
Aku membuka mata setelah bermimpi indah dan pandangan pertama yang aku lihat adalah om Gavin yang datang , namun aku yakin jika sebelum om Gavin aku melihat kakak kevin , aku melihatnya berlari keluar sebelumnya , tapi entah kenapa yang kembali adalah om Gavin , lalu kemana kala kevin ?
Aku juga masih mengingat orang yang datang menolongku adalah kak kevin tapi , apakah tadi hanyalah hayalanku , ataukah dia datang dan pergi lagi , ya tuhan kenapa dia datang hanya sebentar dan pergi meninggalkanku dengan kenangan indah , dan sulit bagiku melupakan dia karena aku sudah terlanjur sangat mencintainya .
" flo kamu sudah bangun sayang " itu suara tuan miguel yang baru datang dan membuatku menatap laki - laki itu yang datang dengan wajah lecek , aku tidak pernah melihat pemandangan itu sebelumnya karena dia lelaki itu selalu rapi dengan baju kerjanya .
" flo " dan ini suara paman ken dan paman felix , dia lelaki beda usia yang datang dengan wajah yang sama dengan tuan miguel , aku tidak bisa menjawab karena rahangku yang terasa nyeri , aku tidak bisa membuka mulutku dengan benar , ingin aku menanyakan keberadaan kak kevin pada mereka .
" apa kata dokter " tanya tuan miguel pada om Gavin .
" Dokter hanya menberikan ini , serta mengataknagara flo fi rawat di rumah sakit untuk beberapa hati hingga ia benar - benar di nyatakan boleh pulang . " kata om Gavin memberikan sebuah amplop kepada tuan Miguel , yang langsung di buka dan di baca , wajahnya tampak begitu murka , aku tau itu wajah garang saat ia sangat marah , aku menghafalnya karena aku sering melihat itu , Aku sering melihat wajah marah tuan miguel .
Setelah membuka itu ia langsung pergi .
" kak kakak mau kemana " tanya paman ken .
" aku harus mengurus sesuatu " ucap tuan miguel .
" flo apa ada yang kamu keluhkan " tanya paman felix berjalan mendekat kearahku .
" maafkan paman ... coba paman cepat datang dan menemukanmu saat itu " kata om felix dengan tangis , wajahnya terlihat lembam.
Tidak bukankah kak kevin yang datang dan menemukan ku , kak kevin yang menolongku , kak kevin yang memberi pelajaran kepada para penjahat itu , kak kevin yang membawaku kesini , tapi kemana dia ? kemana dia sekarang ? .
Air mata menetes begitu saja saat aku memikirkan kak kevin ... kenapa dia harus pergi ...
Flo end ..
Di luar , setelah keluar dari ruang Flo di rawat , Kevin menyuruh gavin untuk masuk melihat Flo , saat itu hanya ada gavin yang ada di luar entah kemana ken felix dan miguel . Setelah gavin masuk Kevin berlari memanggil dokter .
Setelah dokter memeriksa keadaan Flo dan sedikit berbincang dengan gavin yang entah apa itu kevin juga tidak mengerti karena ia menunggu di luar , dan setelah dokter pergi , tidak lama kemudian miguel ken dan felix datang dan langsung masuk ruangan .
Dan kevin , ia duduk di bangku di luar ruangan Flo dirawat , dengan kepala yang menunduk dan baju yang berantakan , sungguh ia sangat merindukan gadis yang sangat ia cintai , tapi sayangnya ia tidak bisa menemuinya saat ini .
Dan saat Miguel keluar dari ruangan , ia sempat terhenti melihat sosok yang duduk dengan kepla yang menunduk .
" kevin " panggil miguel membuat Kevin mendongak .
" kamu tidak masuk " tanyanya yang langsung di jawab gelengan kepla oleh kevin .
" Kenapa " tanyanya lagi namun tidak hanya gelengan kepala lagi yang menjadi jawaban kevin.
__ADS_1
" aku harap kamu masuk dan melihatnya pasti dia senang dengan kedatangan kamu " kata miguel .
" kalo gitu aku pergi dulu " kata miguel yang langsung melangkah pergi .
Namun Kevin hanya terdiam dan menatap miguel yang semakin menjauh .
Andai aku bisa masuk dan menghiburnya andai aku masuk dan membuatnya tenang , tapi itu bukan tugasku , itu tugas kak gavin ...
Kevin kembali menunduk dengan air mata yang kembali menetes .
*Andai kita bisa bertemu lebih dulu , andai dulu bukan kamu yang di nikahi kak gavin ,
dan andai aku yang menikahimu ....Pasti sekarang kita tidak seperti ini ..
Andai waktu bisa di putar kembali , dan andai takdir bisa dirubah* ,
" kak kevin " panggil tee yang langsung saja Kevin menghapus air matanya dan mendongak melihat dia anak remaja yang berdiri di depannya .
" apa benar flo sudah sadar " tanyanya yang langsung di jawab anggukan oleh kevin .
" kakak ngak masuk " tanya farel yang di jawab gelengan kepla .
" tidak papa , masuklah dan ldhiburlah dia " kata kevin.
" Kenapa bukan kakak saja yang menguburnya , dia terlihat sedang bersedih saat ini dan kak felix mencoba menghiburnya " kata tee melihat dari kaca .
" aku tidak bisa "
" kenapa , dia pasti akan bahagia jika melihat kak kevin " tanya farel.
" aku tidak bisa datang " kata kevin .
" Kenapa "
" ada alasan yang tidak bisa aku katakan , kalian masuklah dan hibur dia " kata kevin lagi kali ini dengan senyum yang terlihat terpaksa .
" baiklah terserah kakak " kata farel .
" jangan lupa obati wajah kakak , wajah kakak terlihat lebam " kata farel yang akan pergi masuk bersama tee namun langkahnya terhenti saat kevin memanggilnya .
" kalian bisakah berjanji untuk tidak memberi tau keberadaanku padanya " kata kevin .
__ADS_1
" Kenapa " kali ini tee .
" aku akan segera pergi , jika kalian katakan keberadaanku aku takut dia akan sedih "
" kenapa kamu tidak tetap di sini dan melihatnya , setidaknya temui dia sebelum kamu pergi " kata tee
" aku tau kalian akan menepati janji "
" kami tidak mengatakan jika kami akan berjanji "
" demi flo , jangan biarkan dia semakin sedih " kata kevin membuat farel terhenti.
" aku tidak tau apa alasan kakak seperti ini , tapi aku harap kakak segera kembali untuk flo aku tau kak kevin mencintainya begitupun dengan flo kalian saling mencintai " kata tee , hanya di jawab senyuman oleh kevin .
Andai itu bisa terjadi ..... aku pasti akan menunggu waktu itu , Aku akan menantinya .
Setelah Tee dan Farel masuk , kevin berdiri dari tempat duduknya dan melihat Flo dari kaca sebentar lalu ia pergi meninggalkanntempat .
Bukankah itu kaka kevin ... kenapa dia tidak masuk ... kenapa dia pergi .. aku tidak salah melihatnya dia benar - benar ada ..
Di kantor polisi , miguel duduk di depan kaca yang terdapat kakak iparnya di balik kaca yang berlubang , seorang yang selam ini sudah mengelabuhinya hingga ia melukai seseorang yang tidak bersalah , dia melukai orang yang sudah menjadi korban selama ini .
" miguel .. apa kamu datang untuk membebaskan aku "
" aku yakin pasti kamu akan datang "
" aku tidak bersalah kamu tau itukan "
" lagian itu hanya masalah anak haram itu , dia tidak penting " ucap Viola yang membuat Miguel mengepalkan tangannya , ia tau ini masih di kantor polisi jadi ia harus menahan emosinya meski itu sangat sulit .
" aku datang untu melihat kamu membusuk di penjara " jawab Miguel membuat viola terkejut .
" apa aku salah dengar "
" kamu tidak salah dengar , karena aku akan memastikan kamu tidak akan bisa bernafas dengan tenang " kata miguel .
" tidak ... kenapa kamu lakukan ini "
" jangan panggil putriku dengan anak haram " kata miguel yang langsung berdiri .
" ibu flo tidak meninggal karena penyakit " kata Miguel lalu pergi sedangkan Viola ia duduk dengan tubuh kaku dan mata melotot .
__ADS_1