Love After Agreement

Love After Agreement
Bab 81


__ADS_3

Gryson hari ini terbebas dari kekangan mamanya, semenjak kemarin malam, Nyonya Mona lebih banyak diam dan mengurung dirinya di kamar. Hal itu membuat Gryson merasa khawatir, pasalnya tidak biasanya Nyonya Mona bersikap seperti itu.


Apa Mama baik-baik saja? tanya Gryson pada dirinya sendiri sambil menatap pintu kamar sang mama yang tertutup rapat.


Saat sarapan bersama pun, Nyonya Mona hanya makan sedikit, Gryson tadi sudah bertanya, tapi Nyonya Mona hanya menjawab bahwa dirinya baik-baik saja.


"Tuan, apa ada yang Anda fikirkan?" tanya Alvin saat melihat tuannya hanya diam sembari menatap kearah pintu kamar yang tertutup.


"Vin, tolong tugaskan seseorang untuk menjaga Mama. Aku sedikit khawatir, tidak biasanya Mama bersikap seperti ini," perintah Gryson yang langsung diangguki oleh Alvin. Gryson juga meminta salah satu pelayanan rumahnya untuk selalu melaporkan semua aktivitas sang mama. Perubahan sikap Nyonya Mona membuat Gryson benar-benar heran dan khawatir sekaligus.


Semoga saja Mama baik-baik saja, batin Gryson sambil melangkah ke luar dari rumahnya, prianya itu pergi dengan hati yang gundah.


Sepanjang perjalanan menuju kantor, Gryson tak sepenuhnya fokus pada tab yang ada di genggamannya, sesekali ia menatap keluar sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar.


Sesaat pandangannya terkunci saat ia melihat mobil yang dikenalnya melintas bersisian dengan mobil yang ia naiki, bahkan Gryson juga bisa melihat seseorang yang duduk di kursi jok mobil itu.


"Alvin, bukankah itu mobil Filia? Dia mau kemana?" tanya Gryson pada asistennya yang sedang mengemudi.


Alvin langsung mengikuti arah pandangan Gryson, ia juga melihat sekilas mobil yang membawa istri dari tuannya.


"Iya, benar, Tuan. Itu adalah mobil yang biasa Nyonya naiki. Tapi, beliau mau kemana?" tanya Alvin sedikit heran.


Gryson mendengus kesal, andai dia tahu istrinya akan pergi kemana, maka ia tidak perlu repot-repot bertanya pada Alvin.


"Itu adalah pertanyaan yang baru saja aku ajukan padamu, Vin," tegur Gryson sambil membuang mukanya kesal dari sang asisten.


"Maaf, Tuan. Saya lupa," jawab Alvin sambil menggaruk pelipisnya yang tidak gatal. "Apa perlu kita ikuti?" tanyanya lagi.


Gryson berpikir sejenak sebelum akhirnya ia mengangguk, meskipun sedikit ragu, tapi kali ini ia tidak ingin sampai kehilangan momen untuk bertemu dengan istrinya.


Semoga saja kali ini Mama tidak mengutus seseorang untuk membuntutiku, batinnya.


Alvin memutar mobilnya saat, ia memutuskan untuk membuntuti Filia dari belakang. Meskipun jaraknya sudah lumayan jauh, tapi beruntung tidak sampai kehilangan jejaknya.


Gryson mengerutkan keningnya, ia melihat mobil Gryson berbelok masuk ke arah rumah sakit yang ada di kota itu.

__ADS_1


"Vin, apa istriku sedang sakit?" tanya Gryson dengan khawatir.


Alvin menggeleng pelan, seingatnya Filia sudah benar-benar sembuh dari saat terakhir kali kecelakaan yang menimpa Gryson dan Filia.


"Seingat saya, Nyonya dalam keadaan baik-baik saja, Tuan."


"Lalu, kenapa dia masuk ke halaman rumah sakit?" tanya Gryson lagi.


Sesaat Alvin kembali terdiam, ia mencoba untuk mengingat-ingat sesuatu yang mungkin sudah dilupakan olehnya. Hingga tak lama kemudian, pria yang lebih muda dari Gryson itu menepuk keningnya sendiri dan membuat tuannya terheran.


"Ada apa, Vin?"


Sebelum menjawab, Alvin lebih dulu membalikan badannya sambil menangkupkan tangan di depan dada. "Tuan, maafkan saya. Saya lupa memberi kabar bahagia ini pada Anda," ucapnya dengan menundukkan kepala dalam.


"Hey, apa yang kamu lakukan? Bicaralah dengan benar, agar aku mengerti apa maksudmu!" perintah Gryson.


Alvin menarik nafas dalam, sebelum ia berbicara mengenai kondisi Filia.


"Sebenarnya saat ini Nyonya Filia sedang mengandung, Tuan. Dan mungkin hari ini adalah jadwalnya memeriksakan keadaan anak kalian."


Gryson menatap tajam Alvin, apa yang diucapkan oleh asistennya itu adalah kabar yang selama ini sangat nanti-nantikan. Ia selalu berharap jika istrinya akan segera hamil dan kini ia menjadi orang terakhir yang mengetahui kondisi istrinya sendiri.


"Kenapa kamu tidak mengatakannya sejak awal, Alvin?" Gryson bertanya sambil menatap gemas pada asistennya. Tanpa menunggu jawaban Alvin, Gryson segera berlalu keluar dari mobil itu dan berlari untuk mengejar Filia.


Tepat di depan ruangan dokter spesialis kandungan, Gryson melihat pilihan yang sedang duduk bersama seorang wanita lainnya yang tidak ia ketahui, mereka sedang menunggu nomor antrian.


Ada perasaan membuncah di hatinya, tak kala ia melihat sang istri yang sedang duduk beberapa meter dari dirinya.


Ya Tuhan, aku sudah sangat merindukannya, batin Gryson. Ia segera melangkah hendak menghampiri istrinya.


"Lia ...."


Belum sempat ia meneruskan perkataannya, tiba-tiba Alvin datang dan menarik Gryson untuk bersembunyi di balik dinding pembatas ruangan. Gryson menatap heran pada asistennya, ia tidak mengerti kenapa Alvin menghentikan dirinya yang hendak memanggil sang istri.


"Alvin, apa yang sedang kamu lakukan? Kenapa kamu tiba-tiba menyeretku dan mengajakku bersembunyi di sini?" cecarnya dengan suara yang pelan.

__ADS_1


"Maaf, Tuan. Saya melakukan hal itu karena terpaksa, belum saatnya kalian untuk bertemu." Alvin berkata sambil menunduk dalam, ia pun sangat ingin mempertemukan sepasang suami istri itu. Namun, untuk saat ini waktunya belum tepat karena masih ada beberapa orang yang terus memperhatikan gerak-gerik mereka.


"Apa maksudmu, Vin?" tanya Gryson lagi. Ia mengedarkan pandangannya untuk mendapatkan jawaban dari ucapan Alvin.


"Apa Anda melihat wanita yang di sana, Tuan?" Alvin menunjuk seorang wanita yang berdiri tak jauh dari Filia. "Dia adalah salah satu wanita yang Nyonya Mona tugaskan untuk terus mengawasi Nyonya Filia," sambungnya.


Greyson mengikuti arahan yang ditunjukkan oleh Alvin, di sana ia melihat seorang wanita yang berpenampilan biasa-biasa saja. Namun, matanya terus mengawasi gerak-gerik Filia. Filia sendiri seperti orang yang tidak menyadari tingkah wanita di belakangnya.


"Apa Filia tidak menyadarinya?" tanya Gryson sambil terus menatap sang istri.


Alvin menggelengkan kepalanya pelan. "Jika dilihat dari keadaannya, sepertinya Nyonya Filia atau tidak mengetahui bahwa dirinya selalu diawasi oleh Nyonya Mona," jawabnya.


Gryson mendesah kasar, padahal tadinya ia berharap jika sang mama sedikit memberi ruang pada dirinya, setelah kemarin Rachel berkhianat. Akan tetapi dugaannya salah, karena nyatanya Nyonya Mona tidak sedikitpun memberikan ruang pribadi itu untuk anaknya.


Situasi ini benar-benar membuatku gila, andai saja Mama cepat menyadari kesalahannya, mungkin aku tidak perlu sekesal ini padanya, batin Gryson sambil terus menatap tajam wanita yang tengah memperhatikan Filia.


Saat pandangan Gryson tertuju pada wanita lain yang berada di samping Filia, ia sedikit tertegun. Kenapa wanita itu mirip sekali dengan Mama? Jika saja bukan rambutnya yang berbeda, mungkin aku sudah salah mengira jika itu adalah Mama, batinnya lagi.


Gryson segera membenarkan posisinya agar wanita itu tak menyadari keberadaannya. Dari persembunyiannya, Gryson menatap gadis di samping Filia itu seperti sedang mengedarkan pandangannya, sebelum akhirnya Filia menarik tangan gadis itu untuk masuk ke dalam ruang pemeriksaan.


"Alvin, segera cari tahu tentang gadis yang bersama istriku. Siapa dia dan dari mana asalnya. Aku ingin secepatnya kamu menyerahkan data-data wanita itu," perintah Gryson.


Alvin sedikit mengerutkan keningnya, semakin sedikit waktu yang mereka berdua miliki, semakin sedikit pula informasi yang didapatkan Gryson dari Alvin. Saat ini ruang gerak keduanya benar-benar sangat terbatas karena Nyonya Mona tidak membiarkan mereka berdua untuk bersama berlama-lama.


"Yang saya ketahui, gadis yang tengah bersama Nyonya Filia itu bernama Disya. Dia adalah wanita yang diminta Tuan Dean untuk menjadi perawat sementara putra laki-lakinya," jawab Alvin.


Lagi-lagi Gryson tertinggal berita yang sangat penting baginya. Semenjak pulang dari Negara J, semua informasi tentang Filia seakan tertutup dan terputus begitu saja.


"Apa maksudmu, Vin?" Gryson lagi-lagi hanya bisa bertanya tentang maksud ucapan asistennya yang tidak ia ketahui.


"Tuan, sebaiknya kita bicarakan ini di mobil saja. Sepertinya Nyonya Mona sudah mulai melacak keberadaan kita," ajak Alvin saat ia menyadari ada beberapa orang laki-laki berpakaian khusus seperti sedang mencari tuannya.


Gryson mengangguk saat ia mengedarkan pandangannya dan tak sengaja melihat beberapa orang pria yang hendak berjalan menuju kearahnya. "Ya sudah, ayo kita segera pergi dari sini," putusnya.


Mereka pun pergi dari depan dari ruang dokter spesialis kandungan dengan sedikit bersembunyi-sembunyi agar tidak diketahui oleh orang-orang yang sedang mencarinya. Ada rasa bersalah di hatinya karena tidak bisa menemui Filia. Namun, ia tidak bisa memaksakan keinginannya karena khawatir jika sang mama akan semakin melukai istrinya.

__ADS_1


__ADS_2