Love You Ketos

Love You Ketos
bab 76 EXTRA PART — curiga


__ADS_3

"raka" panggil seorang gadis yang berada di sampingnya


"apa sayang" ucap raka membuat pipi gadis itu bersemu merah, "cieee malu ya aku gituin?" tanya raka pada kara


"raka ih jangan ngeselin" kara cemberut dan membuat raka tertawa


"kamu lucu" ucap raka dan mengacak rambut kara, raka menarik kepala kara agar bersandar dibahunya dan kara pun hanya mengikutinya saja


"kar bentar lagi kita akan menikah, dan aku ingin kamu gak pernah pergi dari aku apapun alasanya, walaupun nanti ada sesuatu yang kamu ketahui tentang aku" ucap raka ragu


"apa?, kamu punya rahasia yang kamu tutupin dari aku?" kara bangun dari sandaran ternyamanya


"eh,, eng enggak ada" jawab raka agak terbata


'aku masih belum bisa kasik tau kamu yang sebenarnya tentang aku, aku takut kamu marah' batin raka, 'tapi aku juga bingung suatu saat nanti kamu pasti bakal tau dan aku gak tau harus apa saat itu' sambungnya lagi


"raka,,, raka kok diem, jawab kamu punya rahasia?" kara tiba tiba menjadi serius


"enggak sayang aku bilang gitu cuma keluar aja dari mulut aku" raka berusaha meyakinkan kara, kara masih tidak percaya apa yang diucapkan oleh raka


"okey aku gak bakal maksa kamu buat cerita, apapun rahasia kamu yang penting bukan kriminal, gak mungkin kamu pembunuhkan hahahaha" ucap kara dengan tawa diakhirnya, raka terdiam mendengar ucapan kara


'dan memang itu rahasiaku, tapi ya bukan pembunuh juga sih, tapi aku juga pernah membunuh arghhh bingung' batin raka kesal


"raka kamu kenapa?" tanya kara saat melihat raut wajah raka yang gelisah


"ah gak apa, ayo kita pulang" raka mengalihkan pembicaraanya dan mengajak kara untuk pulang


'gue bingung, atau gue berhenti aja' batin raka bingung apa yang harus dia lakukan.


...----------------...


tin tin tin suara klakson motor berbunyi membuat gadis cantik yang masih bermain ponsel menghentikan aktifitasnya, dia pun berjalan keluar rumah


"langsung jalan?" tanya gadis itu dan diangguki oleh pemilik motor, gadis itu naik ke atas motor, setelah itu motor itu berjalan membelah jalanan yang tidak terlalu macet, setelah sampai ditempat tujuan mereka berdua mencari tempat ternyaman untuk duduk dan bisa berkonsentrasi

__ADS_1


"okey gimana jadinya, gue buat dari awal atau gimana?" tanya mesya pada miko, dan miko mengeluarkan laptopnya dan mulai mengerjakanya dengan mesya


"jadi gue masih bingung dengan lomba apa aja yang bakal dilombakan, karna ini udah jaman kuliah jadi itu sangat sulit, apalagi mereka bukan anak anak lagi" ucap miko dan mesya mengangguk


"ya gak apa sih sebenarnya, kan bisa saja membuat mereka seneng dan mengingat masa kecil, dan jangan terlalu membuat lomba yang membebani otak mereka," mesya dan miko pun mengerjakanya dengan santai smbil makan dan minum, dan tak jauh dari restauran yang didatangi miko arga juga ada janji untuk makan malam bersama vita, namun arga lebih dulu datang karna ingin membuat kejutan buat vita.


"arga" suara seseorang yang sangat ia kenal memanghil namanya arga melihat ke arah seseorang itu


"nina" lirih arga masih menatap nina


"kamu sendiri, vita mana?" tanya nina pada arga


"lagi dijalan mau kesini" jawab arga seadanya


"ouhhh kalau gitu aku duluan" ucap nina dan beranjak pergi, namun belum dua langkah arga memanggilnya


"nina" ucap arga dan membuat nina berbalik melihat arga


"bisa bicara sebentar?" ujar arga sedikit ragu dan nina pun mengangguk, mereka duduk di meja yang disiapkan arga untuk vita, setelah mereka duduk beberapa detik hanya terjadi keheningan dan akhirnya arga mulai untuk berbicara


"aku gak bisa nepatin janji aku, dan malah menyerah dengan semua ini" arga masih menunduk


"aku ngerti, kamu gak salah tapi keadaan yang membuat kamu nyerah, dan saat ini kamu udah memiliki vita didalam hidupmu, jangan sakiti dia, jaga dia dan bahagialah bersama dia, vita orang yang baik dan cantik kamu pasti bahagia bersamanya" ujar nina dengan senyuman, arga menatap nina


"maaf" ujarnya lirih


"udah itu sudah berlalu, jangan diungkit lagi, dan ingatlah satu hal jangan pernah membuat vita bersedih" nina tersenyum tulus kepada arga


"iya aku memang beruntung mengenal vita dihidupku, dia sangat baik dan membuat aku jatuh cinta secepat itu, jadi kamu tidak marah" tanyanya lagi , nina menggeleng dan tersenyum


"kita teman arga, kita bisa menjadi teman jadi mulai saat ini jika bertemu denganku kamu jangan pernah merasa bersalah, kamu tau aku merasa tak enak jika kamu selalu bersikap aneh pada ku dikampus, tetaplah menjadi arga yang aku kenal" nina menatap mata arga dengan senyuman, arga memegang tangan nina dan mengucapkan terimakasi, setelah itu nina ingin pergi karena sudah dijemput oleh supirnya dan sebelum pergi mereka sempat berpelukan untuk memulai sebuah pertemanan, dan tanpa disadari oleh mereka berdua ternyata vita melihat dari jauh, dan vita melihat saat arga memegang tangan nina sambil tersenyum dan dibalas oleh nina dan setelah itu mereka berelukan, vita menutup mulutnya tidak percaya apa yang dia lihat, dan akhirnya vita memilih meninggalkan restauran itu dan pergi menyusul mesya yang vita tau bahwa mesya sedang bersama miko di restauran dekat tempat yang dia datangi.


"ko gue cape, istirahat bentar ya" ucap mesya dan meregangkan otot otot tanganya


"minum dulu" ucap miko dan mesya hanya mengagguk

__ADS_1


'bentar kayak ada yang aneh, ni cewek kenapa gak ada gangguin gue dari tadi ya, bisanya dia bakal nyarik perhatian gue tapi dari tadi gue liat dia bisa aja' batin miko menatap mesya dari samping, tanpa disadari miko tersenyum samar tidak ada yang melihat itu


"ah tangan gue cape" ucap mesya membuat miko sadar dari lamunanya


"mau makan lagi?" tanya miko dan tanpa disadar mesya tersenyum dan mengagguk


"boleh?" tanya mesya dan diangguki oleh miko, "lo yang traktirkan?" tanya mesya lagi dan diangguki oleh miko


"okey gue pesen lagi, kalau traktiran gue semangat" mesya tersenyum senang seperti anak kecil yang dibelikan permen dan membuat miko geleng geleng kepala melihat tingkah mesya yang tak pernah ia lihat, tidak seperti dikampus cewek ini akan berfrilaku seperti senior yang mempunyai kekuasaan, dan apa ini diluar mesya bersikap seperti anak kecil, dia memang cantik tapi saat ini mesya terlihat sangat menggemaskan


"miko lo mau makan lagi?" tanya mesya pada miko dan miko menggeleng, dan hanya memesan minuman saja


"sya lo udah makan banyak tadi lo yakin bisa makan lagi?" tanya miko heran dengan mesya


"kenapa enggak, kalau makananya yang gue suka pasti gue makan" ucap mesya tersenyum


"lo gak takut gendut?" tanya miko lagi


"kok lo ngomongnya gitu, ah tau ah gue ngambek" mesya cemberut dengan ucapan miko tadi


"lah salah gue dimana?" tanya miko heran


"lo salah, salah salah" mesya mengembungkan pipinya dan membuat miko menatapnya sambil tersenyum


"lucu" ucap miko tanpa sadar.


🌸🌸🌸


SEMOGA SUKA YA, MAAF YA KALAU GAJE,


JANGAN LUPA LIKE DAN COMMENTNYA YA


THANK YOU


DADAHHHH

__ADS_1


__ADS_2