Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
Gavin


__ADS_3

Kejadian tadi pagi membuat Gavin tidak fokus dengan pekerjaannya , sejak baru datang dari Kantor hingga sore hari saat Meeting tengah berlangsung , Gavin malah tidak memperhatikan ia benar - benar kehilangan fokus karna kepikiran kejadian tadi pagi dimana ia masih terbayang wajah Flo yang menagis karena keceronobannya .


Namun jika di pikir ulang Gavin sangat menikmatinya , bibir yang terasa manis serta kenyal itu begitu nikmat , Rasanya begitu berbeda dengan milik sang kekasih .


" tuan " panggil kevin saat presentasi sudah selesai .


" oh oh i iya " gugup Gavin saat tersadar dari lamunannya .


" gimana menurut tuan " tanya Felix .


" em .."


Sial ...batin Gavin


" tuan apakah ada sesuatu yang menggangu anda hari ini " tanya Kevin .


" kita lanjut meeting besok " ucap Gavin langsung berdiri dan pergi meninggalkan ruang membuat Kevin bingung dengan tingkah bosnya yang tidak seperti biasanya , bukan hanya Kevin tapi semua karyawan diruangan itu .


" felix " panggil Kevin .


" iya"


" aku akan mengatur ulang jadwal tuan , kamu siapkan berkas - berkas pentingnya "


" baik " jawab Felix .


Diruangan CEO , Gavin masih saja memikirkan itu , ia terlihat seperti seorang yang tengah frustasi , wajahnya terlihat kacau karena rasa bersalah , aku benar benar pedofil bagai mana bisa aku melecehkan anak kecil , dan aku begitu menikmatinya .


" hah sial " kesal Gavin


Ceklik .... suara pintu yang terbuka menampakkan sosok paruh baya tengah memasuki ruang dengan wajah sumringah .


" Gavin " panggil Angel , yang tidak dihiraukan oleh sang putera yang masih duduk dengan pikiran kacau .


" Gavin " panggilnya lagi kali ini Angel lebih dekat sambil menepuk pelan pundak putranya yang tengah menghiraukan kedatangannya , dan membuat Gavin terkejut dengan apa yang di lakukan Angel .


" Flo " kaget Gavin


" flo ? " tanya Angel

__ADS_1


" oh momm "


" emm ... mentang - mentang udah nikah dengan gadis cantik sampai mama dilupakan " omel Angel sambil menjewer putranya


" aw ... aw momm lepas ti tidak gitu maksudnya Gavin "


" kalo bukan maksudnya kenapa nggak pernah pulang kerumah apa lebih senang berduaan dengan istri muda dibanding ketemu momm yang sudah tua ini , kamu ya dulu aja disuruh nikah sulitnya minta ampun giliran dapet yang muda dan cantik aja momm dan dadd dilupain " omel Angel lagi .


" bu bu ..."


Ceklik ..


" ada apa momm " tanya Charles saat baru tiba diruangan Gavin dan melihat sang istri tengah menjewer putranya sambil mengomel .


" huh tanyakan saja pada putramu itu " kata Angel .


" gavin ada apa "


" bukan apa apa dadd momm hanya salah faham " jawab Gavin sambil menggosok telinganya yang terasa panas karena ulah mommnya .


" salah faham apanya " sahut Angel ketus .


" kenapa ? apa momm nggak boleh kesini " tanya Angel .


" mom dan dadd kesini mau ngajak kamu sama Flo makan malam " jawab Charles .


" ta ..."


" tidak ada tapi - tapian " kata Angel .


" Gavin masih banyak pekerjaan "


"kan ada Kevin dan Felix " kata Angel .


" tapi momm mere ..."


" sudahlah jangan banyak alasan lagian felix yang dipindah tugaskan disini , dia bukan orang sembarangan " sahut Angel .


" benar kata momm jadi jangan meragukan orangnya dadd , felix pemuda yang luar biasa seharusnya dia dipindah tugaskan di perusahaan dadd "

__ADS_1


Benar juga kata momm dan dadd pemuda itu sangat bisa diandalkan bahkan dilihat dari datanya dia sangat unggul aku saja kalah dengannya ... batin Gavin yang mengakui kehebatan Felix .


" ya sudah kita berangkat sekarang dan jemput flo di kampus " kata Angel semangat .


" baiklah " jawab Gavin dengan lemas ia yidak tau bagimana ia bisa menghadapi semuanya saat bertemu dengan Flo .


" mom dan ded tunggu di bawah kamu cepatlah menyusul " kata Cahrels , kedua orang tuanya keluar terlebih dulu sedangkan Gavin tengah terduduk mengambil nafas .


" bagaimana caraku menghadapinya nanti " gumam Gavin tanpa ingin berdiri menyusul kedua orang tuanya .


Bayangan Flo menangis masih tergambar jelas di pikirannya hufffff .... " kenapa aku begitu bodoh tanpa sadar membuat gadis kecil menangis aku seperti seorang lelaki yang brengsek " gumamnya .


" hah sudahlah " gumam Gavin lagi yang langsung bangkit dati duduknya dan berjalan keluar , sebelum ia menyusul kedua orang tuanya Gavin hendak menemui Kevin terlebih dulu mengatakan soal kepergiannya dan menyuruh nya untuk mengundurkan semua jadualnya .


Namun saat ia baru akan melangkah ke ruangan yang berada tidak jauh dari ruang kerjanya , langkahnya tertahan karena orang yang ingin ia temui baru saja keluar dari ruangannya .


" mau kemana kamu " tanya Kevin .


" menjemput flo " jawab Kevin


" menjemput flo? "


" ya bukankah itu tugas yang tuan perintahkan "


" tugas ? bukankah tugas itu sudah selesai setelah mengetahui siapa om - om yang di sukai rubah kecil itu " kata Gavin membuat Kevin terdiam , benar Gavin menyuruh kevin mengantar jemput hanya untuk mencari tau siapa om - om yang di sukai Flo , hanya sebatas itu setelah tau tugas itu tidak berlaku lagi dan kevin bisa kembali bekerja seperti biasanya .


" oh oh aku tau " kata Gavin dengan senyum membuat Kevin mengerutkan dahinya .


" kamu menyukainya "


" ti tidak be be.."


" sudahlah aku pernah mengatakan kepadamu jika kamu mau kamu bisa mengambilnya " kata Gavin lagi sambil menepuk pundak sepupu sekaligus asistennya itu .


" tapi untuk saat ini kamu tidak bisa menjemputnya karena aku sama mom dan ded akan menjemputnya kami akan pergi bersama mungkin makan malam " kata Gavin


" sudah lebih baik kamu bekerja lagi " kata Gavin sambil berlalu dari Kevin yang masih berdiri menatapnya .


Apa dia menganggap istrinya barang yang bisa di ambil begitu saja , aku harap kamu tidak menyesalinya nanti ... batin Kevin

__ADS_1


__ADS_2