Ku Lepas Kau Dengan Ikhlas

Ku Lepas Kau Dengan Ikhlas
Chapter 40


__ADS_3

"Mama?"


"Siapa Kasih? kenapa wajahmu jadi merah? mama sudah mendengar semuanya, tidak ku sangka menantu yang ku sayang ini ternyata seorang pembohong besar" mama Zayn mulai emosi.


Mama Zayn ingin mengambil cucunya yang terus menangis namun Kasih dengan cepat mencegah dan menepis mertuanya itu dengan kasar.


"Kau sudah mendengarnya mama mertua yang cerewet, baiklah aku tidak akan berbasa basi lagi.....memang benar Rayyan bukan anakku, tapi anak dari putramu dan selingkuhannya" jawab Kasih tanpa takut.


"Apa? Kasih bicara yang jelas....Apa katamu? Zayn berselingkuh?" mama Zayn terkejut bukan main.


Kasih mengangguk seraya tertawa besar.


"Kau belum tuli mama mertua, Rayyan adalah anaknya Zayn dengan perempuan yang sudah ku hancurkan, Bee.....Zayn berselingkuh dariku putramu menikahi perempuan sialan itu tapi seperti yang kau lihat akulah yang berkuasa atas anak ini, Rayyan bukan anakku.....kau tahu putramu tidak pernah menyentuhku selama menikah bagaimana aku bisa mengandung? pria gila itu hanya mencintai mantan kekasihnya saja, aku pikir dengan memberinya kesempatan menikahi Bee dan mendapatkan Rayyan adalah hal yang menguntungkan bagiku karena perjanjiannya putramu tidak akan menceraikanku...."


"Tapi apa? dia malah menceraikanku sekarang....bukankah sudah tidak ada gunanya anak ini, aku juga tidak mendapatkan apapun dari kalian, aku akan menjual saja anak sialan ini biar kalian tahu siapa aku sebenarnya, kalian pikir aku takut....?"


Kasih mengambil Rayyan dalam keranjang bayinya, Rayyan masih terus menangis wajahnya sudah memerah sejak tadi.


"Kasih.....berikan cucuku, jangan seperti ini kita bisa bicara baik-baik, jangan sakiti cucuku dia sama sekali tidak bersalah, ayo berikan padaku, kau boleh meminta apapun" bujuk mama Zayn yang sudah cemas bukan main.


"Apa? memberikan apapun? aku sudah tidak membutuhkannya, aku terlanjur sakit hati sekarang.....hanya Rayyan yang bisa membayarnya, minggirlah....jika aku hancur Rayyan pun harus hancur" ucap Kasih dengan raut sulit diartikan, perempuan ini bahkan menepis kuat hingga mama Zayn tersungkur ketika akan mencegah mereka pergi.

__ADS_1


"Rayyan" pekik mama Zayn berurai airmata.


Perempuan paruh baya itu segera berdiri mencoba mengejar namun sia-sia karena selain faktor umur tentu Kasih sudah lebih dulu kabur dari sana membawa cucu kesayangan yang telah ia nanti-nantikan selama ini.


Mama Zayn kalang kabut, para pelayan pun dimarahinya karena tidak bisa mencegah Kasih, tentu saja para pelayan itu tidak tahu penyebabnya mereka pikir Kasih membawa anaknya pergi itu tidak salah bagi mereka yang melihat Kasih sebagai ibu dari Rayyan.


Perempuan paruh baya itu semakin cemas dan panik, ia menghubungi suaminya yang tengah rapat penting di rumah sakit, beruntung papa Zayn menerima panggilan itu tentu saja kakek Rayyan tersebut ikut panik mendengar cerita sang istri, memang benar papa Zayn sedikit mencurigai Kasih selama ini karena papa Zayn juga seorang dokter, sebab Rayyan sama sekali tidak mirip dengan menantunya yang bermata hitam pekat, sedang Rayyan memiliki bola mata cokelat yang tegas tentu tidak menuruni mata biru Zayn yang terang, namun pikiran itu ditepis mengingat tidak mungkin Rayyan memiliki ibu lain yang menuruni mata sama dengan cucunya itu, sekarang ia jadi mengerti bahwa memang benar Rayyan terlahir dari ibu bermata cokelat seperti dalam bayangannya.


Tangannya mengepal kuat, segera ia menghubungi anaknya Zayn yang tengah melakukan visit pasien di rumah sakit yang sama, tidak menuntut penjelasan dari putranya itu yang pria ini pikirkan hanya tentang cucunya yang sekarang dilarikan oleh Kasih.


Zayn begitu emosi dan marah setelah mendengar kabar dari papanya tentang Rayyan.


Berada di mobil yang sama, dua pria ini sibuk dengan pikiran masing-masing karena bukan saatnya untuk saling bertanya dan mengungkap jelas tentang pernikahan Zayn dan Kasih selama ini, mereka berfokus pada Rayyan saja untuk sekarang.


"Iya.....kau harus menjelaskan kenapa ini sampai terjadi Zayn, semuanya tanpa kecuali" jawab papa Zayn dingin.


Zayn membawa papanya menuju apartemen lamanya karena ia pikir Kasih pasti menuju kesana, dan benar saja ia memarkirkan mobilnya disamping mobil Kasih yang sudah terlihat di depan gedung apartemen.


Mereka berjalan setengah berlari menuju lift ke lift hingga sampai pada lantai tujuan mereka dimana Zayn dulu tinggal disana.


"Ha ha ha.....kita akan mati bersama Rayyan yang malang, kau sama malangnya dengan ibumu, kau lihat aku pun ketularan malangnya dari kalian berdua sialan....aku tidak mendapat apa-apa dari hadirnya dirimu anak rewel, kau dan ibumu sudah menghancurkan rencana yang sudah lama sekali ku tunggu"

__ADS_1


"Sekarang semuanya akan berakhir bayi tampan, kau bahkan sangat mirip dengan ibumu....kau menyebalkan Rayyan, seharusnya Zayn tidak menceraikanku karena aku tidak sanggup hidup tanpa uang.....tapi apa sekarang pria gila itu melepasku juga bukan? itu artinya kau pun harus lepas dari kehidupan mereka yang menyebalkan itu, ha ha ha" ucap Kasih lagi berbicara pada bayi yang semakin lemah dalam tangisnya karena sudah sangat lama Rayyan menangis dan tidak mendapat susu.


Kasih menelan banyak obat, narkoba yang biasa ia konsumsi dan disimpan di apartemen itu ketika sedang menginginkannya, perempuan ini sudah tidak peduli akan overdosis sebab itulah tujuannya kemari, ia ingin mati bersama anak Zayn dan Bee dalam keadaan yang membuatnya puas telah menghancurkan perasaan keluarga dari Rayyan jika mereka mendapati cucu kesayangan itu ikut mati menelan obat-obatan yang ia miliki, Kasih memang sudah gelap mata dan merasa gila jika mengingat surat cerai resmi dari Zayn tadi pagi, ia ingin menuntaskan dendamnya terhadap bayi yang tidak bersalah itu.


Namun baru saja ia akan memberikan obat itu pada Rayyan, Zayn lebih dulu mencegah dan mendorongnya menjauh dari putra tercinta.


Papa Zayn mengambil kesempatan itu meraih dan menggendong cucunya itu seraya berjalan menjauh dari Zayn dan Kasih, tampak pula Zayn memegangi leher Kasih secara kasar seperti mencekik, Zayn benar-benar marah melihat perempuan gila itu ingin mencelakai putranya.


"Kau benar-benar membuatku kehilangan kesabaran Kasih.....jangan coba-coba kau menyentuh apalagi menyakiti putraku, beraninya kau ingin memberikan obat itu pada bayi yang sama sekali tidak berdosa" ucap Zayn geram sambil menggertakkan giginya.


Dan Rayyan seperti mengerti sedang berada ditangan yang tepat hingga bayi ini diam dan tidak menangis lagi, ia meringkuk nyaman didada kakek yang terus menenangkan dan mengusap punggungnya dengan pelan.


Zayn melepaskan leher Kasih ketika perempuan itu tampak lain pada wajahnya sepertinya obat yang ia telan mulai bereaksi, dan benar saja perempuan itu bahkan tidak bisa menjawab perkataan Zayn lagi, perasaannya melayang entah kemana tidak lama setelah itu mulutnya pun berbuih.


Iya Kasih meregang nyawa oleh ulahnya sendiri, dua pria itu menjadi saksi dimana riwayat istri dan menantu dalam keluarga itu berakhir dalam sekejap mata, iya benar-benar berakhir.


Perempuan bernama lengkap Laura Kasih Amanda itu telah overdosis sebab ulahnya sendiri.


Mati iya mati.


#####

__ADS_1


aduh ngeri yaa....


lanjut? jangan lupa tinggalkan jejak ya gaes....like koment dan vote nya jika berkenan makasih.


__ADS_2