
Sampai diapartemnku yang dulu aku merasa bersukur karna Mike belum tidur , ia masih terjaga karena drama korea .
" mike belum tidur " tanyaku mengejutkannya
" lo , ngapain disini " tanyanya
" terserah guelah kan ini apart gue "
" ya maksudnya lo ngapain disini mana lakik lo "
" dia masih sibuk dengan pekerjaannya , jadi aku mau menginap disini "
" oh ... terus lo kesini sama siapa "
" sama Tefa "
" lalu mereka dimana " tanyanya
" pulanglah " jawabku sambil meletakkan kotak berisi makanan diatas meja didepannya .
" apa tuh "
" makanan "
" wah lo perhatian amat sama gue jadi sayang deh " ucap Mike sambil mengedipkan sebelah matanya .
" jijik bencong " jawabku tidak senag
" diem lo bencong - bencong gini gue juga banyak yang suka " jawabnya songong .
" palingan yang suka sama lo lihatnya pakek mata kaki " jawabku
" lo dateng - dateng mau ngajak tawuran "
" bodoh amat , mening lo makan"
" baiklah dari pada ngeladenin lo tensi gue naik mening makan " jawabnya sambil mengambil kotak makan yang ku bawa tadi , dan pergi kedapaur .
" panasin dulu sis"
" bacot lo "
" ya elah dikasih tau "
" bodo amat " jawabnya .
Melihat Mike memakan makanan yang aku bawa dengan lahap , entah kenapa aku merasakan senag dan sedikit merasa kecewa , andai yang memakan itu om Gavin pasti lebih menyenagkan , hemmm ... membayangkan saja aku sudah tersenyum - senyum sendiri , sudahlah lagian lain kali juga bisa .
FLORENCE .....END .
Pagi hari yang cerah Gavin sudah terbangun dari tidurnya , senyumnya terbit saat melihat pemandangan disampaingnya , Monik yang masih tertidur lelap disampingnya dengan tangan kanan yang dibuat bantal oleh pujaan hatinya itu .
" kamu pasti masih lelah , maaf ya " gumamnya sambil menyingkirkan anak rambut yang menghalangi wajah Monik . Perempuan itu masih tertidur lelap dengan tubuh yang tertutup selimut .
Gavin terus menatap wajah itu , wajah yang dirindukan , dan wajah yang selalu menghatuninya disetiap waktu . Saat ia masih asik dengan menatap pujaan hatinya , tiba - tiba ia teringat akan Flo , ya Flo istrinya yang kemarin menelfonnya memintak dibelikan peralatan untuk kuliah , dan sekarang ia harus segera menelfon Kevin jika tidak gadis kecil yang sering membuatnya jengkel itu akan membuat masalah .
Seperti saat berada diparis Gavin harus menerima kejahilan Flo , karna ia menolak permintaan gadis nakal itu , hemm kejadian itu tidak boleh terulang kemabali bisa bikin mumet .
__ADS_1
Karena tidak ingin menggangu tidur Monik , gavin beranjak dari kasur dengan perlahan agar tak membangunkan Monik , dengan pelan pula ia mengambil ponsel diatas nakas dan berjalan pelan kearah balkon .
Dreet ... dreeet .
Tuuut .... " halo ada apa " sapa Kevin , meski ia sedikit tergangu karena pagi - pagi Gavin sudah menelfonnya tapi mau bagaimana lagi , ini sudah menjadi pekerjaannya yang harus siap duapuluh empat jam setiap harinya .
" tolong kamu belikan peralatan kuliha untuk Flo , sekarang ia sudah mulai masuk kuliah jangan telat nanti bisa - bisa ia membuatku pusing "
" baik lah "
" hem .... ingat jangan sampai telat , bukan kamu yang kenak masalah "
" iya " jawab Kevin
Tuuuut ..... setelah mendengar jawaban Kevin , Gavin memutuskan sambungan telfonnya .
" kenapa peranku seperti seorang bapak yang tengah memikirkan anaknya " gumamnya sambil medudukan dirinya dikursi yang memang berada disana .
" anaknya siap sayang " tanya Monik yang baru datang dan mendengar gumaman kevil Gavin .
" eh kamu sudah bangun "
" emmm , anak siapa "
" i itu anak s sepupuku "
" kenapa "
" aku lupa memberi tau kevin untuk membelikannya peralata kuliah , hari ini hari pertama masuk kuliahnya "
" untungnya jika tidak pastinya dia juga akan membuatku pusing "
" yang sabar sayang "
" hemmm memang harus sabar menghadapinya " jawab Gavin .
Flo yang sudah siap dan sudah berdiri didepan kampus ditemani Tee dan Farel , ia datang tanpa membawa tas dan buku , flo hanya datang kekampus hanya membawa badan dan bajunya saja .
" flo giman " tanya Tee
" tunggu sebentar napa "
" lo punyak nomornya kak Kevin , kalo punyak lo telfon saja gih "
" benar juga , maaf aku lupa " jawab Flo , diambilnya ponsel didalam saku celana .
Dreeet .... tuut ...
" halo kak maaf ngerepotin , kak aku sudah ada dikampus nggak bawa buku , bulpen atupun tas uang saku apa lagi " kata Flo
" yasudah biar aku antar tunggu sebentar "
" iya kak maaf ya "
" iya nggak papa "
" emang kakak ada dimana "
__ADS_1
" saya ada diapartemen , kirain kamu masih diapartemen , tunggu saya sebentar " kata kevin .
Tuut ..
" Gimana "
" suruh nunggu sebentar katanya "
" oh yasudah "
Mereka bertiga menunggu didepan kampus sambil duduk dipingir jalan , sedikit lama menunggu hinga mobil lamborgini putih berhenti tepat didepan ketiganya .
" flo " pangil kevin , laki - laki berperawakan tinggi dengan setelan jas yang tampak menawan , membuat mata yang melihatnya tidak bisa berkedip termasuk flo yang tengah melihat kevi baru keluar dari mobil sambil membawa tas berwarna pink bergambar beruang .
Gila ganteng banget malah lebih ganteng dari si om ...
" ini tasnya " kata Kevin sambil menyodorkan tas pink kepada Flo dengan senyum .
" PINK " kata Tee dan Farel saat melihat model serta waran dan gambar tas Flo , membuat Flo tersadar dan melihat tas yang di berikan kevin padanya .
" kenapa memang " tanya Kevin yang tak mengerti , apa salah bukankah perempuan suka pink , lagian kata pelayan toko tadi ini tas model baru dan cute buat anak cewek .
" flo nggak suka warna pink , apalagi gambarnya beruang lagi , modelnya ini kayak anak Kecil .... gak keren kak " kata Flo , kevin yang mendengar itu seketika melihat model tas dan Flo secara bergantian , bodoh bagaiman dia lupa kan Flo bukan cewek feminim , wajahnya memang cantik dan mengemaskan tapi dandanan gadis didepannya itu sangat tomboi , kaos putih pendek hem kotak - kotam celana Cargo hitam topi hitam sepatu putih , ya memang nggak pantes lah bahwa tas pink gambar beruang itu .
" maaf saya tidak tau " kata Kevin sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal .
" WAHAHAHAHAH " tawa Tee dan Farel pecah .
" jangan tertawa " seru Flo .
" hah pakek aja lah " kata Farel
" iya kasian kak kevin pagi - pagi harus beli peralatan buat kamu "
" yasudah aku pakek " kata Flo sambil mengambil alih tas yang dipegan Kevi dengan wajah cemberut .
" maaf ya " kata Kevin lagi
" hemm "
" makasih ya kaka maaf sahabat saya ini memang nyusahin " kata Farel dengan tawa
" cocok kok lo pakek " kata Tee dengan menahan tawa .
" jangan meledak , kak mana uang saku " tanya Flo masih dengan wajah cemberut yang terlihat menggemaskan di mata Kevin .
" sudah saya letakkan didalamnya "
" makasih " kata Flo yang langsung pergi meninggalkan Kevin dan kedua sahabatnya .
" maaf ya kaka " kata Tee
" iya nggak papa "
" kita pergi dulu ya kak " kata Farel
" silahkan "
__ADS_1