Love Toxic

Love Toxic
Bab 20 - Finally


__ADS_3

"Aku tidak mau!" Sena berteriak di hadapan Dirga ia menolak pernyataan perasaan Dirga barusan.


Ada apa dengan Sena padahal Dirga sudah memberitahu rahasia tentang pernikahan palsunya dengan Sarah tapi gadis itu masih saja menolak pernyataan cintanya.


"Kenapa kau tidak mau? Saya menyukai kamu, apa salahnya kita mencoba berpacaran saling mengenal satu sama lain." Sena menggeleng ia tidak perduli beberapa orang yang berada di cafe memperhatikan mereka.


"Kau.. Mas Dirga itu tetap akan menjadi kakak ipar ku, jadi jangan pernah meminta aku untuk mencoba hal gila itu,"


"Apa saya harus mengancam mu dulu Sen, agar kamu mau jadi pacar sungguhan saya?" Sena mengerutkan dahinya ia tidak paham dengan maksud Dirga.


"Baiklah jika kamu memang tidak mau, saya tidak akan memaksanya. Kau bisa kan pulang sendiri," Sena mengangguk, secepat mungkin Dirga keluar dari dalam cafe meninggalkan Sena yang masih duduk di tempatnya.


Sena masih mencerna maksud dari ucapan Dirga barusan, apa yang akan Dirga lakukan 'mengancamnya sungguhan'. Sena benar-benar dia buat stress dengan segala pikirannya.


Memikirkan Dirga tidak akan ada habisnya ia langsung memutuskan untuk makan, ia tidak ingin ambil pusing dengan pikirannya.


***


Di rumahnya.. Sarah baru saja mendengar kabar dari ibunya jika penyakit Ayahnya kambuh kembali tapi Sarah tidak ingin ikut campur dengan permasalahan ayahnya bagaimana pun juga ia masih menyimpan dendam akan perselingkuhan ayahnya dengan ibunya Sena.


"Mba kasihan papa, kalau seandainya papa kenapa-kenapa gimana?"

__ADS_1


Maudy mulai mencoba membujuk Sarah, bagaimanapun juga Fahri adalah ayah kandungnya ya walaupun Maudy juga ikut kesal akan perbuatan bejat ayahnya.


"Maudy jangan buat mba kesal kalau mba udah bilang enggak ya enggak." Maudy terdiam, Sarah begitu keras kepala.


Sena yang mendengar obrolan keduanya ia benar-benar di buat shock.


"Mba.. " Sarah membuang muka saat ia melihat kehadiran Sena di hadapannya.


"Apa! Kamu mau memohon juga seperti Maudy ck! Dengerin mba ya Sena kalaupun Ayah kamu itu mati mba enggak akan pernah perduli."


"Kalau kamu merasa anaknya, bantulah ayahmu itu biar dia bisa bertahan hidup,"


Sena terdiam di tempat, ia baru saja akan memohon tapi Sarah sudah melayangkan pernyataannya. Maudy saja yang notabene nya adik kandungnya yang memohon langsung ia tolak, apalagi dirinya yang tidak pernah Sarah anggap sebagai adiknya.


***


"Aku benar-benar memohon sama Mas Dirga," Sena menekuk lututnya memohon di hadapan Dirga langsung.


Pria itu masih berdiri diam tak bergeming di tempatnya, setengah jam yang lalu Sena tiba-tiba datang ke ruang kerjanya dan memohon bantuannya.


"Tadi siang kamu baru saja menolak perasaan saya dan sekarang kamu datang ke ruang kerja saya terus memohon-mohon seperti ini sama saya," ujarnya seraya memijit dahinya.

__ADS_1


"Sudah Sena jangan memohon seperti ini sama saya, sekarang cepat kamu berdiri dan maaf saya tidak bisa membantu kamu." Dirga menepuk-nepuk pundak Sena berharap gadis itu secepatnya berdiri dan mau keluar dari ruangannya.


"Apa tidak ada syarat lain agar Mas mau ngebantu aku?"


"Ada.. Ya ada cara lain, itupun kalau kamu sanggup memenuhi syaratnya," Sena langsung berdiri menyamakan tegap tinggi tubuh Dirga.


"Apa itu mas katakan saja, aku pasti akan memenuhinya.. "


"Kamu yakin?" Sena mengangguk.


"Jadi pacar saya dengan begitu saya akan turuti semua permintaan kamu, bagaimana kamu sanggup dengan syaratnya?" Dirga menatapnya dengan penuh percaya diri.


Sena tidak tahu harus menjawab apa tapi saat ini ia pun tidak mungkin bersikap egois bagaimanapun juga ayahnya membutuhkan pertolongannya.


"Ya, aku mau jadi pacar Mas Dirga tapi aku mohon sama mas tolong bantu aku," Dirga tersenyum lebar mendengarnya, ia merengkuh pundak Sena membawanya ke dalam pelukannya.


"Sudah jangan menangis, saya janji akan membantu kamu dan kamu enggak perlu terlalu banyak pikiran tentang ayah kamu biar itu jadi urusan saya," Sena masih sesenggukan di dalam pelukan Dirga.


Entahlah Sena sudah memutuskannya jadi untuk kedepannya ia akan Terima dengan segala resikonya, yang terpenting sekarang Ayahnya bisa terbantu dan dalam keadaan baik-baik saja untuk kedepannya.


Tak masalah jika dirinya harusnya menjadi selingkuhan kakak iparnya sendiri.

__ADS_1


TO BE CONTINUED..


__ADS_2