Love You Ketos

Love You Ketos
bab 35 masih marah?


__ADS_3

SELAMAT NGEHALU


🌸🌸🌸


Setelah kara meninggalkan kantin ia langsung menuju lapangan basket, ia ingin melampiaskan kekesalanya pada bola basket.


"dia lebih percaya sama orang lain di banding sama gue, oke gue gak peduli biarin dia mau percaya sama siapa aja gue gak peduli" kara memulai permainanya sendiri memasukan bola ke ring dengan tenaga yang sangat kuat seakan melampiaskan kekesalanya


"gue benci sama lo, gue kecewa sama lo dasar cowok ngeselin, cowok galak, cowok ter terngeselin" oceh kara sambil memainkan bolanya, dan tidak jauh dari sana raka terseyum melihat tingkah kekanak kanakan kara yang sungguh menggemaskan, akhirnya raka mendekat ke arah kara.


"masih marah?" tanya raka saat sudah berada di dekat kara, dan kara hanya melihat sekilas dan kembali memasukan bola ke ring


"kar, gue,,," terhenti ucapan raka oleh kara


"gue apa hah?, apa?, lo mau bilang kalau gue masih salah hah!, gak cukup lo sama omangan gue tadi, oke saat ini dengerin ya gue gak peduli sama apa yang lo liat dan terserah lo mau percaya sama gua apa enggak gue gak peduli, gue udah kecewa sama lo" ucap kara sambil melempar bola basket dengan kasar ke arah raka dan langsung pergi begitu saja, untung raka juga sangat jago dalam permainan basket jadi saat kara melempar bola itu ke arahnya dengan sigap dia menangkapnya.


"kar, jangan gini dong" ucap raka dan langsung melempar asal bola itu, dia tidak tau harus berbuat apa.


"aww" tiba tiba terdengar ringisan, raka mengarahkan matanya melihat asal suara


"lo kena?" taya raka dan dapat anggukan dari orang tersebut, "sorry ya gue gak sengaja" ucap raka lagi


"gak papa kali kak, santai aja" ucap orang itu, "oh iya gue denger sasa sakit ya?" tanya orang itu yang ternyata adalah bara


"iya, lo tau darimana?" tanya raka


"ohh itu,,, gue denger dari kara ya kara, tadi dia lagi ngomong sama ina dan sinta dan bilang kalau sasa sakit" ucap bara dan dapat anggukan dari raka, "kak gue boleh nengokin sasa?" tanya bara akhirnya, dari tadi ia memang ingin meminta ijin dari raka namun ia sedikit takut


"boleh, tapi lo datengnya kerumah kara ya, dia lagi nginep disana" ujar raka dan dapat anggukan dari bara, "kalau gitu gue pergi dulu" pamit raka pada bara


"gue harus minta maaf pada sasa" batin bara dan pergi dari lapangan.


Di lain tempat kembali ke kantin, masih ada keributan setelah kepergian kara dan raka, keributan dimulai dari sinta dan ina yang ingin membela temanya atau sahabatnya kara


"dasar lo gak tau malu, lo udah berani nampar temen gue hah!" kesal sinta


"gue tadi masih bisa nahan ya karna kara yang nyuruh tapi saat ini gue bakalan bales apa yang lo perbuat" kesal ina dan ingin menuangkan minuman pada mila namun kalah cepat oleh mila ia langsung mengambil minuman itu


"lo gak bisa bela sahabat lo sekarang, mungkin saat ini temen lo udah pergi dari sekolah ini, karna takut" ucap mila sambil teseyum meremehkan


"eh, lo denger ya lo salah menilai sahabat gue, gue yakin lo bakalan dapat lebih dari ini" sahut ina dengan menunjuk wajah mila dan mila hanya terseyum

__ADS_1


"gue tunggu kalaupun itu terjadi, liat aja baru gue siram sama tampar dia tadi udah ngilang aja, apa itu namanya kalau bukan takut, dia sahabat kalian itu pengecu,,," ucapan mila terhenti


"thank, lo udah jelasin semuanya" ucap tiba tiba raka yang sudah mendengar percakapan mereka, sontak saja mila membulatkan matanya melihat kedatangan raka


"enggak kak, tadi aku dipaksa sama kakak kakak ini tadi" ucap mila manja ke arah raka


"benarkah?, lo kira gue percaya saat gue udah denger sendiri tadi, lo gue tunggu di ruang bk" ucap raka dan pergi meninggalkan kantin sebelum itu ia menyuruh sinta dan ina untuk mengajak kara pergi keruangan bk.


Setelah kehadiran dari kara dan mila berserta raka sebagai ketua osis di ruang bk, dan guru bk yang bernama rani itu mulai mendengar cerita dari kedua belah pihak


"buk, saya tadi mau ditampar buk sama dia, tapi untung kak raka datang pada waktu yang tepat jadi gak kena deh" ucap mila s3dramatis mungkin agar guru itu percaya


"terus kamu kara tolong jelaskan semuanya" ucap buk rani kepada kara


"kalau saya jelasin juga palingan ibuk gak percaya sama saya, terus buat apa saya jelasin, percuma" ucap ketus kara, dan membuat raka makin bersalah karena tidak percaya dengan kara


"buk saya sendiri tadi mendengar bahwa milalah yang mulai duluan, saya mendengar itu dari bibirnya sendiri, kalau ibu juga tidak percaya saya bisa memanggil saksi yang melihat itu, atau bisa cek disisi tv" ucap raka akhirnya ia ingin menebus kesalahan pada kara, dan kara menatap raka dengan tatapan yang entalah hanya dia yang tau


"kalau gitu, mila kamu saya hukum membersihan toilet selama seminggu, karna ucapan raka itu sangat dipercaya disini dan dia tidak mungkin berbohong" ucap buk rani


"buk saya adalah keponakan dari kepala sekolah, emang ibuk gak takut kalau saya adukan padanya?" tanya mila yang masih santai


"yakin lo, okedeh nanti jangan berlutut ya sama gue kalau lo dikeluarin dari sekolah" ucap mila penuh kemenangan, dan langsung menelpon kepala sekolah yang dianggap paman itu


"dasar anak baru, kamu salah berurusan dengan nya" ucap buk rani, dan lebih memilih diam dari pada pekerjaan jadi taruhanya, tak berapa lama datanglah kepala sekolah yang bernama pak ahmad


"paman" seru mila dan langsung memeluk lengan kepala sekolah itu


"ini kenapa, keponakan kesayangan paman kenapa bisa di ruang bk?" tanyanya lembut pada sang keponakan


"paman aku dituduh berbuat yang enggak enggak sama cewek itu paman" rengek mila pada pamanya


"siapa yang berani menuduh keponkan saya hah?" tanya pak ahmad yang sudah emosi, dan mila terseyum senang atas pembelaan ini


"saya, mau apa?" tanya kara akhirnya buka suara dan menghadap ke kepala sekolah, pak ahmad membelalakan matanya mengetahui bahwa yang mengganggu keponakanyq adalah anak dari pemilik sekolah


"nona, maaf nona saya tidak tau, maafkan mila nona" ucap pak ahmad yang mulai ketakutan jika nanti bisa saja ia di pecat disini


"paman, kenapa minta maaf seharusnya paman keluarkan dia dari sekolah ini" suruh mila, yang bingung dengan sikap pamanya yang tiba tiba minta maaf dan menunduk di depan kara


"kamu, minta maaflah pada nona kara mila cepat" suruh pak ahmad pada keponakanya

__ADS_1


"enggak paman aku gak mau" ketus mila


"mila" bentak pak ahmad


"paman kenapa sih lebih bela dia kebanding dengan keponakan paman sendiri, paman gak usah takut sama dia paman" ucap mila santai


"mila kamu tau dia siapa?" tanya pak ahmad pada mila


"enggak, emangnya dia pemilik sekolah ini samapai mila harus tau" remeh mila


"iya, lebih tepatnya anak pemilik sekolah ini" bukan pak ahmad, bukan kara, bukan buk rani tapi rakalah yang menjawab dengan mata menatap tajam mila, mila melotot tak percaya


"hah, gak mungkin, mana mungkin dia anak pemilik sekolah ini, ini gak bener kan paman?" tanya mila pada pamanya dan dapat anggukan dari pamanya sendiri


"udah selesaikan, saya mau pergi?" ucap kara yang sudah bosan dengan drama yang membosankan ini, setelahnya ia pergi dari ruang bk itu.


"pak, buk saya akan memberi tangung jawab penghukuman buat mila pada bapak dan ibuk karna kalian lebih berhak, saya permisi dulu" ucap raka dan berlalu pergi meninggalkan ruangan bk ia berniat menghampiri kara tapi bell masuk sudah berbunyi dan dia harus melaksanakan kewajibanya sebagai seorang pelajar.


Di sebuah mension, yang sangat luas ada beberapa orang yang menggunakan baju serba hitam yang sedang berjaga disekeliling mension, mereka tidak bergeming sama sekali karena terlalu fokus pada pekerjaanya, di dalam mension tepatnya ruangan yang berdominan berwarna gelap terdapat kursi dan meja serta sofa panjang, tv, dan mini bar lengkap dengan minuman.


"king gimana, lo masih betah disana?" tanya seseorang yang sedang melakukan pangilan telepon


",,,"


"ya gue tunggu kedatangan lo" ucapnya lagi, dan memutuskan panggilan itu


"gimana?" tanya teman satunya lagi, dan haya gelengan yang dijawab


"kita harus berusaha, buat dia kembali ke sini" tegas temanya yang melpon tadi dan dijawab anggukan dari teman satunya


🌸🌸🌸


SEGINI DULU YA, NANTI KALAU GAK SIBUK AKU UP LAGI


PASTI ADA YANG ANEH DI PART INI KAN, ADA YANG BISA TEBAK GAK MAU KEMANA ALURNYA


BISA DI COMMENT YA


DAN LIKE JUGA


DADAHHH

__ADS_1


__ADS_2