
Hari kian berlalu namun kisah Zayn dan Bee baru akan di mulai kembali.
Bee merutuki dirinya tentang kejadian malam itu, dimana Zayn dengan berani mencium bibirnya pada sebuah kesempatan dalam kesempitan, bahkan Zayn sama sekali tidak menyesali perbuatannya, ia merasa kembali bergairah setelah mencicipi bibir manis itu setelah sekian lama.
Iya, Zayn merasa semangat hidupnya kembali gairahnya sebagai lelaki muncul seiring berjalannya waktu dimana ia bisa menyaksikan wajah cantik Bee di setiap hari kerja nya, selama lima tahun terakhir bahkan Zayn tidak pernah menghilangkan wajah Bee dalam hati dan pikirannya.
Pada kenyataan bahwa memang Zayn tidak menceraikan Kasih karena ia menghormati orangtuanya, namun selama lima tahun pula Zayn hanya sekali menjamah tubuh Kasih itu pun dalam keadaan mabuk dan frustasi, ia melakukannya hanya untuk melepaskan kewajibannya sebagai suami sah dari wanita itu, bahkan Zayn melakukannya dengan terus membayangkan wajah Bee, Zayn pun menyelesaikan permainan itu tanpa meninggalkan benihnya di rahim Kasih, bagaimana Kasih bisa hamil seperti yang di impikan orangtuanya.
Terasa kejam memang apa yang telah Zayn lakukan pada Kasih meski tidak ada cinta diantara keduanya, memang benar Kasih sudah tidak perawan ketika menikah dengan Zayn, namun terasa sangat keterlaluan selama lima tahun tidak memberikan nafkah batin pada istrinya itu.
Lagi-lagi entah terbuat dari apa hati perempuan itu, Kasih tidak mempermasalahkan hal tersebut karena memang ia menikah dengan Zayn pun terpaksa hanya untuk memenuhi wasiat itu saja sama seperti Zayn.
Namun dibalik itu semua, Kasih berniat hanya menginginkan harta pria itu saja, Kasih mendapatkan kehangatan ranjang dari pria lain, iya Kasih memiliki pacar yang hingga saat ini tidak terendus oleh keluarga Zayn.
Wanita ini begitu mulus menjalankan aksinya, Zayn mengetahui hal itu, ia membebaskan Kasih berbuat semuanya asal tidak menuntut Zayn untuk memberikan cinta dan kehangatan ranjang karena itu akan mustahil Zayn kabulkan.
__ADS_1
Karena itu pula Zayn tidak membatasi Kasih menghabiskan uangnya, pria ini hanya menjalani takdir buruknya selama lima tahun ini karena ia tidak bisa menemukan wanita yang mengikat hatinya begitu kuat, sebab ia tidak berhasil menemukan dimana Bee berada sampai takdir itu kembali berpihak padanya setelah hampir dua bulan ini hidupnya kembali ketika bertemu cintanya.
Berbeda dengan perawat cantik berhijab ini, Bee masih bersikap dingin dan tidak menanggapi Zayn yang terus mendekatinya.
Pada hari ini Bee genap berusia 23 tahun, ia tidak menyadari bahwa teman sejawat dan dokter Bayu sudah menyiapkan kejutan untuknya sebelum Bee kembali dari kamar pasien sedang melakukan tindakan keperawatan pada pagi ini.
Ketika Bee akan kembali ke meja perawat bersamaan dengan teman-temannya menyanyikan lagu ulang tahun bersama sebuah kue tart dengan lilin berangka 23 diatasnya.
Dina memegang kue, teman yang lain memegang balon berwarna pink berbentuk hati, ada yang berbeda dalam perayaan sederhana itu, Bee tersenyum haru ia mengusap sudut matanya yang berair.
"Ayo berikan potongan pertama pada dokter Bayu, dia yang menyiapkan ini semua" ucap Dina.
Bee terkesiap, ia merasa canggung namun tetap ia hargai usaha Bayu maka dari itu Bee menyuapi Bayu potongan kue pertama tersebut diiringi tepuk tangan dan sorakan dari temannya.
Tanpa Bee ketahui, Zayn melihat adegan itu dengan tangan yang mengepal geram, rahang pria ini mengeras dadanya terasa sesak ketika Bee membalas senyum Bayu dengan manis.
__ADS_1
Pria ini memutuskan pergi dari sana dengan membawa kembali buket bunga mawar ditangannya dengan perasaan lesu sekaligus marah.
"Bee.....aku kembali ingin menyatakan padamu bahwa aku serius dengan perasaanku, bisakah kau memberiku satu kesempatan lagi untuk membuka hatimu, aku akan membahagiakan mu Bee" ucap dokter Bayu serius didepan teman-teman Bee.
"Terima....terima....ayo Bee terima dokter Bayu" pekik Dina dan teman-temannya yang setuju mereka bersatu.
Bee tercekat, lidahnya kelu ingin bersuara, lama ia terdiam dengan pikiran yang berkecamuk, sejenak Bee memejamkan mata dan menarik napas dalam sebelum akhirnya ia memutuskan menganggukkan kepalanya.
Seketika suasana jadi heboh, dokter Bayu reflek memeluk Toni yang berada disampingnya.
"Yes....Yes.... aku berhasil Toni" ucap Bayu bahagia.
"Aduh....jangan memelukku juga dokter, ini menjijikkan" jawab Toni polos.
Semua tertawa kecuali Bee, perempuan ini merasa lain akan hal ini, namun ia mencoba menetralisirnya dengan pikiran positif bahwa ia harus mengambil keputusan tepat, terlebih ia tidak ingin terus terlibat dengan Zayn maka dari itu Bee berpikir dengan menerima Bayu dalam hidupnya bisa membuat Zayn akan menyerah mendekati gadis cantik ini.
__ADS_1