
Setelah sarapan bersama, akhirnya Gryson pamit untuk pergi ke restoran sendirian tanpa istrinya. Ia ingin Filia beristirahat di rumah, tapi ia juga mengijinkan Filia untuk mengunjungi restorannya jika memang istrinya itu mau.
"Aku pamit pergi dulu. Jika nanti ada sesuatu yang terjadi, segera hubungi aku," ucap Gryson saat ia hendak menaiki kendaraanya, sedangkan Filia hanya ikut mengantarkan suaminya itu hingga depan pagar saja.
"Tentu, Mas. Aku akan segera menghubungimu jika terjadi sesuatu di luar kemampuanku," jawab Filia sambil tersenyum manis pada sang suami. "Kamu hati-hati di jalan, Mas ...!" Filia melambaikan tangannya saat mobil suaminya itu mulai membaur dengan kendaraan yang lainnya.
π΄ππ’ π‘ππππ π‘πβπ’ ππππ π πππππ‘π πππ ππ’ππβ π‘πππππππ’ πππππππππ¦π ππππ‘π, π‘πππ π’ππ‘π’π π πππ‘ πππ πππ’ πππππ ππ’πππ ππππππππ‘π π πππ’πππ¦π, π πππππ’π π πππ’π πππ ππππβπππππ, batin Filia sambil terus menatap mobil suaminya yang sudah mulai menghilang di tikungan jalan sana. Ia pun kembali masuk ke rumah dan mulai mengerjakan pekerjaan yang ringan.
Tak lama kemudian, salah seorang pembantu yang di tugaskan Gryson pun tiba di sana dan menyapa Filia yang sedang menyiram tanamannya.
"Selamat pagi, Nyonya," sapa pelayan itu.
"Selamat pagi juga, Mbok," jawab Filia sambil menghentikan kegiatannya sejenak.
"Nyonya, ada yang bisa Mbok bantu di sini?" tanya simbok yang biasa di sapa Mbok Rusmi.
Filia menoleh untuk menatapnya dan tersenyum sebelum menjawab, "Tidak, Mbok. Aku sudah selesai menyiram tanamannya. Mbok bisa kerjakan yang lain saja."
"Oh, baik, Nyonya. Saya pamit kedalam dulu," ucap Mbok Rusmi meninggalkan Filia yang sudah menjawabnya dengan anggukan.
Setelah selesai menyiram tanaman, Filia pun bergegas masuk kembali ke rumah. Rencananya hari ini ia ingin belajar memasak bersama Mbok Rusmi.
"Mbok, jika nanti pekerjaannya sudah selesai, bolehkah aku minta tolong untuk mengajarkanku memasak?" tanya Filia pelan. Ia malu jika nantinya Mbok Rusmi akan menertawakan dirinya yang tidak bisa memasak.
Mbok Rusmi tidak langsung menjawab permintaan Filia, ia sedikit bingung untuk menjawabnya. "Maaf, Nyonya. Tapi, kemampuan saya jauh di bawah Tuan Grys, bagaimana bisa saya mengajarkan Anda?"
Filia menunduk sedih, ia sangat ingin belajar memasak saat ini, ia berharap jika suatu saat nanti bisa menghidangkan makanan untuk suaminya dari hasil masakannya sendiri.
"Ayolah, Mbok. Aku hanya ingin belajar mengenal bahan-bahan masakan saja," bujuk Filia pada Mbok Rusmi.
__ADS_1
Melihat kesungguhan nyonya mudanya, Mbok Rusmi tidak tega untuk kembali menolak, akhirnya ia pun mengangguk untuk menyetujuinya.
"Baiklah Nyonya, tapi maaf jika nanti hasilnya tidak sebagus Tuan Grys."
Filia kembali tersenyum setelah mendengar jawaban simbok. "Tidak apa-apa, Mbok. Terima kasih, aku sudah cukup senang karena bisa belajar memasak, meskipun bukan dari Mas Grys sendiri."
"Sama-sama, Nyonya. Saya juga senang jika ada seseorang yang mau belajar dengan saya," jawab Mbok Rusmi sambil sedikit membungkuk.
"Ya sudah, Mbok. Silakan Mbok selesaikan dulu pekerjaannya, saya akan menunggu."
Setelah itu, Filia pun pergi dari hadapan Mbok Rusmi, ia membiarkan simbok untuk menyelesaikan pekerjaannya terlebih dulu.
πΆπππ πππππ ππ¦πππ¦π πΏππ ππππππ πππππ‘π’, π¦π? ππππ‘ πππππππ ππππ ππ π‘ππππ πππ-πππ. π΄ππ ππ¦πππ¦π πΏππ ππππ-ππππ π πππ? π΄π‘ππ’ π π’ππβ π‘ππππππ π ππ π’ππ‘π’? batin Mbok Rusmi bertanya-tanya saat menyadari cara jalan Filia yang sedikit aneh.
Ia pun segera menyelesaikan pekerjaannya dan menyiapkan bahan makanan yang akan di masak oleh nyonya mudanya.
***
πΎπππ-ππππ πππ ππ πππ, π¦π? π΄ππ πππππππ πππ π’ππππ πππ πΊππ¦π ? ππ ππ’βππ, πππ’ ππβπππ π‘ππππ ππππππ‘πβπ’π βππ ππ‘π’, batin Filia sambil duduk di sofa kamarnya, ia kembali ke kamar pribadinya, karena barang-barangnya belum sempat di pindahkan ke kamar utama.
Setelah menunggu hampir dua jam, pintu kamar Filia diketuk Mbok Rusmi dari luar.
ππ¨π€ ... ππ¨π€ ... ππ¨π€ ....
"Nyonya, apa saya boleh masuk?" tanya Mbok Rusmi yang membawa pakaian milik nyonya-nya yang baru selesai ia setrika.
"Silakan masuk saja, Mbok." Filia menjawab tanpa membukakan pintu kamarnya, ia sendiri sedang sibuk merapikan kembali baju-baju yang sedikit berantakan akibat Gryson tadi pagi.
"Nyonya, apa tidak sebaiknya jika barang-barang anda dipindahkan saja ke kamar utama? Agar lebih memudahkan Anda untuk mengambilnya," tanya Mbok Rusmi.
__ADS_1
Sekarang ia sudah mengetahui penyebab nyonya-nya berjalan dengan sedikit aneh. Saat tadi ia hendak mencuci, pandangannya tidak sengaja melihat sprei basah yang terpisah dengan cucian yang lain. Tanpa rasa curiga, ia merendam kembali cucian itu terpisah dengan baju-baju yang lain dan menemukan bercak merah samar di sana, mungkin Gryson sempat membilasnya sesaat.
Filia sedikit heran, lantaran selama ini Mbok Rusmi tahu jika dirinya memang pisah kamar dengan Gryson, suaminya.
"Kenapa Mbok menyarankan seperti itu?" tanya Filia. π΄ππ πππ πΊππ¦π π π’ππβ ππππππ‘ππππππ¦π ππππ ππππ π π’π ππ? ππππ πππππ? π΅π’πππππβ π‘πππ πππ πΊππ¦π πππππ π πππππ’π ππππππ πππ‘πππ? batin Filia bertanya-tanya.
Mbok Rusmi tersenyum mendengar pertanyaan nyonya mudanya, ia seperti melihat anak gadisnya pada diri Filia.
"Mbok tahu saja, Nyonya. Mari saya bantu untuk memindahkan barangnya." Mbok Rusmi menawarkan dirinya untuk membantu Filia.
"Tapi, Mbok ..."
"Tidak apa-apa, Nyonya. Saya masih cukup kuat untuk mengerjakan pekerjaan itu. Setelah selesai membereskan ini semua, kita bisa langsung memasak untuk makan siang," ucap Mbok Rusmi yang menghentikan ucapan nyonya mudanya.
Filia menatap tidak enak hati pada wanita paruh baya yang sedang berdiri di hadapannya.
"Terima kasih, Mbok. Maaf karena sudah membuat Mbok repot."
"Tidak apa-apa, Nyonya. Itu sudah menjadi tugas saya," jawab Mbok Rusmi sambil tersenyum hangat pada nyonya mudanya.
Merekapun segera memulai pekerjaannya dengan cepat, hingga tak perlu memakan waktu lama, pekerjaan itupun selesai.
"Mau saya buatkan minum, Nyonya?" tanya Mbok Rusmi saat melihat Filia yang terbaring di atas kasur dengan kaki yang menjuntai.
"Boleh, Mbok tolong buatkan ππππππ ππ’πππ saja," pinta Filia tanpa bangkit dari posisi nyamannya.
"Baik, Nyonya." Simbok pun pergi dari kamar nyonya dan tuannya untuk membuatkan minuman yang diinginkan oleh Filia.
πΎπππ-ππππ, πππ π¦πππ π πππππ ππ ππππ’πππ ππππ πππ ππππ π πππππππ? π΄ππ’ π πππππ‘ πππππππ’πππ ππππππ. ππππππ π πππ ππππ πππ ππππ π πππππ’ π πβππ‘, πππ’ πππππ π πππππ ππππ‘πππ’ ππππππ ππππππ, batin Filia. Matanya tak kuasa untuk menahan kantuk yang menyerangnya. Tanpa sadar, mata itu terpejam. Filia melupakan niatnya yang ingin belajar memasak bersama Mbok Rusmi.
__ADS_1
Saat simbok masuk ke kamar dengan membawakan minuman, ia melihat nyonya mudanya sudah tertidur pulas, karena tidak ingin mengganggu, ia pun pergi dari sana setelah membenarkan posisi tidur Filia.