Love You Ketos

Love You Ketos
bab 28


__ADS_3

Ketika kara yang bingung dan panik harus melakukan apa sekarang tiba tiba dikejutkan oleh tepukan tangan pada bahunya dan seketika menoleh


"kara, lo masih disini?" tanya rama yang masih berada di area camping bersama bis osis


"iya gue ditinggal gimana dong" jawab kara


"oh gitu lo ikut bis osis aja, ayo" ajak rama, kara pun langsung ikut naik di bis osis melalui pintu belakang


"eh kar lo kok bisa disini, bis lo kenapa?" tanya bara yang berpapasan dengan kara di bis


"ketinggalan gue" sahutnya


"ohh gitu, oke lo duduk bareng gue aja" tawar bara pada kara, kara mengangguk dan bersiap untuk duduk tapi dihentikan oleh dimas


"we ini tempat gue, gue sama bara mau game," kata dimas


"ya gue duduk dimana dong" kesal kara pada dimas dan bara, dua duanya hanya nyengir dan memilih untuk langsung game. Ingatkan kalau bara yang sudah main game maka akan lupa pada semuanya


"resek lo berdua" kesal kara pada dimas dan bara


"kar lo duduk di kursi gue aja, gue lagi ada kerjaan juga buat absen" suruh rama pada kara


"beneran?" tanya kara memastikan


"iya, sana tempat gue sebelah kiri no dua dari depan" sahut rama dan dapat anggukan dari kara, kara berjalan ke depan mencari kursinya rama dan ketemu, tapi ada seseorang yang juga duduk disini, namun tidak terlihat karna tertutup oleh jaketnya


"gue ikut duduk ya" izin kara pada orang itu namun tidak ada sahutan


"tidur mungkin ya" gumam kara dan langsung duduk disebelah orang itu. Perjalanan pun dimulai untuk pulang dari tempat camping, saat diperjalanan jalan yang dilalui sedikit rusak membuat ada guncangan guncangan kecil, kara masih setia membaca novelnya untuk menemaninya di perjalanan, saat belokan tajam kekanan tak sengaja kepala orang disamping kara terjatuh di pundaknya seperti bersandar tetapi tidak membangunkan orangnya


"aduh, ni anak siapa sih sampai belokan tajam gak bangun bangun, ngantuk banget apa" gerutu kara dan sedikit membangunkan kepala orang itu agar tidak bersandar di bahunya. Tapi bukanya bangun dan berpindah tempat malah semakin mencari tempat kenyamanan di bahu kara, membuat kara harus melihat siapa orang ini


DEGGG


"pogi, jadi ini pogi" gumam kara dan membiarkan raka tidur di bahunya, orang yang duduk disampingnya adalah raka sang ketua osis galak bagi kara namun juga seseorang yang ada dihatinya, (mungkin)


"lo pasti capek banget, gak tidur karna nemenin gue dan ngurus semuanya" lirih kara dan mengusap usap rambut sedikit panjang milik raka


"oh iya gue belum ngabarin ina dan sinta kalau gue di bis osis pasti mereka panik" ucap kara dan mencari cari ponsel


"nah ketemu, gue pinjam ya gi ponsel lo" izin kara sambil melirik orang di sampingnya yang sedang tidur pulas, setelah itu ia memberi kabar pada sahabatnya, ada satu pesan yang membuat kara ingin tau akhirnya ia memberanikan membukanya

__ADS_1


CURUT 2


(LO GAK KANGEN SAMA GUE?)


Isi pesan singkat itu, namun tidak dibalas oleh raka dan hanya dibaca, membuat kara sedikit penasaran


"siapa yang namanya curut?" gumam kara, "curut 2 lagi terus curut 1 siapa" sambungnya lagi, akhirnya ia tidak peduli dan menaruh ponsel raka kembali ke tempat asalnya. Tak terasa sampailah di sekolah dan semua murid besorak senang tapi ada juga yang tak senang karena besok sudah mulai sekolah lagi


"pogi, eh pogi bangun udah sampai" ucap kara sambil menepuk nepuk pelan pipi raka


"apaan?" tanya raka mulai bangun dengan suarak serak kas bangun tidur ditambah rambut yang acak acakan menambah kesan ketampananya


"jantung gue, emang gak kuat kalau liat yang beginian" batin kara masih menatap intens ke raka


"loh kara, kok lo bisa disini?" tanya raka yng sudah membuka matanya dengan benar


"eh hah apa?" tanya kara gelagapan


"gue tanya kok lo bisa disini?" ulang raka dan masih menatap kara


"aduh tu wajah gak bisa dikondisinkan napa gak kuat gue" batin kara menjerit


"oke ayo keluar udah sampai" raka berjalan dan ingin segera turun dari bis tapi di cegat oleh kara


"kenapa?" tanya raka, bukanya dijawab kara malah menyentuh rambut raka dan sedikit membenarkan tataan rambut raka, raka heran atas perlakuan kara


"udah ayo turun" kara langsung menarik tangan raka agar turun dari bis, raka hanya mengikutinya


"enak aja orang lain bisa liat keadaan lo yang parah banget, ini cuma punya gue, dan hanya gue yang bisa liat" batin kara sambil terseyum, "eh kok gue egois banget ya,,, gak papa lah emang hanya punya gue" sambungnya lagi sambil terseyum


"aduh duh duh, yang gak pengen miliknya diambil orang sampai di seret seret gitu" sindir ina sambil melirik tangan yang sedang berpegangan


"udah lengket aja tuh kayaknya" sambung dimas


"iya dong, milik gue hanya milik gue gak bisa diambil orang ngerti" jawab kara enteng tapi penuh akan penekanan dan langsung pergi meninggalkan sahabat sahabatnya, raka pun terkejut dengan yang dikatakan kara namun jelas senyum terukir di bibirnya


"widih udah jelas ya statusnya sekarang" sahut sinta dan diangguki oleh semua sahabatnya


"iya dong jadi jangan harap bisa ambil punya gue" sahut kara lagi dan menyeret lengan raka untuk pergi, sebenarnya kara mengatakan itu karna ia tidak ingin ada yang bisa mengambil raka darinya entalah saat ada orang yang mendekati raka membuat kara kesal.


"mau kemana?" tanya raka karena masih ditarik oleh kara, namun tidak ada jawaban dari kara, kara yang masih memikirkan rencana agar raka tidak dilirik oleh siswi siswi yang genit tidak mendengar pertanyaan raka. Dan raka yang tidak dapat jawaban dari kara pun tiba tiba berhenti, kara yang tidak siap akan keberhentian mendadak oleh raka membuat kara hampir jatuh namun untuk ada raka yang menolongnya

__ADS_1


"lo ngapa sih berhenti dadak gitu, untung gue gak jatuh" kesal kara pada raka, raka menatap kara yang kesal


"dari tadi gue panggil lo gak nyaut, makanya gue berhenti mendadak" jawab raka pada kara


"iya kan gak usah kayak tadi kalau gue jatuh, sakit tau" ucap kara dan cemberut


"oh iya kata kata lo tadi maksudnya apa?" tanya raka sambil menundukan sedikit kepalanya agar sejajar dengan kara


"ya yang mana?" ucap kara gugup


"lo bilang, yang milik gue gak bisa diambil orang, maksudnya apa" tanya raka yang mulai mendekat ke arah kara dan membuat kara mundur


"gak ada gue gak pernah bilang gitu" kata kara dengan gugup


"masa sih, yakin gak ingat?" tanya raka masih mendekat kearah kara, dan mentok kara tidak bisa mundur lagi karena di belakangan ada tembok


"ya yakin gu gue gak ada bilang" elak kara dan ingin pergi namun sudah ada tangan yang menghadangnya, raka menaruh tanganya di tembok tepat di samping kepala kara, kara semakin gugup dibuatnya.


"gue denger denger, kalau misalnya dicium orang akan menjadi ingat semuanya" sahut raka enteng


"teori dari mana ?" tanya kara yang heran


"gue denger denger aja sih, sebenarnya gue juga gak percaya" entek raka


"kalau gak percaya, napa lo bilang" kara sedikit lega ia kira raka akan menciumnya


"kalau gitu gue mau coba deh, agar itu terbukti benar apa enggak" kata raka dan menatap lekat kara


"mau co coba sa sama siapa?" tanya kara gugup


"behubung lo lupa yang tadi, jadi gue coba ke lo aja deh supaya lo ingat sama kata kata yang tadi" ujar raka dan mulai mendekatkan wajahnya ke arah kara, kara mulai panik dan gugup, apalagi raka semakin mendekati wajahnya, lebih dekat ,makin dekat, dekat lagi dannnnn,,,


🌸🌸🌸


HEY YOOO AKU KEMBALI GENGSSS, MAAF YA KEMARIN GAK UP, LAGI SEDIKIT GAK ENAK BADAN SOALNYA, JADI AKU UP LAGI DEH HARI INI SEMOGA KALIAN SUKA YA DAN GAK BOSAN


SEPERTI BIASA GENGSSS MINTA LIKE, COMMENT, VOTE, TAMBAH FAVORITE, KALAU BISA FOLLOW JUGA YA HEHEHE😂


DAN BUAT YANG UDAH MAMPIR THANKYOU BANGET BUAT KALIAN DAN JUGA COMMENTNYA YANG BUAT AKU LEBIH SEMANGAT THANKYOU BANGET, MAAF GAK BISA BALAS YA TAPI AKU UCAPIN TERIMAKASI BANGET LOVE YOU BUAT KALIAN


DADAHHH

__ADS_1


__ADS_2