
Setelah sarapan pagi Gavin masih kembali kekamarnay mengambil berkas yang akan dibawa , Flo tentu saja bocah itu mencui peralatan masak dan makan .Tepat setelah Flo selesai mencucui semua peralatan dapur Gavin datang sudah dengan dasi jas dan tas kantor yang ia bawa .
" aku berangkat dulu "
" aku ikut "
" kemana "
" nebeng ke tempat Tee " kata Flo
" ini masih sangat pagi apa kamu sudah mau kerumah temanm "
" iya , lagian disini sangat membosanakan tidak ada teman "
" terserah kamu saja , cepat jangan lama aku tunggu dimobil "
" kamu tidak perlu menungguku kan aku sudah siap " jawab Flo yang hanya mengambil topi hitam dan sepatu miliknya .
" hemm ayo "
Berjalan beriringan memasuki lif Gavin hanya diam berbeda dengan Flo ia terus bersenandung ria menyanyikan lagu cinta , sepertinya gadis itu benar - benar sedang dimabuk cinta .
ting .. suara lif terbukak masuk dua pasang suami istri jika dilihat - lihat dari posturnya mereka seusia ayah dan bunda Flo .
" pagi om tante " sapa Flo ramah .
" pagi nak " jawab mereka juga dengan ramah .
Beda dengan mahluk disamping Flo yang hanya berdiri dengan wajah dingin .
" om dan tante juga tingal disini "
" iya "
" lantai berapa "
" empat , kamu sendiri "
" saya dilantai enam tan " jawab flo
" oh "
" iya "
Ting ... lif terbuka pas dilantai dasar dan keempatnya keluar bersamaan , dengan Gavin yang langsung pergi mengabaikan sekitarnya , dan Flo menyapa semua sekuriti .
" om jadi orang itu yang ramah "
" terserah akulah " jawab Gavin langsung masuk mobil .
" dasar " gumam Flo yang juga ikut masuk mobil .
Diperjalanan seperti biasa Flo memang anak yang gemar menyanyi suaranya juga rumayan bagus enak didengar telinga .
" om aku ikut om kekantor ya "
" kantor bukan taman bermain anak "
__ADS_1
" ya elah aku ada urusan penting sama kak kevin " jawab Flo
" urusan penting seperti apa "
" ya elah perjodohan " jawab Flo , seringai kecil muncul dibennak Gavin , sepertinya akan menjadi sesuatu yang sangat menyenagkan , Flo memang gadis ajaib .
" baiklah tapi setelah itu kamu kerumah Tee sendirian "
" lah "
" jika tidak mau yasudah "
" ok " jawab Flo walu bagaimanapun ia harus bisa mendapatkan kak Kevin untuk kak cika , perempuan baik yang selalu membantu Flo .
Jadi tidak sabar apa yang akan dilakukan flo .
Sampai disebuah bangunan besar , sebuah gedung pencakar langit yang cukup tinggi , Flo keluar dari mobil mengikuti kemana Gavin akan pergi , semua karyawan yang ada disana menatap kearah Flo gadis cantik nan mengemaskan itu terus saja mengikuti langkah lebar Gavin .
" siapa itu mengemaskan sekali " gumam para karyawan .
" dia juga sangat cantik seperti bukan dari negara ini " gumam yang lain , saat melihat sosok gadis cantik dengan wajah yang menggemaskan .
" om " pangil Flo membuat semua yang ada dikantor menatap kearahnya dan melihat Gavin yang juga merespon pangilan dari gadis kecil itu .
" om ? tuan gavin punyak keponkan " kaget karyawan yang tak tau siapa flo .
" tapi bukankah tuan gavin anak tungal " bisik yang lain
" mungkin keponakan dari sepupnya yang diluar negri " ucap yang lain
" mungkin saja " jawab yang lain .
" jalannya janagan cepet - cepet " kata Flo sambil memanyunkan bibirnya .
" hemm " jawab Gavin
Kini Flo berjalan disamping Gavin yang menyamakan lagkahnya dengan Flo , mereka melangakah pergi hinga tak terlihat oleh para karyawan .
ting .... kini Flo sudah berada dilantai paling atas , lantai tempat Gavin bekerja dan pastinya Kevin juga .
" om ruanggan om yang mana " tanya Flo
" itu " jawab Gavin sambil berjalan mendekat kearah pentu besar di paling ujung di ikuti Flo disampingnya .
" wau ruanggan yang luas " kata Flo kagum saat melihat ruanggan kerja milik Gavin , ia melihat sekeliling dan berjalan menjelajahi setiap sudut ruanggan , mulai dari kamar mandi , ruang istirahat yang tak kalah luas dengan kamar tidurnya , bahkan kaca besar dibelkang tempat kerja gavin , sebuah kaca transparan berukuran besar yang memperlihatkan pemandangan diluar .
" luar biasa " gumam Flo saat melihat luar dari kaca besar itu .
" Aku sudah memangil Kevin kesini , kamu lakukan urusanmu lalu pergi " kata Gavin
" ya elah , iya - iya pelit banget jadi orang " celoteh Flo sambil duduk disofa depan tempat kerja Gavin .
Ditatapnya sang suami yang terlihat tamvan disana , tengah bergelut dengan mamap - map berisi lembaran putih dan coretan tinta didalamnya .
" om gue suka sama lo " kata Flo membuat Gavin menghentikan kerjaannya sebentar lalu melanjutkannya kembali .
Sudahlah dia pasti sedang mulai jahil batin Gavin sambil bergeleng kecil , menyangka apa yang dikatakan gadis kecil yang tengah menatapnya hanyalah sebuah candaan atu lelucon .
__ADS_1
Ceklik .... suar pintu terbuka menampakan sesosok laki - laki bertubuh tinggi dan bermata besar , laki - laki dengan kulit putih dan bibir kisabel serta hidung mancung tengah melangkah mendekat kearah meja Gavin .
" selamat pagi tuan apa ada yang bisa saya bantu " tanyanya sopan .
" itu flo mencarimu " jawab Gavin tanpa menoleh kearah Kevin yang kini menggerutkan dahi .
" no eh flo ada apa , apa kamu butuh bantuan " tanya Kevin sedikit bingung .
" kak kevin boleh pinjam ponselnya "
" eh "
" boleh "
" em "
Diambilnya benda persegi disaku celananya dan diberikannya kepada istri majikannya tanpa ada rasa curiga .
Dengan senyum yang mengembang Flo menerima ponsel itu , di otak atiknya ponsel Kevin . Cukup lama Flo mengotak atik benda persegi milik Kevin , setelah dirasa selesai Flo mengembalikanya dan berucap trimakasih kepada Kevin .
" aku sudah selesai om , flo pulang dulu ya " pamit Flo yang langsung pergi tapi ia berbalik sebentar menatap Gavin dengan senyum merkah " om gavin ...I LOVE YOU " ucapnya yang berhasil membuat Gavin melotot .
Flo keluar setelah mengatakan itu denga langkah senag sambil bersenandung ria , sampai dilobi pun ia tetap sama , tak disadari semua karyawan tengah menatap Flo dengan gemas .
" wah aku pulang naik apa ya " gumam Flo saat sudah ada didepan pintu masuk .
" hah ...apa aku suruh Tee menjemputku disini " gumamnya lagi .
Tin .. suara klakson mobil yang berhenti didepannya , lalu keluar seorang lelaki tanvan dengan mata hanzel .
" pak " pangil lelaki itu kepada sekuriti .
" kak felix " pangil Flo saat teringat siapa lelaki itu .
" nona muda " kaget Felix mendapati Flo berdiri disampingnya .
" kak felix kenapa disini "
" saya dipindah kerja " jawabnya , padahal ia mengajukan pindah kerja karena ada hal penting .
" oh "
" kalo nona muda " tanya Felix
" jangan pangil aku nona kak pangil aja Flo "
" iya Flo "
" tadi Flo ada urusan penting sama Kak kevin "
" oh ... lalu sekarang "
" flo bingung mau kembali naik apa " jawab Flo sambil cemberut membuat Felix menatapnya gemas .
" boleh saya antar "
" apa tidak papa "
__ADS_1
" tidak "
" baiklah " jawab Flo senag .