Love You Ketos

Love You Ketos
bab 68 EXTRA PART — menarik


__ADS_3

"kalian kuliah disini?" tanya seseorang dan duduk di meja yang di isi oleh tiga sahabat itu


"gak usah tanya, kalian kan yang daftarin gue disini?" tanya kara pada orang itu


"ya lo tau sendiri pacar lo itu kayak apa, lo gak ingat waktu itu dia nitip in lo ke kita" ucap orang itu yang ternyata sam dan bams


"serah" acuh kara dan kembali memakan makananya


"eh btw kak, kalian liat pacar gue gak?" tanya ina


"tadi gue liat lagi godain maba baru tuh" sahut ngawur bams


"beneran kak?" tanya ina merasa kesal


"bener sama pacar lo tuh sin" sahut sam


"hah, beraninya ya, yok na kita labrak aja mereka" ina mengangguk dan langsung pergi meninggalkan kantin,


"sam gue masih nyelidiki keberadaan si gino, liat aja kalau gue ketemu sama tu orang bakal gue habisin" ucap bams yang masih kesal dengan apa yang terjadi karna dia


"bukan lo doang gue juga ikut ngabisin dia, karna dia boy harus koma" kesal sam ikutan, "tapi bams, yang nembak waktu itu bukanya cewek yang dibilang adik si gino ya?" tanya sam


"ya sama aja, satu keluarga gue bantai" jawab bams, tanpa mereka sadari pembicaraan mereka didengar oleh kara yang sedang asik makan tapi telinganya jelas mendengar apa yang dibicarakan oleh dua orang didepanya ini


"oh iya kenapa apa gina udah masuk penjara atas kelakuanya pada raka" celetuk kara tiba tiba membuat dua orang yang asik mengobrol tadi teralihkan


"hah kenapa kar?" tanya sam


"ck, itu yang nembak raka waktu itu udah masuk penjara?" tanya kara sekali lagi dan dapat gelengan dari bams


"kenapa?" tanya kara


"ya kali lapor polisi, kalau lapor kita juga ketangkep dong" ucap bams jengah dengan kara


"kenapa kan kita itu gak salah?" tanya kara semakin bingung


"kita mafmppphhhh" mulut bams ditutup oleh sam karna hampir mengatakan kebenaran pada kara


"iya kar masih proses, soalnya polisi belum bisa menemukan mereka" jawab sam berbohong


"udah hampir setahun masih belum ketangkep?" heran kara dan diangguki oleh kara


"eh kar bel noh, sana ke lapangan nanti lo kena hukuman lagi" ucap sam agar kara tak bertanya lagi dan sangat beruntung bel menyelamatkanya, setelah kara pergi sam menatap bams dengan tajam


"lo bisa gak usah nyeplos gitu hah, hampir aja ketauan sama kara" ujar sam


"maap lupa gue, gak sengaja" ucapnya sambil nyengir


"gue laporin boy tau rasa lo" kesal sam


"ya sorry namanya aja gak sengaja" bela bams, setelahnya sening beberapa saat dan tiba tiba datanglah seseorang yang langsung duduk di meja mereka


"gila gila gila bro, mabanya bening bening banget apalagi yang gue tabarak tadi" ucapnya dengan semangat


"temen lo bams?" tanya sam


"bukan" jawab bams enteng


"dasar kalian, temenya lagi bahagia kalian malah mau bully gue" kesal orang itu


"gue gak peduli" ucap bams acuh


"bukanya lo udah punya si setan setan itu?" tanya sam


"udah sih tapi sampai saat ini gue belum ketemu sama dia" ucapnya lesu

__ADS_1


"emang gak jodoh lo dit" sahut bams


"mungkin" jawab orang itu yang ternyata adalah adit, "dan mungkin lagi kalau orang yang gue tabrak tadi adalah jodoh gue" sambungnya


"halu" jawab datar sam


"udah ah males gue ngomongin masalah cewek" sahut bams


"bukanya lo males bams tapi karna lo gak ada cewek" sahut adit mengejek


"ngomong lo sekali lagi gue sleding lo sekarang" sahut bams kesal


"udah dit gak usah lo ejek, bentar lagi dia bakal jatuh cinta, lo tau sendiri dia lagi deketin kak mesya si senat" sahut sam


"beneran lo bakal deketin si mesya?" tanya adit tak percaya


"kenapa, cemburu lo?" tanya bams, "apapun akan gue lakuin buat dapatin tu senat" sambung bams


"percaya gue" jawab adit, "eh tapi bams, setau gue mesya itu sukanya sama si miko, yakin lo bisa buat mesya suka sama lo?" sambung adit


"miko?, ketua senat itu?" tanya bams dan diangguki oleh adit


"kalau dari segi wajah gue emang kalah 1 persen sama dia tapi masalah kejar wanita gue jagonya" pede bams


"tapi bro tenang aja, setau gue miko gak ada perasaan pada mesya itu jadi ada banyak kemungkinan lo dapetin dia" jawab adit


"nah lo aja yang gak ada gebetan" sambung adit menujuk sam


"jangan salah lo ya dit, dia lagi deket sama nina anak kutu buku itu" sahut bams


"serius lo, curiga gue tamang kayak lo bisa suka sama cewek kutu buku" sahut adit


"gak ada, fitnah itu" sahut sam


"ck, gak ada yang lain apa bahasnya," kesal sam dengan dua temanya ini


"hahahahh ngambek dia hahaha" mereka hening sesaat dan bams pun memulai pembicaraan


"raka gimana, kapan balik?" tanya bams


"gue belum tau," ucap adit


"aww" adit tiba tiba memegang perutnya


"masih sakit?" tanya bams


"dikit" jawab adit sambil memegang perutnya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"miko mau makan sama gue?" tanya mesya saat ini mereka sedang berada di ruangan senat


"gue sibuk dan gue udah makan" jawab miko


"tapi,,," ucapan mesya terhenti karena sudah dicela oleh miko


"gue gak suka pengulangan" jawabnya dan bangkit untuk keluar dari ruangan tersebut


"udahlah sya, lo itu gak dianggep sama miko lebih baik lo cari yang lain deh" jawab vita sahabat mesya


"gak vit, karna miko hanya milik gue dan gak akan ada yang bisa miliki miko kecuali gue" mesya pergi berlalu meninggalkan ruangan tersebut


"udahlah beb gak usah ladenin dia, lebih baik kita pergi dari pada kita dimarah sama miko" ucap seorang cowok yang bernama arga yang merupakan pacar vita dan sahabat miko


"ayo" mereka pun keluar dan menuju lapangan, dan saat sampai dilapangan ternyata sudah banyak yang berbaris

__ADS_1


"untuk hari ini kita akhiri ospeknya dan untuk besok jangan ada yang telat dan apalagi sampai tidak membawa barang yang seharusnya dibawa, jika kalian melanggar hukuman menanti kalian" ucap arga selaku wakil dari miko


"dan ingatlah satu hal, alasan kalian disini tidak berarti jika tidak bawa berarti kalian siap dihukum" sambung miko yang tiba tiba maju dan menatap semua maba yang berada didepanya, "sampai ketemu besok" sambungnya dan pergi dari sana dan diikuti oleh senat yang lain setelah itu semua maba membubarkan diri


"aduh lo liat tadikan kak miko keren banget" ucap ina saat ini mereka berada didepan kampus


"gue bilangin dimas lo" sahut sinta


"biarin dia aja nyari cewek masa gue enggak" jawab ina acuh


"serah lo dah na" sinta memilih diam tidak menanggapi sahabatnya itu


"bukanya itu bara?" tanya kara


"iya itu bara kenapa?" tanya sinta


"dia kuliah disini?" tanya kara


"iya, lo gak tau?" tanya sinta dan dapat gelengan dari kara


"gue juga baru tau tadi, gue sempet ketemu dia pas mau ngelabrak rama sama dimas" sahut ina dan diangguki oleh kara


"kita duluan ya kar" ina dan sinta memilih pulang duluan dan kara harus menunggu jemputan


"ekhmmm" deheman seseorang membuat kara menoleh sebentar dan kembali memalingkan wajahnya


"belum dijemput?" tanya orang yang duduk di atas motornya


"kalau saya masih disini berarti belum" jawab kara ketus


"lumayan" batin orang itu


"gue anter" ucapnya


"gak usah makasi kak" jawab kara


"gue berbaik hati mau nganterin dan lo malah nolak, lo denger ya banyak cewek yang mau dianterin sama gue dan lo itu termasuk beruntung" jawab orang itu


"kalau gitu anterin aja cewek yang mau" sahut kara


"tapi gue maunya nganterin lo" jawabnya lagi


"tapi masalahnya gue yang gak mau" ucap kara jengah, "udah ya kak saya udah dijemput" kara langsung meninggalkan orang itu


"baru kali ini seorang miko ditolak oleh cewek, menarik juga" ucap orang itu yang ternyata adalah miko, miko pun berlalu meninggalkan kampus itu


"lapor, enggak, lapor, enggak, lapor aja deh supaya cepet balik" gumam seseorang yang ternyata melihat kejadian itu


"lo ngapain?" tanya temenya


"diem gue lagi laporan ke boy" sahutnya ya siapa lagi yang manggil boy kalau bukan bams dan sam


"ck, boy itu lagi istirahat lo malah nambah beban aja" sahut sam


"ini itu strategi buat boy cepat balik kesini" sahut bams


"serah lo" setelah itu mereka meninggalkan kampus dan menuju markas dimana tempat yang memang sering mereka kunjungi


🌸🌸🌸


SEMOGA SUKA YA, TERIMAKASI BUAT SEMUANYA


JANGAN LUPA LIKE DAN COMMENTNYA YA


DADAHHH

__ADS_1


__ADS_2