
Berhari - hari Flo dengan telaten merawat Gavin hinga benar - benar sembuh , dan kini hubungan keduanya kembali normal awalnya Gavin yang dingin dan jarang berbicara dengan Flo , kini hubungan mereka kembali membaik semakin erat tak seperti sebelumnya , Flo yang selalu membuat ulah dan Gavin yang selalu sabar dengan ulah Flo . Mereka semakin dekat satu sama lain , saling bercerita dan saling menyemangati .
Seperti saat ini Gavin yang sibuk mengajari Flo materi kuliah yang tidak di mengerti Flo .
" om bisa apa nggak sih " tanya Flo yang sudah tidak sabar lagi .
" sebentar Flo biar saya baca dulu materinya kamu ini minta di ajarin kok kayak gitu "
" hemmm "
" makanya kamu itu kalo ada dosen menjelaskan didengarkan gini kan jadinya , sudah dengerin jadi ini itu ..."
Gavin menjelaskan materi dengan sangat telaten tapi tanpa ia sadari Flo sudah tertidur pulas dengan berbantalkan buku .
" sudah mana yang bel...." ucap Gavin yang terpotong kala melihat Flo yang sudah molor .
" jadi aku menjelaskan dati tadi dianya tidur " dengan pelan Gavin mengambil Buku yang dibuat bantal lalu mengangkat Flo memindahkan posisinya agara tidurnya anyaman , untung mereka belajar didalam kamar diatas kasur jadi Gavin tak harus susah payah menggendong Flo .
Diselimuti tubuh kecil itu lalau merapikan kasur, ia kembali menatap lekat wajah mengemaskan saat ia sudah berbaring disamping Flo , dengan lembut jari tangannya menyentuh wajah dan terahir bibir ceri milik Flo Cup ..
" bibir ini " gumamnya dengan senyum .
" manis " satu kata yang mengambarkan rasa .
Ciuman yang terjadi karena tidak sengaja itu membuahkan candu bagi Gavin .
" selamat tidur mimpi yang indah " ucap Gavin .
Pagi hari seperti biasa Flo memasak dan menyiapkan sarapannya , kini ia bekerja layaknya seorang istri .
" OM CEPAT TURUN FLO UDAH LAPAR " teriak Flo seperti biasa suara keras yang mengisi seluruh ruangan .
" has dasar anak itu ..." gumam Gavin , dengan cepat lelaki dewasa itu segera turun jika tidak Flo akan membuat ulah dipagi hari .
Ceklik .... suara pintu terbuka kala Flo dan Gavin menikmati makanannya .
" sayang " panggil suara itu yang membuat Flo dan Gavin menoleh .
Dengan senyum manja Wanita itu berlari dan langsung memeluk Gavin yang tengah berdiri akan menyambutnya , Cup ... kecupan lembut Gavin dapatkan , siapa lagi kalo bukan Monik .
" ehem .." dehem Flo yang membuyarkan adegan mesra didepanya , pasalnya itu bukan sekedar kecupan melainkan ******* .
" oh eh Flo maaf " kata Monik saat Gavin melepas cumanya .
" tan ayo makan ini flo yang masak " tawar Flo .
" benarkah " tanya monik yang dijawab anggukan oleh Flo .
Kenapa saat semua terasa baik baik saja kini kembali sangat menyakitkan batin Flo sambil memakan makananya .
" wah rasanya enak sekali ternyata kamu bisa masak juga "
" terimakasih atas pujiannya, flo baru belajar dan flo belajar memasak buat orang yang flo cinta " kata Flo yang membuat Gavin tersedak .
" sayang pelan kalo lagi makan " kata Monik sambil menyodorkan air minum untuk Gavin .
" tau udah tua makan juga nggak hati hati " sahut Flo dengan sewot .
" flo " panggil Gavin .
" tante kapan pulang "
" kemarin malam "
__ADS_1
" oh " jawab flo .
" aku mau berangkat " kata Flo yang langsung mengambil tasnya .
" tunggu makanan kamu belum habis "
" udah kenyang " jawab Flo yang langsung berpamitan tak lupa ia mencium bibir Gavin ciuman itu memang sudah biasa mereka lakukan beberapa hari ini dan Flo ia sudah terbiasa dengan Gavin yang entah tiba - tiba menciumnya tapi kali ini bukan Gavin dulu yang menciumnya tapi Flo , membuat Gavin sedikit terkejut pasalnya gadis itu menciumnya di depan Monik untung kekasihnya tidak melihatnya .
" tunggu flo aku ...."
" tan aku udah nggak ada waktu kedua sahabatku sudah menunggu dikamlus pasti dia tengah mengomel dan kak kevin dia pasti sudah ada di bawah " jawab Flo yang langsung keluar .
" yah padahal aku mau memberikan oleh - oleh ini " gumam Monik sambil meletakkan sebuah paper bag .
Sampai dibawah Flo dengan wajah ditekuknya semakin dibuat kesal karena tidak mendapati Kevin dibawah , makin emosi lagi saat kevin tidak mengangkat telponnya .
" sial terus gue harus gimana , masak gue jalan kaki kembali kesana juga nggak mungkin pasti mereka ah sial "
Dengan langkah kesal Flo berjalan kehalte yang lumayan jauh , mau bagaimana lagi sepertinya hari ini dia harus naik angkutan umum .
Tin .... Tin suara klakson yang menghentikan langkah Flo .
" flo " panggil Kevin
" .... "
" kamu mau kemana " tanya Kevin baru keluar dari mobilnya .
" ya kuliah lah emang mau kemana lagi " ketus Flo yang langsung ditertawakan Kevin .
" ngapain kakak tertawa " tanya Flo yang merasa heran dengan Kevin .
" kamu lupa ya "
" bukankah kamu kemarin bilang kalo hari ini libur , kamu tidak ada kelas " jelas Kevin yang membuat Flo merasa malau saat mengingatnya , ya hari ini dan besok Flo tidak ada kelas .
Pantesan tadi kak kevin nggak ada di menjemputnya ..batin Flo sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
Ini itu gara - gara si tante sial banget sih tu wanita kenapa pake kesana juga sih batin Flo
"terus kakak mau kemana ? "
" aku mau menjemput tuan gavin "
" ngapain " jawab Flo .
" sekantor lah flo " belum sempat Kevin .
" oh " jawab Flo yang membuat Kevin tersenyum .
" kak aku mau ikut " kata Flo yang langaung berjalan masuk kedalam mobil .
" ngapain " tanya Kevin
" ya mau ikut aku bosan kalo di rumah terus lagian Tee dan Farel kuliah terus Mike masih di rumah orang tuanya "
" tapi Flo ini bekerja " kata Kevin .
" bodoh amat " jawab Flo membuat Kevin hanya bisa pasrah .
Kembali ke depan gedung apartemen , terlihat Gavin yang keluar bersama Monik yang bergelanyut manja di lengan Gavin , membuat Flo malas melihatnya .
" loh Flo " panggila Gavin melihat Flo berada di dalam mobil dudu tepat di samling kursi kemudi .
__ADS_1
" kamu tidak kuliah flo " tanya Angel .
" ....." bukan menjawab Flo malah pura - pura tidak mendengarnya .
" flo " panggil Gavin lagi .
Kevin hanya bergeleng pelan sambil menjalankan mobilnya .
" tidak tuan nona flo lupa jika hati ini jam kelasnya kosong " jawab Kevin .
" hemm ... lalu sekarang kamu mau kemana Flo "
" ikut kak kevin " ketus Flo "
" tidak bisa begitu kevin dan aku ma "
" bodoh amat " jawab Flo yang membuat Gavin hanya bisa pasrah , namanya juga Flo , Monik hanya tersenyum sambil mengelus lengan Gavin mengisyaratkan untuk bersabar .
" oh iya flo tadi tante bawa oleh - oleh buat kamu sudah tante taruh di kamar , semoga kamu suka "
" makasih " jawab Flo tanpa menoleh sedikitpun .
Di perjalanan Gavin dan Monik terlihat begitu mesra membuat Flo di buat kepansan tebakar dengan api .
" kak Kevin berhenti " kata Flo .
" kenapa " tanya Kevin .
" berhenti saja kenapa sih " jawab Flo , mobil berhenti tepat di pinggir jalan Flo keluar dan menutup mobil dengan kasar .
" dah pergi sana " usir Flo .
" flo ka .." kata Gavin yang terpotong
" flo kamu mau kemana " tanya Kevin dengan wajah khawatir .
" aku mau jalan sudah sana pergi " kata Flo dan berjalan pergi dengan wajah cemberutnya , Kevin turun dari mobil dia tau jika Flo sedang kesal dengan Gavin dan Monik , tapi turun di pinggir jalan seperti ini juga tidak baik .
" flo tunggu aku mau kemana " tanya Kevin .
" aku mau pergi "
" iya pergi kemana "
" ke manapun yang penting nggak lihat mahluk jelek itu " kata Flo dengan cemberut , mendengar itu kevin ingin sekali tertawa tapi ia tahan .
" terus kamu mau pergi kemana "
" ke cafe ketemu kak cika " jawab Flo , benar saja jalan ini memang jalan menuju cafe biasa Flo dan temannya nongkrong .
" ya sudah kalo sudah selesai marahnya kamu hubungi kakak biar kakak jemput "
" hemm " jawab Flo .
" ya sudah aku pergi dulu " Kata Kevin .
" sepertinya kevin bisa dengan muda membujuk flo " Kata Monik saat melihat reaksi Kevin dan Flo .
" hemm kevin memang anak yang penyabar "
" tidak sepertimu " kata Monim .
" apa ? "
__ADS_1
" meski begitu aku tetap mencintaimu " tepis Monik .