Love You Ketos

Love You Ketos
bab 65 seru gak?!


__ADS_3

"apa yang kalian lakukan?" tanya seseorang dari dua orang laki laki, empat wanita itu menoleh serempak pada orang yang berbicara


'apa jadi ini ulah mereka, dan mereka semuanya kerja sama' batin kara


"sayang" ucap diana dan menghampiri salah satu dari orang itu


"aku udah melakukanya untuk mu, menangkap wanita itu" ucap diana yang sekarang sudah berada di samping salah satu orang itu


"iya sayang, untuk apa kamu nyuruh aku buat nangkep dia dan pas juga sih aku juga sangat membencinya" ucap icha dan menghampiri yang satunya


"oh ayolah jangan menebar kebucinan disini" sembur gina jengah melihat empat orang itu


"dimana dia?" tanya gina pada dua orang itu


"sebentar lagi sampai" ucap salah satu dari mereka


"hah dasar beraninya rame rame" sindir kara sinis


"eh diem aja deh lo gak usah banyak omong, hidup lo udah diambang lebih baik nikmatin sisa nafas lo itu" gina pun duduk disebuah kursi yang tidak jauh dari kara


"bilang ke gue siapa yang nyuruh kalian buat culik gue" teriak kara menatap semua orang yang ada disana


"lo banyak omong banget ya, lebih baik tutup mulut lo itu" diana maju dan menutup mulut kara menggunkan kain agar tidak bisa bicara lagi, kara mencoba membrontak tapi apa daya tangan dan juga badanya terikat kuat oleh tali tersebut.


"nah ginikan lebih enak diem gak usah ngomong" diana pergi menghampiri pacarnya lagi, dan mereka kecuali kara menikmati minuman dengan sesekali bercanda dihadapan kara


Disinilah doni dan gino masih diperjalan menuju sebuah tempat yang akan mereka kunjungi


"paman firasatku tidak enak apa lebih baik paman pergi saja dari negara ini, biarkan gino yang mengurus semuanya disini" ucap gino memecah keheningan yang terjadi


"tidak gino, paman ingin menyelesaaikan semuanya, paman akan menghacurkan keluarga mereka" ucap dani kukuh


"tapi paman, hanya paman yang aku miliki sekarang dan aku tidak ingin paman kenapa napa, paman sudah aku anggap seperti papa aku sendiri" gino meyakinkan dani agar mau pergi dari negara ini

__ADS_1


"tapi,,," ucapan dani terpotong oleh gino


"percayalah paman jika aku menang aku akan mengabari paman dan jika aku kalah aku akan berusaha untuk tetap hidup untuk mencari paman, tolong dengarkan aku paman" gino terus menyuruh dani untuk pergi dari negara ini dan dani pun setuju untuk pergi, gino langsung mengantarkan dani menuju bandara dan juga dikawal oleh beberapa anak buah yang masih tersisa


"jaga dirimu baik baik, aku sangat mempercayai mu" gino mengangguk dan saat pesawat yang dinaiki dani lepas landas gino langsung pergi menuju tempat yang akan dia tuju.


"hah enggak," ucap bams saat sudah mengetahui letak dimana gps itu berada


"kenapa?" tanya sam yang berada tidak jauh dari bams


"lihat bukankah ini sekitar lokasi markas serigala hitam" bams menunjukan pada sam, dan sam mengagguk


"iya, oh jadi ini, karna tidak bisa mengalahkan boy dia menculik kara, sebagai umpan" sam segera menghubungi raka dan memberitau dimana letak kara sekarang, dan setelah itu bams dan sam juga ikut kesana dengan beberapa anak buahnya


Raka setelah mendapat berita dari sam, langsung melajukan mobilnya menuju markas serigala hitam


"jadi lo mau main main sama gue hah, kalau sampai kara kenapa napa makan habis kalian" gumam raka emosi dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi agar cepat sampai dia tidak mau ada kata yang mengharuskan dia kecewa nanti


"kamu harus bertahan kara, aku akan datang maaf aku gak becus jagain kamu" raka kesal terhadap dirinya sendiri, setelah beberapa menit raka sampai disebuah markas yang lumayan besar dia keluar tanpa menutup wajahnya karna terlalu emosi dengan apa yang mereka lakukan, tanpa ampun raka langsung meloloskan tembakan kepada anak buah yang menjaga di didepan tanpa sempat mereka melawan karena raka dengan brutal langsung menembaknya, raka masuk dan juga langsung menembakan semua anak buah yang ada disana


Raka mendobrak pintu ruangan yang kosong dan mencoba masuk, dan tiba tiba ada yang memukul raka dari belakang, sehingga membuat raka tak sadarkan diri.


"lo lama gin" ucap gina saat melihat gino sudah datang dengan santainya, "mana paman?" tanya gina,


"paman gue suruh pergi keluar negeri firasat gue gak enak" jawab gino dan gina hanya mengguk, gina merupakan anak kandung dari papa angkat gino, jadi mereka bisa dibilang saudara, ya walau beda darah, saat ini ruangan itu hanya ada tio dan ben serta gino sedangkan diana dan icha sudah pergi karena ada urusan yang mendadak, sedangkan gina pergi ke toilet


tok tok tok


Pintu ruangan itu terbuka dan menampilkan anak buah dari gino dengan membawa seseorang yang sangat mereka kenal, gino tersenyum srimik melihat itu


"raka," batin kara menatap raka yang sudah tak sadarkan diri dan diseret menuju sebuah kursi


"ikat dia dikursi" suruh gino, dan anak buahnya itu pun mengikat raka dikursi didepan kara yang juga terikat dan dengan kasar gino meyirami air di wajah raka agar dia terbangun dan berhasil raka membuka matanya dan sedikit menahan rasa sakit dipunggungnya

__ADS_1


"kara" ucap raka saat sudah membuka matanya dan pertama yang ia lihat adalah wajah kara yang mulutnya tertutupi oleh kain, raka mencoba bergerak namun tidak bisa dan dia baru menyadari bahwa ia terikat disebuah kursi


"hahahahah, gimana kejutan dari gue?" tanya gino dan mendekat ke arah raka, raka menatap gino dengan menujukan kebencian


"lo, lepasin gue sekarang, mau lo apa sih hah, lo nyulik cewek gue karna apa, karna lo udah gak bisa ngelawan gue lagi, makanya lo gunain cara licik ini" ucap raka menatap tajam gino


"wah pemikiran mu hebat sekali, tapi tolong hapus dibagian gue gak bisa ngelawan lo lagi, gue culik kara ya karna emang pengen mancing lo buat datang sendiri kesini tapi rencana gue berubah, gue kira lo bakal susah mencarinya tapi dalam sekejap lo bisa menemukanya, gue akuin kehebatan lo" gino mendekati kara dan menyentuh pipinya, kara menghidar agar tidak terkena sentuhan itu


"jangan pernah lo sentuh dia" raka berusaha melepaskan tali itu dengan susah payah dan pada akhirnya ia bisa dan mulai menghujanin gino dengan pukulan dan tepat pada waktunya bams dan sam juga datang mereka datang bersama anak buahnya, anak buah dari raka sedang bertarung dengan anak buah gino sedangkan sam dan bams bertarung dengan tio dan ben, kara mencoba melepaskan diri dengan menggunakan pisau yang terlempar dari salah satu dari mereka, pertarungan mereka masih sama sama kuat dan pada akhirnya gina datang disaat raka sudah berhasil menubangi gino


"raka" ucap gina, raka menoleh dan terkejut karena melihat gina masih hidup dan sekarang berada di sini


"lepasin kakak gue raka" ucap gina, raka menatap gino dan gina bergantian


"gina apa yang lo lakuin, cepat bunuh dia, kau tau dialah yang telah membunuh papa" gina terkejut mendengar kenyataan ini


"apa yang kau tunggu hah" gino mencoba melepaskan diri dari raka


"enggak gin, gue gak bisa gue suka sama raka dan yang paling benar untuk mati adalah dia" gina mengarahkan sebuah pistol ke arah kara


dorr


"kara" ucap raka berbalik dan menghadap kara


"kamu, kamu gak apa?" tanya raka, sedangkan gino berhasil kabur bersama tio dan ben sedangkan gina masih mematung, dan tanpa sadar ia ditarik oleh gino untuk pergi, sam dan bams ingin mengejarnya tapi melihat kejadian tadi mereka memilih untuk tetap disini, kara menatap raka yang berada didepanya dengan air mata yang sudah mengalir


"raka kamu"


🌸🌸🌸


SEGINI DULU YA BESOK LAGI, SEMOGA AKU BISA UP BESOK, DAN TERIMAKASI UDAH MAMPIR DAN NUNGGU CERITA INI


JANGAN LUPA LIKE DAN COMMENTNYA

__ADS_1


DADAHHH


__ADS_2