
Hari ini setelah kuliah selesai Flo dan kedua sahabatnya berencana pergi ke Cafe biasa mereka nongkrong , Namun saat mereka sampai di halaman kampus rencana mereka gagal karena Flo dijemput oleh kedua mertuanya , dan yah tentunya tidak mengajak Tee dan Farel kan .
" yah gagal dah " kata Tee
" hemm "
" pulanglah "
" ayolah " jawab Farel .
Di mobil Flo duduk disamping Gavin yang terlihat sangat canggung , begitupun dengan Flo yang selalu menghindari untuk kontak mata ataupun berbicara , bahkan ia juga duduk menjauh dari Gavin dan lebih memilih duduk dekat jendela mobil melihat pemandangan .
Dia menghindariku , kenpa rasanya begitu aneh seperti bukan flo biasanya batin Gavin dengan mencuri - curi pandang .
kenapa jadi begini ya , aku masih takut dekat dengannya kontak mata ataupun sekedar berbicara .batin Flo .
" ehem ... kenapa kalian kok saling diam nggak seperti biasanya " tanya Angel yang menyadari kecanggungan dari kedua pasangan itu .
" em ..em ... " bingung Gavin mau jawab apa .
" momm kita mau makan malam kemana kok dari tadi belum sampai " tanya Flo mengalihkan pembicaraan , benar saja sudah dari tadi perjalanan hinga hari menjadi gelap tapi belum sampai juga ketempat tujuan , sebenarnya mau makan malam apa mau pulang kampung perasaan jalanan yang dilewati setelah perkotaan kini melewati jalanan yang kanan kirinya ladang yang luas dengan tanaman padinya .
" nanti kamu juga tau " jawab Charles .
" apa masih jauh "
" sebentar lagi sampai sayang " jawab Angel .
Seperti yang dikatakan Angel kini mobil berhenti tepat di sebuah vila megah , dengan pemandangan yang luar biasa indahnya , ini pertama kali bagi Flo melihat ini .
" wah " kagum Flo .
" tuan selamat datang " sapa dua orang paruh baya yang menyambut kedatangan keluarga besar Andarius .
__ADS_1
" terimakasih pak buk " jawab Charles ramah .
" sihlakan masuk Tuan nyonya dan aden ...." kata bapak itu yang tergantung saat melihat Flo .
" istri nya Gavin " sahut Charles yang membjat keduanha Faham .
" flo ..." panggil Angel menyadarkan Flo , karena dari tadi Gadis itu tidak memperhatikan dan malah asik mengagumi segala hal yang ia lihat .
" Flo kenalin ini pak hans dan bu lia hans " kata Charles .
" oh .... malam pak hans dan bu hans " sapa flo dengan sopan dan terlihat begitu manis .
" malam nona " jawab Hans dan istrinya .
" mari masuk disini sangat dingin " kata Bu lia .
.
Bukan hanya diluar saja yang membuat Flo terkagum tapi juga didalam vila yang memperlihatkan desain klasik yang begitu indah .
" kalian lebih baik bersih diri lalu kita makan malam " perintah Angel .
" baik momm " jawab Gavin
" tapi Flo nggak bawa baju ...."
" sudah disiapkan kamu tinggal pilih aja mana yang kamu suka " sahut Angel .
" baiklah momm " jawab Flo yang langsung mengikuti kemana perginya Gavin , sebenarnya ia masih merasa takit kejadian pagi tadi masih tergambar jelas di kepalanya .
Sampai disebuah kamar dengan pintu kayu yang besar dan tinggi , Gavin membuka pintunya dan berjalan masuk sedangkan Flo masih berdiri di depan pintu .
" aku yang mandi dulu atau kamu dulu " tanya Gavin sambil berbalik melihat kebelakang , yang tidak menemukan keberadaan Flo di sana Kemana dia batinnya yangblangsung melangkah keluar kamar lagi dan mendapati Flo yang masih berdiri di sana Apa dia trauma .
__ADS_1
" masuklah dan mandi aku akan keluar sebentar " Kata Gavin berlalu pergi .
Melihat tingkah Flo Gavin menghembuskan nafas kasar ia berkacak pingang saat melihat Flo yang masuk kedalam kamar saat ia sudah berada di luar .
Kenapa rasanya aneh saat ia menghindariku aku harus meminta maaf padanya .
Di kamar setelah mandi dan berganti baju , flo langsung menghempaskan tubuhnya di atas kasur ia merasa penat , menepuk - nepuk kasur yang terasa empuk , senyum manis tertarik di wajah cantiknya , ia kini merubah posisinya berdiri di atas kasur dan mulai melompat - lompat .
" sial gue serasa di istana kerajaan saja " gumamnya , berhenti melompat dan masih berdiri di atas kasur tangannya terlentang dengan senyum yang mengembang .
" gila om gavin benar - benar orang kaya weh ..." gumam nya lagi kali ini ia kembali melompat .
Masih dengan tingkah yang sama , tanpa Flo sadari Gavin mausk kedalam kamar lagi dan melihat tingkah Flo yang menurutnya sangat menggemaskan , senyum yang mengembang di wajah cantiknya serta rambut panjang yang tergerai bergerak naik turun .
Gavin terus memperhatikan Flo dengan sesekali senyum tercetak diwajah tamvanya dia benar - benar cantik ...batin Gavin .
Cukup lama Gavin dibuat kagum oleh gadis kecil di depannya , sampai rasa kagum itu berubah menjadi rasa khawatir kala Flo yang tek memperhatikan keselamatannya dan terus melompat tanpa sadar jika ia berada dipinggir kasur .
" FLO AWAS ..." teriak Gavin yang spontan berlari hendak menangkap Flo yang akan terjatuh kelantai .
Buk .... " aw ...." rintih Gavin saat tubuhnya terjatuh kelantai dan ditindih tubuh Flo .
Dek ... sebuah mata indah tengah menatap matanya , begitu cantik dan menenangkan , pandangan keduanya saling bertemu satu sama lain seakan waktu terhenti begitu lama mata Gavin turun ke bibir ranum yang sudah ia cicipi tadi pagi entah kenapa ia begitu menginginkannya lagi , rasa manis serta kenyal masih terasa sampai saat ini .
Dengan tanpa sadar Gavin menarik tengkuk Flo dan mulai menciumnya matanya terpejam merasakan bibir kenyal itu lagi , tanpa ada pergerakan Gavin masih menempelkan bibirnya dengan bibir Flo , di rasa tidak ada perlawanan Gavin mulai menggerakkan bibinya .
Flo sangat terkejut saat menarik tengkuknya dan mencium bibirnya , tubuhnya terasa kaku matanya membulat , hingga bibir Gavin mulai bermain - main di bibinya ia tersentak , dengan pelan ia melawan dan membuat Gavin melepas pautannya .
Dengan Capat Flo segera turin dari atas Gavin dan duduk di samping Gavin ia kembali shok dengan apa yang terjadi .
Setelah Flo turun dari atas tubuhnya , Gavin duduk dan mengusap bibir basahnya , ia meruntuki kebodohannya bagaimana bisa ia mengulanginya lagi .
" ma maaf " kata Gavi .
__ADS_1
" maaf soal pagi tadi dan yang sekarang ak aku ha " kata Gavin terpotong
" aku akan keluar " sahut Flo berlalu pergi .