Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
Ciuman


__ADS_3

Malam hari Flo baru pulang , karena setelah kuliah ia pergi jalan bersama sahabatnya , kini dengan badan yang terasa lengket Flo langsung menuju kamarnya , menghiraukan monik yang menyapanya , ya monik masih ada di sana membuat mood Flo hancur saat pertama kali menginjakkan langkahnya .


Di bathtub kamar mandi Flo berendam sambil memikirkan sikap kevin yang sejak tadi pagi terasa sangat aneh , sejak keluar dari unit apartemen Gavin , entah apa yang membuatnya seperti itu ada apa ya dengan kak kevin apa aku ada salah ....


" sayang " panggil monik sambil bergelanyut manja dilengan kekar Gavin yang sedang mengerjakan pekerjaannya di laptop .


" hemm "


" sepertinya keponakan mu tidak menyukai ku " kata Monik membuat Gavin menoleh kearahnya .


" biarlah dia memang seperti itu dengan orang yang baru ia kenal " jawab Gavin kembali lagi ke laptop .


" aku harap aku bisa dekat dengannya " kata Monik .


Selesai berganti baju Flo langsung keluar kamar ia mencari keberadaan Gavin yang mungkin ada di kamarnya , dengan langkah malas Flo berjalan menaiki tangga menuju kamar Gavin yang berada di atas .


*Cek*lik ..Suara pintu yang terbuka membuat kedua pasang mata menoleh , terlihat Flo dengan celana pendek yang memperlihatkan paha putih nan mulus serta kaos oversizi berwarna putih dengan rambut panjangnya yang di gelung memperlihatkan leher jenjang miliknya .


Dia benar - benar berubah ..


" flo " panggil Monik .


" aku lapar " kata Flo yang langsung melangkah mendekat kearah keduanya dan mendudukan dirinya di pangkuan Gavin membuat sang empu terkejut di buatnya .


" flo " kaget Gavin .


" aku lapar " kata Flo dengan wajah tanpa dosanya .


" kamu lapar ? kebetulan kami juga belum makan , kalo begitu aku akan masak untuk kalian dan kita makan malam bersama " kata Monik .


" baiklah " jawab Flo


Makan malam berlangsung dengan Flo yang membuat ulah dengan segala kejahilannya , seperti minta disuapin Gavin hingga mencium Gavin yang membuat sang empu hanya bisa pasrah dengan kelakuannya meski awalnya ia di buat tersedak dengan tingkah Flo , mau marah pun tak ada gunanya .


Monik ? tentu wanita itu hanya diam karan dia fikir Flo adalah keponakan Gavin seperti yang diceritakan Gavin padanya tanpa ada rasa curiga sedikit pun .


Malam makin larut , Monik masih setia di apartemen Gavin , membuat Flo kesal di buatnya .


" ini sudah malam tante nggak pulang " tanya Flo polos , sebenarnya gadis itu ingin sekali Monik pulang kalo bisa mengusirnya .


" em ... i ..."

__ADS_1


" dia akan menginap disini " Sahut Gavin .


Sial .... menurutmu aku akan membiarkannya bodoh jika aku membiarkannya batin Flo .


" a apa boleh sama flo " tanya Monik dengan senyum .


Ih jijik gue batin Flo


" boleh "


" benarkah " jawab Monik senang


" iya tapi tante tidur sama Flo ya " jawab Flo .


" ke ... em baiklah " jawab Monik .


Sial ruba ini , ah nggak apalah bisa diatur kalo rubah kecil ini sudah tidur dengan nyenyak batin Gavin .


" udah tan kita tidur dikamar flo , flo sudah ngantuk " kata Flo sambil menyeret Monik kekamarnya namun langkahnya terhenti kala ia memikirkan sesuatu seringai tergamabr di wajahnya .


" nggak jadi di kamar flo gimana kalo di kamar om kita tidur bertiga " kata Flo .


" iya bertiga " jawab Flo " ayo om " ajak Flo yang kali ini menyeret kedua orang dewasa itu .


Di tempat lain Kevin yang tengah berdiri di balkon rumahnya menatap langit yang terang dengan bintang dan bulan yang bersinar terang Kenapa hujan tidak turun lagi batinnya yang entah kenapa ia begitu menginginkan hujan turun di malam ini .


Sial kenapa aku memikirkannya , dan kenapa aku bisa sekesal itu tadi bukankah itu wajar bagi sepasang suami istri batin Kevin .


Mengingat bagaimana ia mengabaikan Flo setelah keluar dari rumah Gavin , dan membuat Flo bingung di buatnya berkali - kali gadis itu menanyakan ada apa dengannya tapi Kevin terus mengabaikannya Aku sudah gila batinya lagi .


Kamar yang luas serta kasur yang besar cukup untuk bertiga , semua sesuai apa yang di pikirkan Fli ia tidur di tengah dengan Gavin dan Monik yang berada di kanan kirinya , kesempatan itu Flo ambil dengan ia yang terus memeluk Gavin dan menenggelamkan wajahnya di dada bidang membuat sang empu lagi - lagi di buat resah oleh gadis kecil itu .


Berbeda dengan monik yang tidur di sebelah kiri Flo yang menghadap kerah Flo yang membelakanginya .


" pasti dia merindukan kedua orang tuanya " kata Monik sambil mengelus lembut kepala Flo yang sudah tertidur .


" mu mungkin " jawab Gavin membuat Monik menatap kearah matanya .


" hati sudah malam mari kita tidur " kata Monik yang langsung memejamkan matanya dengan satu tangan yang ia buat bantal dan dan tangan satunya memeluk Flo dati belakang .


Kamu memang sangat baik dan perhatian ..

__ADS_1


Pagi hari yang cerah Flo bangun pagi bersama Monik yang sudah bersiap siap didapur , sedangkan Flo ia pergi mandi bersiap untuk kuliah .


Selesai Flo mandi dan bersiap ia langsung kembali ke kamar Gavin , membangunkan lelaki dewasa itu yang pastinya masih tidur .


Samlai di kamar Gabin Flo langsung membangunkan Gavin .


" sayang bangun " pangil Flo dengan terus mengelus wajah Gavin , senyum tertatik di wajahnya akal kancilnya kembali berjalan .


" hemm " dehem Gavin tapi ia asih engan membuka matanya .


" sayang " panggil Flo di telinga Gavin .


" ....."


Cup .... lalu ciuman lembut mendarat dipipi Gavin .


" sayang bangun " panggilnya lagi .


" sebentar sayang "


" sayang ? " gumam Flo alisnya berkerut karena panggilan Gavin .


apa dia mengira aku adalah tante monik batin Flo kesal


Flo langsung mencium Gavin dengan kasar , Cup ....Cup ...Cup ... tiga kecupan mendarat di pipi kana kiri Gavin dan berahir dibibir lembut lelaki dewasa itu cukup lama Flo melakukan di bagian itu dan tiba tiba - tiba Flo dikejutkan dengan reaksi Gavin yang mengunci kepalanya dan menekan sedikit dalam , bibir lembut Gavin mulai mencium ******* dan bermain - main dengan bibir milik Flo .


Flo yang terkejut hanya bisa terdiam dan pasrah dengan apa yang terjadi matanya membulat sempurna .....


Tak hanya itu kini Gavin tanpa membuka matanya lelaki dewasa itu menarik tubuh kecil Flo masuk kedalam pelukannya dan memperdalam ciumannya , entah kenapa Gavin begitu menikmati ciuman itu hinga ia tak ingin melepasnya .


Tangannya tak tinggal diam Gavin mulai menggerayangi Flo , membuat Flo terkejut dibuatnya , kini ia berusaha keluar dari pelukan Gavin , namun pelukan itu semakin erat , dan kini Gavin Gavin mengubah posisi menindihi Flo .


Ciuman Gavin makin ganas dan membuat Flo merasa takut entah kenapa ia meneteskan air matanya , ia kembali berusaha lepas tapi itu sia - sia karena Gavin kini mengunci kedua tangannya dan kakinya yang di himpit dengan kedua kaki Gavin .


Ciuman Gavin terlepas kini ia turun di leher jenjang Flo .


" hiks om lepas , lepaskan flo " ucao Flo dengan tangis , membuat Gavin menghentikan kegiatanya dan mencernak apa yang ia dengar .


" lepaskan flo hiks hiks " suara itu lagi yang di dengar Gavin mulai membuka matanya dengan pelan dan melihat siapa yang berada di bawahnya .


Flo batin Gavin terkejut melihat Flo yang menangis di sana .

__ADS_1


__ADS_2