Love You Ketos

Love You Ketos
bab 47 kalung?!


__ADS_3

...LANJUT YOUKK...


...****************...


"ada" jawaban dari bams membuat 4 orang itu menoleh kesumber suara, dan raka hanya menatap dua orang itu dengan datar.


"gue duluan ya" pamit raka pada bara, dimas dan rama , raka berjalan terlebih dahulu meninggalkan sam dan bams


"ya kita ditinggal," ucap bams kesal


"emang kalian mau kemana?" tanya rama pada bams


"biasa minum sama,,," bams memperagakan orang yang sedang merokok, bara dimas dan rama melongo mendengar ucapan bams


"hah gak mungkin" bara geleng geleng


"lo nodain temen gue yang polos" ucap tak percaya dimas


"gak raka anak baik" ucap rama yang sangat terkejut


"kalau gak percaya, ayok ikut, tapi jangan deh gue gak mau ajak orang sok polos kayak kalian bertiga" ujar bams dengan sedikit mengejek


"kalau kalian tau raka lebih hebat dari kita" ucap sam menimpali yang semakin membuat ketiga orang itu menatap tak percaya


"lo berdua pengen gue hukum?" teriak raka pada dua orang yang masih dia ditempat


"yayaya bentar" teriak bams


"kayak anak kecil aja lo takut dihukum" cibir dimas pada bams


"eh jangan pernah lo raguin hukumanya boy ya" jawab sam sedikit kesal


"alah palingan lari kalau gak bersihin wc" seru rama yang juga menimpali ucapan dimas


"wah mereka main main sama hukuman si boy, kalau sampai lo kena hukuman boy pasti lo lebih milih,,," ucapan bams terhenti oleh hitungan raka, bams dan sam pun berlari mengejar raka dan meninggalkan 3 serangkai itu.


"woi belum selesai, malah lo potong" kesal dimas


"hukuman apa sih?" tanya rama


"entalah" dimas mengedikan bahunya acuh


"masa sih kak raka minum" tiba tiba bara berucap yang dari tadi hanya berfikir sendiri


"palingan mereka bohong" ucap acuh rama


"iya mungkin cuman mainin kita" balas dimas


"udalah gue mau pulang, cape, pengin tidur" ujar dimas dan pergi berlalu dan disusul oleh bara dan rama.


Sampai disebuah mension yang sangat luas serta orang orang berpakaian hitam menyamput 3 orang yang datang satunya memakai masker dan topi sama sama memakai baju hitam,mereka masuk ke dalam pergi kerunganya. Saat sampai mereka seperti melihat keanehan dari ruangan tersebut seperti ada yang menempatinya, raka membuka masker dan topinya, seperti melihat ada orang yang duduk di kursinya yang membelakanginya, sedangkan bams dan sam tersenyum


"siapa lo" ucap raka dingin sambil memandangi kursi itu

__ADS_1


"gue musuh lama lo" ucap orang itu


"pas banget pisau gue udah lama gak kepakek" ujar raka sinis


"ayo, gue juga udah lama gak main" ucap orang itu lagi


"tapi pisau gue terlalu berhaga dari pada lo, gue gak mau ngotorin pisau kesayangan gue" ucap raka acuh dan pergi menuju kulkas mengambil air dingin


"oh ayolah boy, gue udah lama gak ketemu sama lo, tapi lo masih bisa mengenali gue" ucap orang itu sambil berbalik menatap raka


"akting lo terlalu membosankan" ucap raka dan duduk disofa diikuti oleh bams, sam dan orang itu


"setelah gue denger tentang lo balik lagi dari dua curut ini, gue langsung balik kesini dan memutuskan netap disini, lihat betapa kerenya gue jadi sahabat" ujar cowok itu bangga


"dasar cari mukak" cibir bams


"gue denger" ucapnya lagi


"vin, gue denger denger lo makin gak waras ya, lama diluar negeri gue kira lo bakalan jadi kayak si boy eh malah sama aja" ucap sam dan mengambil minuman soda


"gue itu gak bisa berubah, emangnya gue bunglon bisa berubah sesuai tempat" ujar orang itu, yang bernama vino sahabat lama raka, bams dan sam. Setelah mendengar kata kata itu raka tiba tiba tersenyum sendiri dan membuat ketiga sahabatnya heran


"kayaknya yang gak waras bukan vino, tapi si boy deh " ucap sam sambil melihat raka


"woi boy, lo kenapa?" tanya vino


"hah apa?" tanya raka yang sudah sadar dengan lamunanya


"lo gue liat senyum senyum, kenapa?" tanya vino heran


"kok gue keinget kara sih, kata kata itu sama kayak gue ketemu kara dulu" batin raka yang kembali tersenyum


"aneh nih anak" gumam vino


"udalah vin, dia itu pasti lagi mikirin pacarnya" ucap sam


"pacar?" tanya vino


"iya, pertama gue tau si boy punya pacar gue juga gak percaya liat aja modelan kayak gini bisa dapet pacar" ucap bams


"maksud lo modelan kayak gini apa?" tanya raka datar


"wess santai boy, maksud gue lo tetep cakep kok tapi dengan kelakuan lo yang dingin gini, gue heran kenap tu cewek bisa mau jadi pacar lo ya" ucap dimas


"boy, lo udah punya pacar?" tanya vino


"iya, kenapa?" tanya raka


"baru juga gue mau jodohin lo sama adik gue" sebal vino


"oh iya ya lo punya adik, buat gue napa vin" ujar bams


"gak buat gue aja vin dijamin adik lo bakalan bahagia" ucap sam yakin

__ADS_1


"eh curut walau pun laki laki yang ada didunia ini cuma lo berdua gue gak bakal izinin adik gue sama lo, enak aja" ucap vino


"lo gak asik" ujar bams dan sam berbarengan


tingggg


Sebuah benda jatuh dari saku vino, dan vino pun mengambilnya


"lo masih ingat gak sama kalung ini?" tanya vino yang ditatap oleh bams dan sam dan sedangkan raka ia sedang melihat pesan dari kara, yang mengatakan dia pergi ke mall bersama kedua sahabatnya


"itu kalung milih serigala hitam kan?" tanya sam


"iya lah liat aja liotinya aja menywrupai serigala warna hitam" ucap jengah bams


"ya gue cuma mastiin" ucap sam


"kenapa emangnya?" tanya bams


"enggak sih gue masih ingat dulu kita bantai habis serigala hitam sampai gak bersisa, terus gue ambil kalungnya buat kenang kenangan" ucap vino


"ohhh, iya gue masih ingat itu saat 3 atau 4 tahun yang lalu" jawab sam


"apakah mungkin mereka gak bakal bals dendam?" tanya bams


"gak mungkin ingat kita sudah menghabisi mereka semua" ucap vino, setelah itu raka beralih pada ketiga orang yang sedang berbincang, dan raka fokus pada kalung yang dipegang vino


"kalung itu,,," ucap raka saat mengingat ia pernah melihatnya


"lo masih ingatkan boy, kita nyerang mereka dan kita menang" jawab vino dengan senyum dan raka masih melihat teliti kalung itu


"gue pernah liat kalung itu saat,,," batin raka dan masih memperhatikan kalung itu


"boy" panggil vino, sedangkan bams dan sam juga masih memperhatikan raka yang aneh


"hah" raka memperhatikan vino


"gue pernah liat kalung itu, saat gue tanding basket" ucap raka dan membuat ketiga sahabatnya mengernyitkan dahinya


"gak mungkin, ini kalung hanya punya serigala hitam, dan mungkin itu cuma kalung mainan" ucap sam


"coba sini" ucap raka dan merampas kalung itu dan memperhatikan dengan teliti


"iya, kalungnya persis dan bentuk semuanya persis gak salah lagi" ucap raka yang masih melihat kalung itu


"atau jangan jangan,,," ucapan bams terhenti saat pintu terbuka dengan keras dan menampilkan orang yang melotot melihat 4 orang yang berada didalam


"mati gue,,,"


🌸🌸🌸


HUAAA GIMANA SUKA, SEMOGA YA


MINTA DUKUNGAN DONG, LIKE COMMENTNYA BOLEH, KALAU BISA DI FAVORITE YA

__ADS_1


DADAHH,,,


__ADS_2