Ku Lepas Kau Dengan Ikhlas

Ku Lepas Kau Dengan Ikhlas
Chapter 50


__ADS_3

Zayn menceritakan semua kebenaran tentang hubungan Bee dan Akbar pada kedua orangtuanya, mama Zayn tentu tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya bahwa Bee adalah perempuan yang nenek Farida ceritakan akan mendampingi Akbar keponakan suaminya.


Perempuan paruh baya ini hanya bisa menangis terlebih saat melihat Rayyan tengah bermain dengan pelayannya, sungguh mama Zayn tidak menyangka ternyata Yasmin yang dimaksud adalah Bee ibu dari cucunya sendiri yang mereka tunggu dan harapkan pulang untuk kembali pada Zayn dan Rayyan.


Tidak berbeda papa Zayn juga merasa sedih, pria yang terkenal akan kebijaksanaannya ini tidak bisa berbuat apa-apa mengingat nenek Farida adalah bibi satu-satunya yang ia punya, mereka keluarga kecil, ia begitu menghargai nenek Farida sudah seperti ibunya sendiri tidak mungkin pria paruh baya ini ingin meminta Bee pada Akbar yang masih keponakannya untuk kembali pada Zayn dengan alasan Rayyan.


Hening, kemudian mama Zayn mulai bersuara.


"Zayn.....ayo kita temui Bee dan Akbar, biar mama bicara, Rayyan membutuhkan ibunya sayang, sekarang Bee sudah kembali dan kenapa takdir bisa seperti ini pada cucuku, mama yakin Akbar akan mengerti sebelum semuanya dimulai Zayn, mama tidak ingin Rayyan mempunyai orangtua yang terpisah kasihan dia" ucap mama Zayn tersedu-sedu.


"Tidak ma.....kita tidak bisa melakukan itu pada Akbar, biar bagaimanapun ini semua salahku, Akbar pria yang baik dia pantas mendapatkan Bee daripada aku yang pengecut ini, kita tahu sendiri Akbar tidak pernah dekat dengan seorang wanita manapun selama ini sekarang biarkan dia bahagia, Bee juga pantas bahagia soal Rayyan aku akan memberitahu Akbar perlahan, kami bisa membesarkannya berdampingan" jawab Zayn sendu.


"Zayn....nenek Farida bilang mereka akan kembali menetap di Singapura setelah Akbar menikah, itu artinya Rayyan akan ikut ibunya disana apa kau mau berpisah dengan anakmu dengan jarak berbeda negara? Zayn mama tidak bisa jauh dari Rayyan tapi mama juga tidak bisa memisahkannya lagi dari Bee" kembali mama Zayn masih berusaha ingin Bee kembali pada putranya.

__ADS_1


"Entahlah aku belum membicarakan soal itu pada Bee untuk kedepannya, sekarang aku hanya senang bahwa Rayyan sudah mulai mau bermain bersama mommy nya, aku akan ke rumah sakit sekarang, tidak ada yang lebih menyita perhatianku sekarang selain Rayyan dan pasien-pasien ku ma....aku akan baik-baik saja mama tidak perlu berlebihan, aku hanya berharap hubungan baik akan tetap menjadi baik nantinya, sudah menjadi takdir bahwa kami memang tidak bisa bersama" jawab Zayn terkekeh, ia tidak ingin sikap ibunya berlebihan dalam ini yang akan berdampak pada hubungan Akbar dan Bee nantinya.


Mama Zayn kembali menangis, ia berjalan memeluk cucu yang sedang asyik bermain bersama bi Aidah pelayannya, Zayn menghampiri sejenak memberi ciuman pada Rayyan dan melanjutkan niat untuk ke rumah sakit.


******


Bee mengalami dilema dalam hatinya, setelah pertemuannya dengan Rayyan beberapa waktu lalu Bee menjadi enggan untuk menikah dengan Akbar, namun apa daya Bee sudah tidak bisa mundur, keluarganya akan datang dari kota x karena sebuah undangan makan malam untuk pertemuan dengan nenek Farida dan Akbar tentang rencana pernikahan mereka.


Bee memilih tinggal di rumah mewahnya bersama bi Sumi selama di Indonesia, ia ingin puas bertemu dan bermain dengan putranya karena Zayn akan mengantarkan Rayyan kesana jika pria itu tidak sibuk, akhir-akhir ini pun Rayyan diperbolehkan untuk tidur dengannya meski diwarnai aksi Rayyan yang mencari daddy nya ditengah malam karena belum terbiasa, hal ini pula membuat Bee menjadi kian dilema, memang Rayyan menjadi pengikat antara Bee dan Zayn namun bukan hanya itu saja bahkan sampai sekarang perempuan ini pun tidak bisa menghapus Zayn dari hatinya, Bee masih mencintai pria itu iya masih sangat mencintainya bukan perihal Rayyan saja Bee pun tahu Zayn juga seperti itu.


"Kau menyebalkan Zayn" ucap perempuan itu sambil menggendong putranya yang melambai tangan pada daddy yang akan berangkat bekerja pagi ini, Zayn datang mengantarkan Rayyan agar Bee bisa bermain bersama putra mereka selagi ia ke rumah sakit.


"Aku? menyebalkan? apa maksudmu Bee?" Zayn mendengar umpatan mantan istrinya itu lalu berbalik badan bertanya.

__ADS_1


"Iya kau menyebalkan......kenapa tidak ikut bermain, Rayyan butuh kita berdua bukan aku saja" jawab Bee ketus namun menatap Zayn penuh makna, entah sadar atau tidak Bee mengatakan apa yang ada dalam hatinya.


"Maaf Bee aku tidak bisa, aku harus kerumah sakit kau tahu sendiri aku visit di dua rumah sakit sekarang" jawab Zayn belum mengerti.


"Iya iya pergilah.....pergi sana" jawab Bee bertambah kesal, sungguh tidak ia pungkiri ia mengharapkan Zayn ikut bergabung menemani Rayyan bermain meski hari masih pagi sekalipun.


Zayn mengernyit heran, ia menggeleng kepala seraya berjalan menjauh kembali pada niat awalnya akan ke rumah sakit, setelah melambai tangan pada sang putra Zayn pun berlalu mengemudi pelan meninggalkan komplek perumahan itu.


"Tu kan daddy mu memang menyebalkan sayang....dia tetap pergi, jika dulu dialah yang paling enggan untuk ke rumah sakit pasti memaksa mommy untuk mengurung diri dirumah, oh....perasaan apa ini Rayyan? mommy kesal sekali andai bukan Akbar sudah tentu mommy batalkan rencana ini, bagaimana bisa kau akan tinggal dengan orangtua terpisah Rayyan, mommy tahu rasanya....karena mommy juga seperti mu dulu tidak tumbuh dalam kasih sayang kedua orangtua yang tinggal bersama, menyedihkan" gumam Bee pada Rayyan yang bingung mendengar mommy nya mengoceh pagi itu.


######


Tu khaaaaannn, kalo soal anak memang susah ya, apalagi permasalahan diantara Bee dan Zayn ga parah-parah amat cuma salah paham dan kecewa doang, aduhhh bingung deh author beruntunglah Akbar yang bisa dapatin Bee.

__ADS_1


Semangat Zayn mana tahu nanti akan ada bee bee yang lainnya.


Lanjut ya...


__ADS_2