
Byur .... satu ember air yang di siram kearah Flo , membuat gadis kecil yang tengah terikat di kursi terbangun dengan cepat , mata indahnya mulai terbuka dengan keadaan basah kuyup .
" di di mana aku " gumam Flo .
" akhirnya kamu bangun juga gadis kecil " sahutan suara yang terdengar tidak asing di telinga Flo dengan pelan ia mengangkat kepalanya dan melihat orang yang tengah berdiri di depannya .
Wanita dengan tubuh tinggi dengan postur tubuh seksi , serta wajah cantik yang tampak dewasa .
" tan tante mo monik " panggil Flo lirih , ia hendak bergerak namun tertahan karena tubuhnya yang terikat dengan erat dengan posisinya yang terbaring di lantai .
" ada apa ini kenapa kalian mengikat ku " kata Flo sambil bergerak mencoba melepaskan diri .
" kamu mau tau anak nakal " tanya Monik sambil berjalan mendekat kearah Flo dengan lembut monik mengelus wajah Flo dengan jarik telunjuknya .
" wajahmu sangat cantik kulitmu juga sangat halus " kata Monik dengan lembut .
" aw ... " pekik Flo saat Monik tiba - tiba menjambak rambutnya dengan kasar .
" kami tau sayangnya wajahmu ini harus lenyap " kata Monik dengan penuh penekanan .
" le le le pas i ini sa sasakit " ucap Flo tersengal - sengal .
" sakit ? "
" mau yang lebih sakit " ucap Monik dengan menarik rambut Flo semakin kencang membuat kepala Flo semakin mendongak .
" mau yang lebih sakit ? " tanya monik lagi yang di jawab gelengan oleh Flo , air matanya mulai mengalir membasahi pipinya .
" manis sekali " ucap Monik yang mulai melepas jambakannya di rambut Flo berganti mengelus pipi Flo yang basah .
" ouh kenapa menangis " ucap Monik .
" kenapa kamu melakukan ini apa salahku " tanya Flo .
" kamu mu tau " kata Monik lagi .
" biar aku beri tau anak nakal " ucap Monik kali ini tangannya berpindah ke leher Flo ia mencekik leher dengan sangat kuat .
" kamu tau gara - gara kamu gavin meninggalkan ku ,
gara - gara kamu semua rencanaku gagal dan kamu harus tau nak karena ulahmu itu kamu harus lenyap di tangan ku " ucap Monik semakin mengeratkan cekikan di leher Flo .
" le le le pa pa s s s" ucap Flo dengan susah payah .
Hari semakin malam namun Flo masih belum juga pulang , entah di mana keberadaannya Marc sudah menghubungi kedua sahabatnya bahkan Mike dan Cika namun mereka bilang jika ia bertemu Flo terakhir kali waktu mereka pulang dari berlibur selebihnya mereka tidak bertemu , begitupun saat Marc mencoba bertanya kepada sang paman dan bibiknya yang malah meembuat mereka khawayir dan langsung meluncur menuju kediaman utama .
" bagai mana Marc " tanya Viona .
__ADS_1
" mereka bilang tidak tau , sekarang mereka dalam perjalanan menuju kemari " jawab Marc
" jek coba kamu hubungi Felix siapa tau mereka sedang bersama " perintah Miguel .
" baik tuan " jawab Jek .
Di tempat lain Felix yang sudah sejak tadi merasa tidak tenang mencoba menelfon sang keponakan , namun sayang sudah beberapa kali ia menelfon tapi selalu saja tidak di angkat oleh keponakannya , membuat Felix semakin tidak tenang di buatnya , ia terus mondar - mandir tidak jelas , dan berhenti saat ponselnya berbunyi , dengan cepat ia melihat berharap sang keponakan menelfon balik dirinya , tapi sayang ternyata bukan Flo melainkan Jek orang kepercayaan Miguel , dengan sedikit kecewa ia mengangkat panggilan itu .
" halo "
" iya "
" tuan apa nona muda sedang bersama anda "
" tidak , ada apa ? apa flo baik - baik saja "
" nona muda menghilang ..." tit ... suara panggilan yang di akhiri secara sepihak , dengan cepat Felix mengambil kunci mobil dan jaketnya .
Di tempat lain Kevin yang masih menemani Gavin menemui koleganya tengah duduk dengan perasaan yang campur aduk seperti ada sesuatu yang terjadi .
perasaan ini ...batin Kevin sambil memegang dadanya , perasaan yang pernah ia rasakan sebelumnya , perasaan saat di mana kedua orang tuanya mengalami kecelakan pesawat dan pergi begitu saja .
Ada apa ini kenapa perasaan ini datang kembali .... batinya .
Semoga tidak terjadi sesuatu ...batinya lagi .
" di mana kamu flo " gumam Felix sambil terus mengemudikan mobilnya menuju kediaman Ardinarius .
Karena rasa penasaran , Justin mencari tau siapa lelaki yang sudah menjalan hubungan dengan ibunya , tidak membutuhkan waktu yang lama untuk pencatiannya , kini ia sedang berada di perjalanan menuju tempat di mana laki - laki tersebut berada , dengan mengunakan sepeda motornya Justin melaju sangat kencang .
Selesai pertemuan dengan kolega , kini Kevin tengah mengemudikan mobilnya mengantar Gavin pulang .
Darah menetes di sududu bibir Flo , tamparan keras dari monik yang di lakukan berkali - kali membuat kedua pipi Flo membiru , serta hidung yang mengeluarkan darah , Flo sudah mulai lemah kala Monik terus saja menyiksanya tanpa belas kasih .
" uh tu tu tut ... jangan nangis sayang kenapa menangis ? tante keterlaluan ya " ucap Monik yang tidak di jawab oleh Flo .
" ini belum seberapa sayang jangan nangis dulu nanti air matanya kering jadi nggak seru lagikan " ucap Monik sambil mencengkeram dagu Flo .
" le le pas ..." ucap Flo dengan lemah .
" lepas .... no .. no aku akan melepas setelah aku mencabut nyawa mu "
" bukankah kamu ingin ke surga , aku akan membantumu nak , tapi sebentar aku harus memikirkan mengunakan apa untuk mengirim mu ke surga "
Sampai di kediaman Ardinarus bersamaan dengan Ken yang batu datang , keduanya langsung berjalan masuk bersama dengan wajah khawatirnya .
" bagimana dengan flo ? dia di mana " kata Ken dan Felix .
__ADS_1
" aku tidak tau semua temannya sudah aku hubungi tapi tidak ada yang tau malah mereka akan menuju kemari " jawab Marc.
" bagiamana dengan kevin " kata Ken .
" aku akan menelponnya" sahut felix yang segera mengambil ponselnya .
Sedangkan Kevin yang baru menghentikan mobilnya di depan gedung apartemen Gavin , ia segera turun dan membukakan pintu untuk Kevin .
bertepatan dengan Gavin yang baru keluar dari mobil sebuah motor sport baru saja datang dan berhenti tidak jauh darinya , sosok seorang remaja yang baru turun dari sepeda motornya dan melepas hlemnya langsung berjalan menuju tempat Gavin yang masih berdiri di dekat mobilnya .
" apa kamu yang bernama tuan gavin " tanya Pemuda itu .
" ya , ada apa ? ada perlu apa " tanya Gavin .
" namaku justin aku putra dari wanita yang memiliki hubungan dengan mu " kata Justin yang membuat Kevin ter kejut .
" apa monik model itu " kata Kevin .
" ya "
" ada apa kamu kemari " tanya Gavin dengan suara dingin dan wajah datarnya .
" apa kamu tidak merasa bersalah , gara - gara kamu keluarga ku jadi berantakan " kata Justin dengan amarah yang tertahan .
" kamu menghancurkan segalanya " kata Justin lagi
Dreet ... dreet sebuah panggilan dari Felix membuat Kevin teralihkan ia dengan segera mengangkatpanggilan itu .
" halo "
" kevin apa Flo bersama mu " tanya Felix
" tentu saja tidak sepanjang hari ini aku sangat sibuk " jawab Kevin yang tidak perduli lagi dengan pemuda yang datang dengan menemui Gavin dengan amarah itu .
" lalu di mana dia " gumam Felix yang masih terdengar oleh Kevin .
" a apa yang terjadi dengan flo " tanya Kevin dengan khawatir .
" flo hilang " jawab Felix
" kamu berada di mana akh akan menyusul mu "
" di kediaman Ardinarius ...." tuut ... Kevin langsung mematikan sambungan telponnya .
" a ada apa dengan flo " tanya Gavin tidak dipedulikan Kevin yang langsung masuk kedalam mobilnya .
" flo " gumam justin .
__ADS_1
Tanpa berpikir panjang Gavin langsung ikut masuk kedalam mobil duduk di sebelah kevin begitupun dengan justin yang duduk di kursi belakang yang membuat Gavin dan Kevin terkejut di buatnya .