Ku Lepas Kau Dengan Ikhlas

Ku Lepas Kau Dengan Ikhlas
Chapter 58


__ADS_3

Semua berduka, nenek Farida menghembuskan napas terakhirnya keesokan pagi, dimana nenek berusia genap 73 tahun itu tidak terbangun lagi dari tidurnya setelah pembicaraannya semalam dengan Zayn, Akbar dan Erina tentu lebih berduka dari siapapun, karena hanya nenek Farida yang mereka miliki dari keluarga ayahnya.


Lagi-lagi Akbar harus bersabar karena pernikahannya dengan janda cantik bernama Yasmin harus kembali ditunda setidaknya sampai masa berkabung usai setelah empat puluh hari ke depan.


Akbar sebenarnya sudah tidak bisa menunda, namun menghormati adat dan almarhumah neneknya terpaksa ia hanya bisa menurut saja bahwa menikah dalam keadaan berkabung tidaklah baik.


Sebelum berangkat ke Singapura karena Akbar tidak bisa meninggalkan pekerjaannya terlalu lama, pria ini bicara sesuatu pada Zayn tentang Bee yang akan tetap di tanah air sampai mereka menikah nanti.


Di bandara, terdapat dua orang pria yang masih bersaudara sepupu tengah berbicara sebelum keberangkatan Akbar menuju tempat berdomisili nya.


"Zayn.....terimakasih banyak, kau sudah melakukan yang terbaik untuk nenek, mungkin memang sudah waktunya setidaknya aku senang bahwa nenek meninggal di sini dan dimakamkan disamping nenekmu, itu yang dia inginkan sejak dulu, aku titip Erina jaga dia untukku...." ucap Akbar pada Zayn yang berdiri disampingnya dengan kedua tangan disaku.


"Tentu aku akan menjaganya dengan baik, dia juga adikku....kau berhati-hatilah, urus pekerjaan mu dengan baik, segera kembali dan menikahlah" jawab Zayn tersenyum.


"Oh.....aku sudah tidak sabar akan hal itu, mau bagaimana lagi empat puluh hari itu sangatlah panjang untuk orang yang menunggu, baiklah....aku akan datang sabtu dan minggu saja, ku harap kau tidak terlalu dekat dengan calon istriku, biar bagaimana pun aku tetap cemburu padamu Zayn...."


"Ck.....apa kau takut aku merebutnya darimu?" tanya Zayn seraya terkekeh.

__ADS_1


"Tidak....aku percaya padamu Zayn, kau saudaraku tidak mungkin kau merebut kebahagiaanku, kau tidak pernah melakukannya selama ini. Meski aku terlihat egois mengingat Rayyan butuh kalian berdua, namun salah kau sendiri yang melepaskannya jadi bukan salahku ingin membahagiakan Yasmin sekarang, benar tidak? kita akan menjadi orangtua yang akur untuk Rayyan, aku menyayanginya seperti anakku sendiri" jawab Akbar tersenyum menepuk pundak Zayn.


"Baiklah....kau terlalu banyak bicara brother, pergi sana" ucap Zayn mendorong tubuh Akbar agar segera masuk karena penggilan dari pihak maskapai telah berkumandang.


Akbar terkekeh, ia melambai tangan pada Zayn yang juga membalasnya dengan senyum tulus.


"Huh.....peluang untuk merebutmu benar-benar tertutup Bee" Zayn menghela napas panjang seraya berjalan menuju mobilnya berada.


******


Zayn memang menepati janjinya pada almarhum nenek Farida dan Akbar sendiri bahwa ia tidak akan terlalu dekat dengan mantan istri yang sekarang berstatus tunangan Akbar, hal ini membuat Bee sedih terlebih perempuan ini sudah sangat lama ingin mengajak Rayyan bermain bersamanya dan juga Zayn agar anak lelaki yang mau dua tahun itu merasakan kehadiran kedua orangtuanya, namun Zayn selalu menolak dengan berbagai alasan.


Bee terus saja mengumpat, ia baru saja mengetahui dari postingan akun sosial media milik Erina bahwa gadis itu tengah nongkrong bersama Zayn dan juga beberapa teman dokter mereka, Bee benar-benar kesal bagaimana lelaki itu bisa meluangkan waktu untuk pergi bersama Erina sedang Rayyan sendiri ia abaikan.


"Zayn kau benar-benar jahat, bisa-bisanya kau pergi bersama Erina dibanding aku dan Rayyan, oh....sayang mommy kesal, lihat daddy mu bahkan selalu menolak pergi bersama kita sekarang dia enak-enakan bersantai dengan bibi Erina, di restoran pula" kesal Bee bicara pada Rayyan yang setia bermain disampingnya.


"Ah....apa ini? apa aku cemburu? tentu saja aku cemburu, dia tidak pernah pergi dengan wanita manapun termasuk kak Kasih yang bahkan sudah lima tahun menikah namun tidak pernah pergi berdua, sekarang dia benar-benar berubah, Erina terlihat sekali ingin mendekati Zayn....awas saja jika peluk-peluk lagi" kembali Bee bertanya dan menjawab sendiri sambil giginya geram melihat photo-photo Zayn dan Erina yang tampak duduk berdekatan.

__ADS_1


Bee mengirim pesan pada Zayn jika Rayyan tengah menangis mencarinya, namun ia kembali dibuat kesal pria itu tidak membaca pesannya hingga satu jam berlalu.


"Apa dia tidak percaya anaknya menangis, ayo Rayyan menangislah cari daddy mu, ayo dengan kau menangis daddy akan pulang sayang ayo menangislah" ucap Bee pada Rayyan, bukannya menangis malah Rayyan tertawa geli mommy nya mengoceh saja sejak tadi.


Bee bertambah kesal.


"Kau dan daddy mu sama saja Rayyan....huh" Bee menghela napas kasar dibuat perasaannya sendiri.


######


Kok ditunda mulu yaaa nikahannya.


huh....author pusiing. lanjut aja deh.


hot daddy Zayn


__ADS_1


__ADS_2