
Ting ...suara ponsel Flo berbunyi tampak Gavin yang memberi pesan disana .
Sudah saya transfer uang belitas , uang jajan + uang keperluan selama satu bulan
" wah luar biasa " gumam Flo saat tau isi saldo rekeningnya , senyum tipis terbit diwajah cantk Flo , seperti rencana yang ia bicarakan dengan Mike akan berhasil .
" kenapa " tanya Tee
" bukan urusan kalian "
" baiklah " kata Tee dengan wajah kecutnya .
Tak beberapa lama kini ketiganya sudah berada disebuah mol besar , dengan langakah beriringan mereka berjalan memasuki toko tas .
" ini model terbaru " kata pelayan toko
" aku pilih yang ini saja " kata Tee sambil memegang satu tas pilihanya .
" gue yang ini " begitupun Farel yang juga memilih salah satu tas , Flo yang melihat kedua sahabatnya hanya memutar bola mata malas , tadi bilang mau capel sekarang pada milih sendiri - sendiri , memang buaya darat yang tidak bisa dipercaya .
" aku yang ini saja "
" baik " kata pelayan berbaju hitam dan putih itu .
__ADS_1
Selesai dengan tas , mereka hendak pulang tapi Flo malah mengajak mereka bertiga pergi mencari makan , mencari model baju korean cewek feminim tentunya yang seksi yang kemarin ia sercing di internet, bukan hanya itu setelah keluar dari mol Flo mengajak kedua temannya pergin ke dokter perawatan mumpung belum malam .
Tekatnya untuk membuat Gavin jatuh hati sudah bulat dan sudah ia fikirkan tadi malam untuk merubah gaya Fesyen , sesuai saran Mike si cowok cute yang sering ia bilang bencong .
Tee dan Farel sangat bingung dengan tigkah sahabatnya pertama saat Flo membeli baju modelan cewek yang tampak seksi , kedua mengajak kedokter kecantikan .
" Flo lo kagak papa kan " tanya Farel sedikit hawatir .
" gue kagak papa "
" nggak mungkin kalo kagak papa pasti lo ada apa - apa " kata Tee yang juga penasaran .
" emang aku kenapa "
" lo ngapain ke klinik kecantikan dan juga beli baju - baju modelan kayak tadi "
" oh ..." jawab keduanya
" sudah ayok lebih baik kalian dukung gue dan ikutin mau gue " kata Flo .
Wah sepertinya cinta bisa mengubah segalanya , seperti yang disarankan Mike agar Flo datang kedokter kecantikan langanannya , untuk perawatan dan menanyakan sekilas sekin care yang cocok untuk kulitnya .
Selesai dengan dokter kecantikan kini mereka sudah berada diperjalanan pulang tentunya mengantar Flo dulu , dengan kecepatan sedang Kini mobil sudah berhenti tepat didepan apartemen tempat Flo tinggal .
__ADS_1
" oh iya gue masuk dulu ya , kalian jangan lupa juga pakek sekincare tadi biar tambah ganteng " pesan Flo dan diangguki oleh kedua sahabatnya , yah itung - itung agar Flo kagak marah dan mungkin biar mereka bisa kencanin para ceweknya lancar , walu mereka memang idola para cewek karena mukak ganteng tapi makin ganteng juga nggak ada salahnya kan .
" yasudah gue masuk dulu da tefa " kata Flo sebelum masuk kedalam .
" dada flo " kata kedua Tee dan Farel bersamaan .
Aprtemen terasa sepi , rungan juga masih gelap , tak berfikir banyak Flo menyalakan semua lampu dan bergegas kekamarnya untuk segera mandi .
Seperti biasa Flo yang memang tak pernah lama didalam kamar madi kini ia sudah keluar dan berganti baju , setelah itu ia segera kedapur memasak untuk Gavin , dengan bersenandung ria Flo menyalakan tablet mencarai vidio cara masak diyutup lalu segera ia menirukan apa yang dilakukan oleh yutuber disana .
Tempat lain restoran bitang lima yang terkenal dengan masakannya , lestoran yang terletak tak jauh dari pingir pantai , sebuah lilin terpancar disana tertata rapi bersama dengan mawar merah yang tertata berbentuk love , dan terdapat tulisan cantik yang tertulis indah disana , tulisan nama sepasang kekasih yang tengah melakukan acara makan malam romantis .
Gavin dan Monik menikmati makanan yang tersaji , dan lagu cinta yang mendominasi malam itu menjadi semakin romantis , apalagi tempat mereka makan disebuah balkon yang menghadap kearah pantai , meski pantai itu jauh tapi pemandangan laut yang luas itu masih nampak disana .
Disaksikan bulan dan bintang sepasang kekasih itu merasakan cinta yang saling tersalur .
Sedikit disendok masakan yang sudah matang dan dicicipi rasanya , wah senyum manis dari wajah cantik itu tergambar jelas bertapa senagnya wajah gadis remaja itu , dengan keringat dan baju cemong dan tepung yang mengenai wajah dan celmeknya , meski begitu wajah cantik dan mengemaskan masih terlihat cantik disana .
" nggak salah aku menurut dengan mbk Youtube , walu aku harus gagal dua kali " gumam Flo sambil meletakkan makanan diatas meja makan , ia tak henti - hentinya memuji masakan ketiga yang terasa lezat menurutnya dari pada kedua maskan yang gagal dan terbuang sia - sia disampah .
Matanya masih terus menatap masakan yang tertata rapi diatas meja , ia menahan lapar agar bisa makan bersama dengan Gavin .
" wah lebih baik aku mandi dulu , masak mau bertemu suami dekil kayak gini " gumamnya sambil senyum - senyum sendiri saat ia menyebut suami .
__ADS_1
Dengan cepat Flo segera kekamar madi , setelah selesai mandi dan berganti baju , Flo kembali keruang makan, ia masih bersabar menunggu dan setia duduk disana meski waktu terus berputar dan mata terasa berat , flo masih diruang maka dan meletakkan kepalanya diatas lipatan tangannya , lama kelamaan matanya tertutup .
Bertapa bahagianya kedua insan itu , setelah dengan makan malam romantis mereka kini kembali keapartemen dengan tangan yang saling mengengam , dan senyum terus terukir diwajah mereka .