Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
Kevin


__ADS_3

Kevin sangat penasaran apa yang dilakukan Flo pada ponselnya , karna setelah Flo mengembalikan benda persegi itu ada sedikit kecurigaan yang membutnya sedikit penasaran .


Dibukaknya ponsel untuk mengecek semua aplikasi dimulai dari kontak penyimpanan , bertapa leganya Kevin tidak ada yang mencurigakan hanya saja Flo menambahkan nomernya disana , Flo cantik itulah nama yang tertera dikontak penyimpanan dan membuat senyum tipis tertarik di wajah tampannya .


" kenapa "


" tidak "


kling ... tiba - tiba ada suara pesan masuk diponselnya dan segera Kevin membukanya , My lov nama pengirim membuat alis Kevin berkerut penuh tanya dibukaknya pesan itu dengan segera dan ...


" sial " kata Kevin dengan wajah memerah , membuat Gavin penasaran .


" kenapa kev "


" em i in " belum sempat Kevin menjawab Gavin sudah merebut ponselnya .


" waha hahahahah " tawa Gavin pecah saat melihat isi pesan disana , dan membacanya dari atas hinga bawah .


*halo


~ iya dengan siapa


* ini saya , laki - laki yang kemarin didepan cafe


.


.


.


.


* saya kevin


.


.


.


~ oh tuan yang kemarin , apa flo membuat masalah ? maaf dia memang anak yang sedikit jahil


.


.


* tidak , mana mungkin dia anak baik


~ 😥 benarkah lalau ada apa tuan menghubungi saya


* saya ingin mengajak nona bertemu , apa nona ada waktu luang .


.


.


.


~ em .... bertemu dimana ,


* dicafe dekat toko bunga nona .


.

__ADS_1


.


.


~ baiklah


* trimakasih atas waktunya nona


Gavin masih terus tertawa membaca isi pesan yang dibuat Flo , bukan hanya itu ternyata Flo juga mengikuti semua sosial media wanita yang dijodohkan dengan asistennya itu mengunakan akun kevin .


Wah benar - benar kelakuan flo .


" tuan bisakah anda diam " kata Kevi polos .


" wah kamu seharusnya berterimakasih pada flo "


" tuan "


" jangan panggil aku tuan jika tidak ada orang lain , ingat aku sepupu mu " ucap Gavin .


" iya kak tetap saja ini masih di kantor " jawab kevin .


Ya memang keduanya masih ada hubungan darah dimana ayah Kevin adalah adik dari Angel .


" tapi tidak ada yang melihat "


" ya aku tau "


" lalu bagaimana dengan rencanamu "


" rencana apa "


" menemuinya di cafe " kata Gavin sambil menahan tawa .


" iya tapi apa kamu akan datang "


" tidak "


" hemm ..., vin apa kamu tidak kasian dengannya , pasti sekarang dia mengira jika yang memberi pesan itu kamu , bagaimana jika dia menunggumu nanti lebih baik kamu kesana dan katakan yang sebenarnya kepada nya " saran Gavin membuat Kevin berfikir sejenak .


Ini juga kalo bukan karna kelakukan istrimu aku juga tidak akan seperti ini batinya kesal sekali , mau memaki tapi ini Gavin selain bosnya dia kakak sepupu , memaki Flo sama bocah itu juga sudah pergi .


Sudahlah sepertinya dia akan melakukan apa yang sudah dimulai oleh istri bosnya lebih tepatnya ipar , walu ia juga tidak tau harus apa nanti saat bertemu dengan gadis itu .


Mobil hitam berhenti tepat digedung apartemen , senyum Flo merkah akhirnya dia tidak harus membayar taksi ataupun menefon Tee , memang keuntungan sudah mengikutinya sejak lahir .


" om Felix makasih ya "


" sama - sama "


" kalo begitu kapan - kapan lagi kita bertemu dan mengobrol " kata Flo .


" babay om felix " kata Flo sambil melambaikan tangan kearah Felix lalu berjalan masuk kedalam apartemen .


Senyum kecil tergambar diwajah tamvannya saat melihat bertapa mengemaskannya istri bosnya itu .


Tapi kenapa wajahmu sangat mirip dengan seseorang batinya sebelum melaju pergi bersama mobil yang ia tumpangi .


Tanpa mengetuk atu membunyikan bel , Flo langsung masuk kedalam apartemen milik Tee dengan memasukkan kode tangal ulang tuhnya , ulangtahun Farel dan Tee sendiri , 01- 14 - 27 .


Ceklik ... " sepi " gumam Flo .


" pasti masih tidur " gumamnya lagi sambil melangkah masuk dan duduk disofa depan tv .

__ADS_1


" TEE ...." triak Flo mengisi seluruh ruangan diapartemen .


" TEE ..." pangilnya lagi tapi tetep saja masih belum ada sahutan dari sang pemilik .


Ceklik .... tampak Tee yang baru keluar kamar dengan wajah has bangun tidur dan rambut acak - acakan . Ia berjalan mendekat ke Flo dan duduk dengan malas disisih sahabatnya .


" kerbau " ejek Flo


" kamu sudah menelfon farel " suara serak Tee


" belum "


" kamu telfon gih " printah Tee .


" hemm " dehem Flo .


" ya kamu mandi sono " perintah Flo saat melihat Tee malah merebahkan tubuhnya disofa sambil menutup matanya .


" iya - iya bawel "


Dengan malas Tee masuk kedalam kamarnya lagi .


Tut ...tut ...tut ...


" halo "


" kamu juga baru bangun tidur " tanya Flo


" hem"


" cepet susul aku dirumah Tee " perintah Flo mutlak , dan langsung mematiakn sambungan terlfonnya .


Cukup lama Flo menunggu kedua sahabatnya , Flo memilih rebahan disofa sambil memainkan gem diponselnya dab memakan cemilan yang ia ambil dari lemari di dapur .


Hampir satu jam Flo menunggu kedua sahabatnya , sampai waktu menunggunya telah berahir karena keduanya sudah ada didepannya .


Rencananya hari ini Flo mau mengajak kedua temanya berbelanja kebutuhan kuliah karena tadi ia sudah memintak unag kepada Gavin , tapi karan kedua sahabatnya menolak dan beralasan kuliah masih lama , lagian mereka juga nggak ikut maba .


Jadilah rencana Flo berubah haluan , kini Flo malah mengajak kedua sahabatnya pergi bermain kepantai yang tak jauh dari perkotaan sebagai penganti acara alumni studitor yang mereka tunda lebih tepatnya di batalkan .


Pantai yang selau menjadi tempat ketiganya bermain - main disana , apalagi makanan disana adalah makanan faforit kesukaan ketiganya .


Siang hari seperti yang sudah direncanakan Flo , kevin berada dicafe menemui gadis yang dikenalkan Flo padanya .


Sebenarnya ia tidak tau apa yang harus ia katakan kepada perempuan itu ia sangat bingung hinga merasa sangat gugub .


" sial apa yang harus aku lakukan " gumamnya .


Ting ... tanda seorang telah masuk kedalam cafe membuat Kevin semakin gugub .


" tuan " sapa seorang yang baru datang .


Kevin mendongak menatap siapa yang menyapa , tampak gadis cantik dengan rambut tergurai dan jepit pita berwaran hijau menempel dirambut hitamnya .


" i i iya si silahkan "


Perempuan itu langsung duduk tepat dihadapan Kevin , dia sepertinya bukan seumuran dengan flo batin Kevin terus menatap perempuan didepannya .


" tuan apa yang ingin anda katakan hinga mengajak saya bertemu " tanya perempuan itu membuat Kevin gugup .


" em itu sebelumnya saya minta maaf soal ini , sebenarnya tadi yang mengirim pesan kepada anda bukan saya ta tapi Flo " jelas Kevin


" ja jadi ... oh dasar anak nakal " kesal Cika

__ADS_1


__ADS_2