah membacanya Gavin pasti akan langsung menandatanganinya .


Dret ... dret.... suara benda persegi miliknya , Monik iscolling ... nama yang tertulis diatas layar persegi dan sebuah Foto perempuan cantik bertubuh seksi disana . Senyum indah terpancar diwajah Gavin dengan hati yang berbunga - bunga Gavin mengangkat pangilan itu .


" halo sayang "


" sayang kangen " sura permpuan disebrang san terdengar begitu manja ditelinga Gavin , tawa kecil dari Gavin saat mendengar suara yang ia rimdukan .


" aku juga , gimana dengan pemotretanmu disana " tanya Gavin


" sangat menyenagkan kamu harus dengar jika aku akan pulang dua hari lagi "


" benarkah "


" iya sayangku "


" baiklah aku akan menunggu kedatanganmu " kata Gavin


" gimana denganmu , kamu tidak melirik wanita manapun atu berkencan dengan wanita lain "

__ADS_1


" t tentu saja tidak aku hanya mencintaimu dan akan setia bersamamu sayang " kata Gavin


" iiihh jadi tambah kangen "


" hahahah kamu ini "


" yasudah aku tutup dulu ya nanti kita sambung lagi "


" iya "


" babay sayang "


" bay "


Tiit ....


Dibelahan lain Flo tengah bercanda ria bersama kedua temanya yang sudah ia rindukan sejak kemarin .


" oh iya aku ingin cerita dengan kalian "


" cerita apa katakan saja "


" em .... dengar baik - baik ya "


" kami selalu mendengarmu flo " jawab keduanya


" kamu tau aku mulai tertarik dengan om - om tua itu "


" HA .....! " kaget kedunya dengan suara keras membuat semua pengunjung disana menatap mereka .


" aw sakit flo .." rintih keduanya .


" lagian " jawab Flo


" kamu tertarik dengan om tua itu " tanya Farel diangguki Flo


" hanya tertarik kan bukan suka " sahut Tee


" mungkin mulai suka "


" bodoh kamu batu beberapa hari dengannya "


" aku nggak peduli yang aku tau aku mulai suka "


" secepat itu "


" heemmm "


" flo jangan gegabah ..."


" huuussstt ... flo ngak peduli , dan nanti Flo akan bilang sama om gavin "

__ADS_1


" kamu keras kepala jika om gavin menolakmu , kamu masih ingatkan dia yang sudah memberi sarat diatas kertas hitam putih seblum pernikahan "


" tentu saja , dan aku akan membuatnya menyukaiku dan melupakan tentang surat diatas kertas itu " jawab Flo


" aku setuju denganmu , lagian om gavin itu orang yang baik jadi aku yakin kamu bisa melakukan itu kamukan cantik dan mengemaskan ditambah dengan IQ diatas rata - rata "


" tapi rel "


" kamu tau jika pernikahan tidak boleh jadi sebuah permainan , sahabat kita hanya ingin mengubah itu jadi kita harus bisa mendukungnya " kata Farel


" yasudah terserah kalian aku akan selalu mendukung "kata Tee dengan hati yang sedikit hawatir , takut jika sahabatnya itu merasakan sakit , tapi benar juga yang dikataka Farel .


" gitu dong " kata Farel dan Flo bersamaan .


Cukup lama mereka bermain hinga kini hari mulai petang , mau tak mau mereka harus pulang .


" kalian antar flo ya "


" iya " jawab Farel dan Tee .


Seperti biasa mereka akan menggunkan mobil secara bergantian , jika kemarin mobil Farel maka sekarang mobil Tee.


Disepanjang jalan mereka bercanda ria dengan menceritakan hal - hal lucu , terkadang juga Flo akan bernyanyi menghibur kedua sahabatnya .Tepat selesai Flo bernyani mobil berhenti didepan Gedung apartemen .


" gue pulang dulu ya , kalian hati - hati dijalan "


" ok / siap bos " jawab keduanya .


" dada tefa " kata Flo sambil melihat mobil mereka yang sudah menyala .


" dada flo " jawab mereka sambil melambaikan tanganya bersamaan dengan mobil berjalan menjauh .


sudah cukup berpisahan dengan dua sahabtnya , Flo memilih masuk kedalam karena sudara terasa dingin diluar .


" selamat malam pak " sapa Flo pada kedua sekuriti .


" selamat malam adek " jawab mereka .


Flo melanjutkan langkahnya memasuki lif dan menuju lantai paling atas , dilantai paling atas hanya ada satu ruang yaitu milik Gavin , itulah sebabnya ruamah Gavin sangat luas dan besar .


Ting ... pintu lif terbuka Flo keluar dan berjalaan medekati pintu apartemennya , tunggu Flo lupa jika ia tidak tau sandi masuk apartemen , pagi tadi saja waktu pindahan Kevin yang membukaknya mana dia tau sandi itu Kevin juga tidak memberi taunya .


" sial " gumam Flo


Diraihnya ponsel dari saku celananya Flo hendak menelfon sang suami .


" tungu dulu ...! akukan nggak punya nomornya " gumam Flo


" sial ... sialan .." guamam Flo sambil menendang - nendang pintu apartemen .


" gue pencet ini bel aja kalik , siapa tau om Gavin sudah pulang " gumamnya lagi .

__ADS_1


Tingting ...tingtung ...tingting ...sudah berkali - kali Flo memencet bel itu berharap ada yang membukaknya dari belakan tapi nihil .


Dengan lemas ia mulai berjongkok dan melipat tanganya diatas kedua lututnya ditengelmakannya kepala diatas kedua tangannya .


__ADS_2