Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
Kepergian Kevin ...


__ADS_3

Gavin tidak putus asa , sudah dua hari ini ia terus berusaha menemui Flo meski gadis itu selalu saja mengabaikannya terkadang mengacuhkan bahkan tidak perduli dengan keberadaannya .


Sedangkan Flo ia sangat terganggu dengan kehadiran kehadiran Gavin , dia sedikit trauma dengan kejadian malam di hotel itu saat melihat Gavin saja ia masih saja bergemetar .


Bukan hanya masalah Gavin yang membuat Flo tergangu , tpi juga karena Kevin yang entah sudah dua hari ini ia tidak menghubunginya , di telfon pun tidak pernah ia angkat , jangankan telfon saat ia mengirim pesan pun tidak pernah di baca oleh Kevin .


" kak kevin ke mana sih " ucap Ariella yang terus melihat kearah ponselnya .


" lo kenapa sih flo "


" kak kevin dia sulit di hubungi "


" mungkin masih sibuk "


" iya " jawab Tee .


" tapi .."


" sudahlah jika kamu sangat merindukannya temui dia " kata Tee .


" ide yang bagus " gumam Flo .


Di sisih lain keputusan sudah bulat , Kevin sudah memikirkan semuanya selama dua hari ini , meski ada perasaan begitu berat di hatinya .


Dreet .. dreeet ... dering ponsel terdengar , Kevin melihat siapa penelgon , tertera nama Ded charles is cooling yang langsung di angkat oleh Kevin .


" halo "


" halo "


" apa kamu sudah mantap dengan keputusan mu "


" sudah "


" baiklah , kapan kamu akan berangkat sore ini "


" sore ini kenapa mendadak "


" itu lebih baik "


" hufff ... baiklah , tapi maaf mom dan ded tidak bisa mengantar mu karena ada hal penting apa tidak papa "


" tidak papa "


" maaf ya "


" iya "


" tapi ded sudah menelfon orang di sana mereka sudah menyiapkan semuanya untuk mu "


" terima kasih " jawab Kevin .


" sama - sama , baiklah ded akan menutup telponnya jika ada apa - apa jangan sungkan menelfon ded "


" iya "


Setelah menerima telfon dari Charles , Kevin merebahkan tubuhnya di atas ranjang ia menatap langit - langit dengan pandangan kosong .


" apakah ini pilihan yang bagus ?


aku tidak tau , yang aku tau aku harap kamu bahagia setelah ini " ucap Kevin dengan air mata yang kembali lolos di sudut matanya .

__ADS_1


Sungguh ia tidak perduli jika ia di sebut dengan laki - laki cengeng , itu memang kenyataannya dia sangat cengeng , biarkan ia di tertawakan memang itu adanya dia sangat lemah saat ini hatinya begitu sakit .


Sedangkan Charles yang tengah berdiri melihat kearah luar .


" aku tau kamu pasti sangat berat nak , terdengar dari suaramu kamu begitu lemah " gumam Charles setelah menelfon Kevin , tadinya ia menelfon Kevin karena terkejut dengan keputusannya yang akan kembali ke negara asalnya , bukan hanya itu ia juga menghawatirkan kevin setelah mendengar cerita sang istri .


" keputusan yang sangat berani , aku kagum dengan mu nak melepaskan begitu saja tanpa perduli dengan perasaan sendiri ."


Sore hari Jam kuliah Flo selesai di temani kedua sahabatnya , Tee dan Farle mereka akan pergi kerumah Kevin serta dua pengawal Flo yang membawa mobil mengikuti mobil Tee dari belakang .


Sedangkan di rumah Kevin yang sudah bersiap dengan baju yang sudah tertata rapi di dalam koper besar , dan beberapa persiapan yang sudah selesai , dengan begitu berat ia membawa koper itu keluar kamar .


" tuan apa anda akan kembali lagi " tanya pembantunya saat melihat Kevin yang menuruni tangga dengan dua koper besar dan kecil .


" mungkin tidak , kali ini saya akan menetap di sana " Jawab Kevin yang berhenti setelah menuruni anak tangga yang terakhir .


" kenapa harus secepat ini dan sangat tiba - tiba sekali "


" ini sudah menjadi keputusan , saya hatus meneruskan perusahaan papa , di sana sangat membutuhkan saya " jawab Kevin .


" iya juga sih ya tuan , kalo begitu tuan baik - baik di sana ya jaga kesehatan "


" iya bi terima kasih , saya harus segera berangkat karena pesawat saya sebentar lagi "


" baiklah tuan hati - hati di jalan " kata sang pembantu .


Entah apa yang terjadi di ujung jalan , yang membuat jalan begitu macet .


" ayo cepat "


" sebentar flo jalan macet " kata Tee


" hemm " jawab Tee yang langsung mencoba menari celah agar mobilnya bisa keluar dari kemacetan .


Kevin masuk kedalam mobil dengan seorang sopir yang mengantarnya , tidak mungkin dirinya sendiri yang membawa mobilnya , ia duduk di kursi penumpang dengan hati yang masih begitu berat .


" sudah tuan "


" jalan " ucap Kevin , Supir pun menjalankan mobilnya keluar dari pekarangan rumah Milik Kevin .


Cukup sulit untuk bisa keluar dari kemacetan apa lahi dengan padatnya pengendar lain ,Sedikit bersusah payah akhirnya mobil Tee bisa keluar daei jalan raya dan kini mobil Tee sudah berada jalan kecil .


Rasanya begitu cepat sampai di bandara .


" tuan sudah sampai " ucap sopir saat melihat Kevin yang masih duduk di tempatnya tanpa ingin keluar .


" ya aku tau " jawab Kevin yang barulah ia keluar dati mobil .


Sampai di depan rumah Kevin , dengan cepat Flo keluar di sertai senyum indah yang tampak mengembang di wajah cantiknya .


" aku akan mengejutkan kamu " gumam Flo , ia melangkah masuk melewati gerbang yang tidak terkunci .


Dengan senyum yang manisnya Flo kini berada di depan pintu , baru ia akan memencet bel seorang pembantu batu keluar yang membuat Flo terkejut di buatnya begitupun dengan wanita paruh baya itu .


" eh non flo ngagetin saja " ucap pembantu .


" iya bik maaf " jawab Flo .


" nggak papa non , oh ya ada apa ya non ke mari "


" mau bertemu kak kevin "

__ADS_1


" tuan kevin ? "


" iya apa belum pulang "


" apa non tidak tau "


" soal apa "


" soal tuan pergi ke negara asalnya untuk mengurus perusahan orang tuannya "


" ha ! tidak ada , tidak kak kevin yidak bilang " ucap dengan wajah yang mulai cemberut .


" terus kapan kak kevin pulang " tanya Flo .


" tuan tidak akan kembali lagi karena per...." jawab pembantu yang terpotong dengan Flo yang terkejut .


" tidak kembali lagi ? " tanya Flo lagi yang dengan wajah terkejutnya .


" bini jangan bercanda " kata Flo


" i iya non bibi nggak bercanda , baru saja tuan kevin berangkatnya mungkin masih ada di bandara " jelas pembantunya .


Setelah mendengar penjelasan pembanyu itu , Flo langsung berlari dan masuk kedalam mobil Tee .


" kita ke bandara cepat "


" Ha ! bandara ngapain "


" jangan banyak tanya cepat " kata Flo dengan mata yang mulai berkaca - kaca .


Kenapa kak kevin nggak ngomong ..


Tee melajukan mobilnya sesuai permintaan Flo untung jalanan menuju bandara tidak macet .


" cepat " kata Flo .


" iya flo ini sudah cepet " jawab Tee .


" emang ada apa sih kenapa apa yang terjadi " tanya Farel yang tidak di jawab oleh Flo .


Tidak lama kini mobil berhenti tepat di depan bandara , tanpa ba bi bu Flo langsung keluar mobil dan berlari masuk di ikuti Farel yang langsung keluar saat melihat Flo keluar leboh dulu .


Berjalan sambil mencari keberadaan orang Kevin di antara banyaknya orang yang berada di bandara .


Farel kehilangan Flo , kini ia bingung mencari Flo yang lari begitu cepat .


" di mana dia " gumam Farel .


Penerbangan sudah siap , kevin kini tengah berdiri di gerbang bersiap akan masuk kedalam pesawat .


" paspor nya pa " kata petugas bandara .


Flo terus mencari hingga satu sosok yang tengah berdiri di depan sana membuatnya bernafas lega dengan cepat ia berlari menuju sosok itu .


" KAK KEVIN ! " panggil Flo menghentikan langkah kevin yang akan berjalan keluar ke tempat landasan pesawat .


Mendengar namanya di panggil oleh suara yang tidak asing baginya , dengup jantung Kevin tidak karuan , ia segera moenolah dan memastikannya .


" f f flo " gumam Kevin melihat sosok yang kini berlari kearahnya .


Buk ... Flo langsung memeluk Kevin dengan sangat erat .

__ADS_1


__ADS_2