
Kejadian tadi pagi membuat Gavin tidak fokus dengan pekerjaannya , sejak baru datang dari Kantor hingga sore hari saat Meeting tengah berlangsung , Gavin malah tidak memperhatikan ia benar - benar kehilangan fokus karna kepikiran kejadian tadi pagi dimana ia masih terbayang wajah Flo yang menagis karena keceronobannya .
Namun jika di pikir ulang Gavin sangat menikmatinya , bibir yang terasa manis serta kenyal itu begitu nikmat , Rasanya begitu berbeda dengan milik sang kekasih .
" tuan " panggil kevin saat presentasi sudah selesai .
" oh oh i iya " gugup Gavin saat tersadar dari lamunannya .
" gimana menurut tuan " tanya Felix .
" em .."
Sial ...batin Gavin
" tuan apakah ada sesuatu yang menggangu anda hari ini " tanya Kevin .
" kita lanjut meeting besok " ucap Gavin langsung berdiri dan pergi meninggalkan ruang membuat Kevin bingung dengan tingkah bosnya yang tidak seperti biasanya , bukan hanya Kevin tapi semua karyawan diruangan itu .
" felix " panggil Kevin .
" iya"
" aku akan mengatur ulang jadwal tuan , kamu siapkan berkas - berkas pentingnya "
" baik " jawab Felix .
Diruangan CEO , Gavin masih saja memikirkan itu , ia terlihat seperti seorang yang tengah frustasi , wajahnya terlihat kacau karena rasa bersalah , aku benar benar pedofil bagai mana bisa aku melecehkan anak kecil , dan aku begitu menikmatinya .
" hah sial " kesal Gavin
Ceklik .... suara pintu yang terbuka menampakkan sosok paruh baya tengah memasuki ruang dengan wajah sumringah .
" Gavin " panggil Angel , yang tidak dihiraukan oleh sang putera yang masih duduk dengan pikiran kacau .
" Gavin " panggilnya lagi kali ini Angel lebih dekat sambil menepuk pelan pundak putranya yang tengah menghiraukan kedatangannya , dan membuat Gavin terkejut dengan apa yang di lakukan Angel .
" Flo " kaget Gavin
" flo ? " tanya Angel
__ADS_1
" oh momm "
" emm ... mentang - mentang udah nikah dengan gadis cantik sampai mama dilupakan " omel Angel sambil menjewer putranya
" aw ... aw momm lepas ti tidak gitu maksudnya Gavin "
" kalo bukan maksudnya kenapa nggak pernah pulang kerumah apa lebih senang berduaan dengan istri muda dibanding ketemu momm yang sudah tua ini , kamu ya dulu aja disuruh nikah sulitnya minta ampun giliran dapet yang muda dan cantik aja momm dan dadd dilupain " omel Angel lagi .
" bu bu ..."
Ceklik ..
" ada apa momm " tanya Charles saat baru tiba diruangan Gavin dan melihat sang istri tengah menjewer putranya sambil mengomel .
" huh tanyakan saja pada putramu itu " kata Angel .
" gavin ada apa "
" bukan apa apa dadd momm hanya salah faham " jawab Gavin sambil menggosok telinganya yang terasa panas karena ulah mommnya .
" salah faham apanya " sahut Angel ketus .
" kenapa ? apa momm nggak boleh kesini " tanya Angel .
" mom dan dadd kesini mau ngajak kamu sama Flo makan malam " jawab Charles .
" ta ..."
" tidak ada tapi - tapian " kata Angel .
" Gavin masih banyak pekerjaan "
"kan ada Kevin dan Felix " kata Angel .
" tapi momm mere ..."
" sudahlah jangan banyak alasan lagian felix yang dipindah tugaskan disini , dia bukan orang sembarangan " sahut Angel .
" benar kata momm jadi jangan meragukan orangnya dadd , felix pemuda yang luar biasa seharusnya dia dipindah tugaskan di perusahaan dadd "
__ADS_1
Benar juga kata momm dan dadd pemuda itu sangat bisa diandalkan bahkan dilihat dari datanya dia sangat unggul aku saja kalah dengannya ... batin Gavin yang mengakui kehebatan Felix .
" ya sudah kita berangkat sekarang dan jemput flo di kampus " kata Angel semangat .
" baiklah " jawab Gavin dengan lemas ia yidak tau bagimana ia bisa menghadapi semuanya saat bertemu dengan Flo .
" mom dan ded tunggu di bawah kamu cepatlah menyusul " kata Cahrels , kedua orang tuanya keluar terlebih dulu sedangkan Gavin tengah terduduk mengambil nafas .
" bagaimana caraku menghadapinya nanti " gumam Gavin tanpa ingin berdiri menyusul kedua orang tuanya .
Bayangan Flo menangis masih tergambar jelas di pikirannya hufffff .... " kenapa aku begitu bodoh tanpa sadar membuat gadis kecil menangis aku seperti seorang lelaki yang brengsek " gumamnya .
" hah sudahlah " gumam Gavin lagi yang langsung bangkit dati duduknya dan berjalan keluar , sebelum ia menyusul kedua orang tuanya Gavin hendak menemui Kevin terlebih dulu mengatakan soal kepergiannya dan menyuruh nya untuk mengundurkan semua jadualnya .
Namun saat ia baru akan melangkah ke ruangan yang berada tidak jauh dari ruang kerjanya , langkahnya tertahan karena orang yang ingin ia temui baru saja keluar dari ruangannya .
" mau kemana kamu " tanya Kevin .
" menjemput flo " jawab Kevin
" menjemput flo? "
" ya bukankah itu tugas yang tuan perintahkan "
" tugas ? bukankah tugas itu sudah selesai setelah mengetahui siapa om - om yang di sukai rubah kecil itu " kata Gavin membuat Kevin terdiam , benar Gavin menyuruh kevin mengantar jemput hanya untuk mencari tau siapa om - om yang di sukai Flo , hanya sebatas itu setelah tau tugas itu tidak berlaku lagi dan kevin bisa kembali bekerja seperti biasanya .
" oh oh aku tau " kata Gavin dengan senyum membuat Kevin mengerutkan dahinya .
" kamu menyukainya "
" ti tidak be be.."
" sudahlah aku pernah mengatakan kepadamu jika kamu mau kamu bisa mengambilnya " kata Gavin lagi sambil menepuk pundak sepupu sekaligus asistennya itu .
" tapi untuk saat ini kamu tidak bisa menjemputnya karena aku sama mom dan ded akan menjemputnya kami akan pergi bersama mungkin makan malam " kata Gavin
" sudah lebih baik kamu bekerja lagi " kata Gavin sambil berlalu dari Kevin yang masih berdiri menatapnya .
Apa dia menganggap istrinya barang yang bisa di ambil begitu saja , aku harap kamu tidak menyesalinya nanti ... batin Kevin
__ADS_1