Love You Ketos

Love You Ketos
bab 91 HALLO I AM BACK


__ADS_3

Satu tahun berlalu, dari kejadian adit diculik oleh anggota gino, sama seperti penulisnya yang kelamaan menghalu sampai lupa jika ia mempunyai cerita yang harus dilanjutkan, hehehe maaf ya lama nunggu, okey kita lanjut aja.


Dan hari ini adalah hari dimana kisah cinta bara dan sasa selesai, yapss hari ini adalah hari pernikahan mereka, banyak rintangan yang dihadapi oleh bara untuk mendapakan cinta sasa, ya karna bara tau dia banyak memberi luka pada sasa namun dia berhasil membuktikan bahwa cintanya sangat besar untuk sasa, dan sasa pun menerima cinta bara melihat dari perjuanganya selama setahun ini. Sasa merasa bahwa bara adalah laki laki yang dia cintai ya walaupun hatinya pernah berpaling ke adit namun tuhan malah mengembalikan bara kedalam hidupnya.


Dan selama setahun itu banyak yang telah berubah, semua sahabat dari kara dan raka sudah menikah dan termasuk adit, kalian pasti tau siapa yang mendapatkan cinta adit, yaa benar sekali lita, gadis cantik yang telah lama memendam perasaan untuk seorang adit, pada akhirnya lita bisa meluluhkan adit, sinta dan rama juga sudah menikah, dan dimas, ina mereka menikah sebulan setelah rama dan sinta menikah. Dan hari ini adalah awal yang indah bagi pasangan sasa dan bara, pernikahan yang sangat luar biasa dan dihadiri oleh banyak teman teman mereka dan para orang tua mereka.


"makasi ya, kamu sudah mau menerima aku, dan memaafkan kesalahan yang sudah aku perbuat, maaf untuk semuanya" ucap bara sambil menatap sasa


"aku cinta sama kak bara apapun itu" ucap sasa dan bersandar pada bahu bara, mereka berdua berada dipanggung yang megah dan duduk bersebelahan sambil melihat acara mereka sendiri


"aku masih ingat pertama kita ketemu kak, saat itu aku membohongi kakak, supaya aku tidak dihukum tapi malah tetap aja dihukum" sasa menghembuskn nafasnya kesal jika mengingat itu, andai saja kalau bukan kak raka ada disana pasti aku sudah kabur


"dan itu kamu terpesonakan sama aku?" tanya bara sambil tersenyum menyebalkan, sasa mengangkat kepalanya menatap sang suami dengan aneh, "kenapa benarkan yang aku bilang" ucap bara lagi, sasa memalingkan wajahnya karna malu karna itu memang benar, "eh kenapa malu, liat sini"


"enggak mau kak bara jahat, kenapa ingetin itu aku malu" ucap sasa sedikit ngambek


"uuutututu tayangnya aku marah, sini peluk dulu" sasa langsung masuk kedalam pelukan bara sambil tersenyum


"astaga pengantin baru, syang sayangan terus ya" ejek dimas yang datang bersama sang istri dan juga rama sinta


"iri ya" sahut bara


"kalau bukan hari ini hari spesial lo ya, udah gua gibeng lu" ucap rama


"kamu diam" sinta maju dan memeluk sasa, "selamat sasa"


"makasi kak" ucap sasa tersenyum, lalu ina datang dan melakukan hal yang sama seperti sinta


"selamat ya" ucap ina,


"makasi kakak" dimas dan rama juga memberikan selamat pada mereka berdua, setelah ngobrol sedikit dan berfoto akhirnya mereka meninggalkan pasangan itu untuk mencari makanan, tak selang berapa lama adit dan lita datang menyelamati mereka berdua


"sasa selamat ya" ucap lita,


"makasi kak" sasa sedikit canggung karena dia tidak begitu mengenal istri dari adit


"selamat ya sa" ucap adit dan dibalas senyuman oleh sasa


"makasi kak adit, udah sempet datang" ucap sasa

__ADS_1


"jelas dong, kan dulu lo itu inceran gue, tapi malah dia yang dapat" adit menunjuk bara


"maaf ya kak, tapi dia udah jadi milik gue, gak usah ambil" ucap bara posesif


"tenang aja" ucap adit


"dit istri lo" tiba tiba ada bisikan dari sebelah adit,


"gue kira siapa lo, ngapain sih lo bisik bisik gitu geli tau gak" kesal adit pada bams, ya bams dan sam serta perempuan yang mereka ajak, siapa lagi kalau bukan istri ygy...


"eh istri lo ngambek" sam menjitak kepala adit, saking kesalnya dengan temanya yang satu ini


"ihh ayang kenapa," adit akhirnya sadar setelah melihat raut wajah lita yang menekuk


"ouhh gitu, kalau misalnya sasa gak didapatkan oleh bara kamu gak mau sama aku gitu, kamu mau ngejar dia gitu?" tanya lita kesal


"ih ayang gak gitu, tadi itu cuma basa basi aja" adit bingung, dia lupa kalau istrinya ini sangat cemburuan


"sasa untuk kamu jadinya sama bara, gak sama dia, dia emang sukanya liat cewek aja" lita memberi imformasi yang tidak jelas atau lebih mengada ada, dia hanya berjanda eh maksudnya bercanda, dia tau sebenarnya adit sangat mencinti dia


"ih ayang kok gitu sih, ayok aku beliin es cream, biar ngambeknya ilang" adit pun menuntun istrinya turun dari panggung itu


"wih ternyta udah besar ya selamat ya sa" sambung bams, dan dilajutkan oleh para istri mereka, setelah itu mereka turun untuk mengobrol dengan yang lain, dan ya vino tidak bisa hadir karena dia sedang ada kerjaan diluar negeri dan vino menetap disana bersama istrinya.


"wih rame rame banget nih, gabung ya" ucap bams saat melihat dimas dan yang lainya


"oi iya boleh dong, gimana kabar kalian" tanya dimas


"baik kita mah, kalian juga gimana" tanya balik sam dan yang lainya menjawab baik semua


"kalian masih kuliahkan?" tanya adit pada yang lainya


"masih kak, dan rencananya sih mau pindah, soalnya dimas ada kerjaan diluar jadi gue ikut dia" ucap ina


"ouhh gitu kalau lo?" tanya adit pada sinta


"gue masih, tapi disini aja, rama juga ada kerjaan yang harus dikerjaan disini" ucap sinta


Jauh dari mereka, ada beberapa orang yang sedang dibuat khawatir oleh satu perempuan, ya dia adalah kara

__ADS_1


"sayang gimana, udah enakan?" tanya mami ida pada menantunya


"belum mi" ucap kara sedikit lemas, orang tua kara sekarang berada diluar negeri, bersama vino untuk memajukan perusahaan mereka


"raka mami bilang itu, bawa kara kerumah sakit kamu kenapa sih, dengirin dari tadi dong mami bilang" marah ida pada raka


"astaga mi, dari tadi itu raka udah mau ajak kara kerumah sakit tapi karanya gak mau, dia mau lihat sasa katanya" raka frustasi dengan hal ini sepertinya dia kalah dengan dua wanita yang sangat ia cintai ini


"ish kamu ini emang tidak peka raka" kesal mami ida


"sabar nak, dulu papi juga gitu saat mami mu hamil, papi dimarahin sama oma" ucap beni prihatin melihat anaknya seperti tertekan


"papi ngomong apa sih, kara kan gak hamil" ucap raka, "eh atau jangan jangan kara hamil ya" lanjut raka sambil tersenyum


"kamu hamil sayang?" tanya mami ida pada kara


"kara gak tau mi, apa gini ciri ciri orang hamil?" tanya kara pada mami ida


"kalau wanita pada umumnya sih ia sayang, dia sering mual kayak kamu gini" jawab mami ida


"wanita pada umumnya?, kalau mami gimana pi?" tanya raka


"mami mu lebih seram, ciri cirinya sering megang pistol" ucap papi beni


"pantesan" ucap raka gak heran


"hah pistol?" heran kara


"eh gak usah difikirkan sayang sekarang kita kerumah sakit okey, kita periksa, ayo raka pi" merekapun bergegas meninggalkan pesta, dan telah meminta izin kepada pengantin dan besan mereka


🌸🌸🌸


HAIHAIHAI


ASTAGA LAMA BANGET, MAAF YA, PENULISNYA HILANG BEBERAPA BULAN WKWKW😂


PENGENYA LANJUTIN CERITANYA, TAPI AGAK BINGUNG MASIHKAH ADA YANG STAY DISINI, NUNGGUIN CERITA INI, KALAU MASIH JANGAN LUPA LIKE NYA YA, ATAU COMMENTANYA SUPAYA AKU TAU KALIAN MASIH NUNGGU....


TERIMAKASIH...

__ADS_1


__ADS_2