Ku Lepas Kau Dengan Ikhlas

Ku Lepas Kau Dengan Ikhlas
Chapter 35


__ADS_3

Zayn mulai gusar disaat Kasih memainkan sandiwara didepan orang tuanya tentang perempuan itu tengah mengandung anak Zayn, rencana Kasih dijalankan tanpa persetujuan Zayn hingga pria ini terkejut dan bingung disaat kedua orang tuanya menyampaikan bahwa mereka sangat bahagia atas kehamilan istrinya itu.


Ingin sekali Zayn menyangkalnya namun tidaklah mudah karena Kasih sudah lebih dulu menguasai kedua orangtuanya, terlebih perempuan itu mengancam akan membongkar semua perbuatan Zayn yang tidak menganggap Kasih sebagai istri selama lima tahun dan memilih berselingkuh dengan mantan pacarnya Bee, hal ini lah yang membuat Zayn menjadi bungkam dan secara tidak langsung ia terjebak permainan Kasih, sebab tidak mungkin baginya merusak reputasi orangtuanya yang dari keluarga terhormat, tidak ada sejarah dalam keluarganya terdapat perselingkuhan apalagi menikah siri dan mempunyai simpanan.


Tentu saja akan menjadi aib jika Kasih menyebarkannya, apalagi ayah Zsyn seorang dokter senior terpandang dan memiliki beberapa rumah sakit. Semuanya menjadi rumit sekarang dimana ia harus mengimbangi orangtuanya yang tengah berbahagia dan semakin menyayangi Kasih, ia harus pula memperhatikan istri kesayangannya Bee yang benar-benar tengah mengandung buah hati mereka dalam diam.


Bahkan istri pertamanya ini berhasil membujuk sang mertua untuk tinggal di singgasana orangtua Zayn, dengan begitu Kasih bisa lebih mudah mengontrol suaminya untuk lebih sering pulang bersamanya dibanding dengan Bee yang tiada siapapun tahu status perempuan malang itu, Zayn seakan termakan ulahnya sendiri yang meminta bantuan Kasih demi mendapatkan Bee, namun sekarang ia merasa akan sering menyakiti cintanya itu oleh karena tidak berkutik dalam permainan Kasih.


*****


Bee menjalani harinya seperti biasa, karena sudah tidak bekerja lagi ia menyibukkan diri dengan berkebun sayur dan buah di halaman belakang rumahnya, ditemani seorang pelayan yang dipekerjakan suaminya untuk mengurus pekerjaan rumah tangga agar Bee tidak terlalu lelah.


Sudah memasuki usia tiga bulan kehamilan, Bee tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya sebab memang benar adanya Zayn lebih banyak mengahabiskan waktu bersama orangtuanya dan Kasih karena mereka tinggal satu rumah, Zayn tidak bisa berkilah setelah pulang dari rumah sakit ia harus langsung pulang ke rumah sebab mamanya tidak ingin menantunya kesepian dalam menjalani kehamilan, tentu saja menguntungkan bagi perempuan licik berwajah cantik seperti Kasih.


Kasih memanfaatkan kebahagiaan mertuanya untuk meraup keuntungan, perempuan ini berpura-pura mengidam hal yang berbau kemewahan, ia bahkan dengan sengaja memanasi Bee atas keberhasilannya memenangi Zayn beserta orangtua pria itu.


Pada malamnya Zayn dengan malas pergi bersama keluarganya untuk memenuhi mengidam palsu Kasih untuk makan malam di luar di sebuah restoran lesehan khas daerah mama Zayn berasal.


Namun siapa sangka Bee juga tengah mengidam membeli makanan yang sama di restoran yang sama, Bee pergi seorang diri menggunakan taksi online.

__ADS_1


Langkahnya melambat ketika menyadari bahwa ada sebuah keluarga yang tampak bahagia sedang duduk di sebuah meja lesehan di sudut ruangan terbuka, Bee menatap mereka dari arah kasir karena akan membayarkan pesanannya sebelum membawa pulang.


Matanya berkaca-kaca, sungguh pilu rasa hati melihat bagaimana Kasih disayangi oleh kedua mertuanya, namun pemandangan berbeda tampak dari pria yang menjadi suaminya yang duduk diam tanpa raut bahagia sedikitpun, Zayn hanya mengimbangi orangtuanya saja ia begitu muak melihat sikap palsu Kasih yang ia saja tidak mampu menghindarinya.


Tidak sengaja mata Zayn beralih memandang ke arah lain yang merupakan arah kasir dimana istri kesayangannya berdiri saat ini, Zayn terkejut bagaimana Bee juga berada disana.


Bee segera berjalan cepat kearah luar ingin pulang karena sudah menyelesaikan pembayarannya untuk dua porsi makan malam nya bersama pelayan yang sudah ia anggap seperti ibu sendiri.


"Sayang....." tarik Zayn pada tangan Bee yang baru saja ingin menaiki taxi online nya.


"Zayn?"


Pria ini memeluk istrinya dengan rindu yang membuncah sebab sudah satu minggu tidak bertemu.


"Aku merindukanmu Bee, maafkan aku" ucap Zayn lagi.


"Tidak masalah, maaf jika kehadiranku disini menganggu acara keluargamu, sungguh Zayn aku tidak sengaja datang kesini sama sekali bukan untuk mengikutimu" ucap Bee pelan pada manik biru yang tampak sendu.


"Tidak sayang, hei kau mengidam makanan ini? kenapa tidak pesan dari rumah saja jangan berani keluar sendiri malam-malam seperti ini, maafkan aku Bee seharusnya akulah yang harus memenuhi keinginan mengidammu ini, aku memang payah sekarang bukan? aku banyak mengabaikanmu akhir-akhir ini"

__ADS_1


"Tidak Zayn, aku mengerti kau juga harus berbagi dengan kak Kasih, masuklah nanti mereka mencarimu aku baik-baik saja, anak kita sepertinya mengerti keadaan kita saat ini, jadi aku menjalaninya dengan baik, kau tidak perlu khawatirkan aku, masuklah aku akan pulang sekarang" jawab Bee tidak ingin berlama-lama lagi berada disana.


"Maafkan aku Bee, aku merindukanmu sungguh...." peluk Zayn lagi.


"Aku juga merindukanmu, ayolah Zayn lepaskan aku ini sudah rintik nanti kita bisa basah, aku akan pulang sekarang..."


"Ayo aku antar" ajak Zayn, Bee menahannya.


"Tidak....nanti mereka mencarimu, masuklah aku baik-baik saja Zayn, jangan buat orangtuamu curiga nanti mereka bisa melihatku"


Lama Zayn memeluk istrinya itu lagi, dengan berat hati pria itu mengangguk dan mencium kening Bee lembut kemudian beralih mengecup perut Bee yang mulai membuncit itu dengan sayang.


"Aku mencintaimu sayang, berhati-hatilah" Zayn membuka pintu taksi online itu segera Bee masuk kesana dan meninggalkan Zayn yang menatapnya dengan sendu.


Bee kembali meneteskan airmata, seraya melihat pemandangan diluar kaca jendela mobil, hujan turun mengguyur bumi seakan ikut merasakan betapa perihnya menjadi istri simpanan yang tidak diketahui siapapun, Bee merasakannya sekarang bahwa ia gagal menjadi seorang perempuan baik-baik seperti pesan mendiang ibunya, dimana ia menjadi perempuan perebut suami orang, cinta itu memang buta bahkan karena cinta itu pula ia hanya bisa merasakan kebahagiaan dalam dua bulan saja, sekarang seakan langitpun menertawakannya bahwa menjadi yang kedua tidaklah mudah, cinta tidak bisa selamanya berpihak padanya sekarang terbukti bahwa istri pertama lebih menjanjikan dari cinta sekalipun.


Bee menghapus airmatanya "Ini takdirku..... sejak kecil di tinggal ayah karena perempuan lain, lalu di tinggal kekasih karena menikah dengan perempuan lain, namun ironi nya aku pun menjadi perempuan lain yang merebut suami orang tetapi aku tidak seberuntung ibu Nisa yang bisa memiliki ayahku seutuhnya meski dia menjadi yang kedua, dan tidak pula seberuntung kak Kasih yang bisa menguasai suaminya meski Zayn hanya mencintaiku saja" gumam Bee dalam hati mencerna apa yang sudah terjadi dalam hidupnya.


####

__ADS_1


poor bee.....


lanjut ya.


__ADS_2