
Dan akhirnya malam pun tiba banyak para undangan hadir memenuhi sekolah SMA TUNGGAL, para siswa memakai baju kemeja putih dan celana hitam panjang sedangkan para siswi memakai gaun berwarna putih, acara sangat meriah saat ada pertunjukan drama dan musik.
"raka lo udah siapkan pesta yang bagus untuk malam ini, gue bangga milih lo" ucap salah satu alumni yang bisa disebut mantan ketos yaitu andi
"thanks, nikmatin pestanya gue mau chack yang lain dulu" ujar raka dan berlalu pergi
"woi andi" panggil seseorang yang mendekati andi
"eh kak vino, lo diundang?" pertanyaan andi pada vino
"yaiyalah gue kan murid kebanggaan sekolah ini asal lo lupa" jawab vino pedenya
"alah sok lo" ujar andi
"lo bilang apa" mata vino mendelik menatap andi
"hehehehe sorry atuh, canda gue mah" jawab andi sambil cengar cengir
"lo tau kara?" tanya vino pada andi
"kara putri?" tanya andi, dan vino mengangguk
"ya kenalah, siapa yang gak kenal sama cewek pembuat onar itu, gue tau dia cantik tapi aduh kelakuanya udah kayak setan bagi gue gak pernah bener" cerocos andi, "tapi gue suka" sambungnya dengan senyuman manis bagi andi namun mengerikan bagi vino
"lo suka sama dia?" tanya vino
"iya tapi susah buat deketin" sendu andi
"udah jangan kejar dia lagi, dia udah punya pacar" jawab vino dan andi menatap tak percaya pada vino
"dari mana lo tau, gak ada yang bisa deketin kara apa lagi cewek rusuh kayak dia" jawab andi ngegas
"biasa aja jangan ngegas, ya taulah guekan kakaknya" jawab vino
"hhahhahhaha, lucu, lawakan lo lucu, gue tau lo ganteng tapi nganggep kara adik lo itu bagi gue mustahil" ucapan andi sambil tertawa
"gak percaya?" tanya vino, dapat gelengan dari andi, "bentar"
"kara" panggil vino setelah melihat adiknya tidak jauh darinya
"kenapa kak?" tanya kara, "eh ada mantan ketos" sambungnya saat melihat andi
"tanya coba" suruh vino pada andi
"kar kakak lo kak vino?" tanya andi
"iya kenapa?" tanya kara
"gak bohongkan?" tanya andi lagi memastikan
"enggak, kenpa sih?" tanya kara
"masih gak percaya?" tanya vino
"ah udahlah percaya gue" jawab andi
Tiba tiba datanglah raka yang membawa minuman untuk kara
"nih minum" sodornya pada kara dan diambil sama kara dengan senyum manisnya
__ADS_1
"thank you pogi" jawab kara
"wih udah akrab aja kalian berdua" ucap andi dan raka malah memilih melihap hapenya untuk mengirim pesan kepada bams
"udah dong, kenapa?" tanya kara
"enggak kenapa sih" jawab andi
"oh iya kar lo cantik pakai dress putih," ucap andi
"emang gue cantik" jawab kara
"mau jalan ama gue gak?" tanya andi
"eh gue udah bilang dia udah punya pacar masih aja lo gaet" ucap vino
"alah pacarnya jugaan gak ada disini" jawab andi
"gue bilang ya" jawab vino, dan andi hanya menaikan bahunya
"ka, raka " panggil vino
"apa?" tanya raka
"ka lo disuruh manggil pacar kara sana!" suruh andi dan raka mengangkat alisnya
"kenapa?" tanya raka
"gue mau ajak kara jalan, mau ijin" ucap andi
"gak diijinin" jawab raka
"lah belum juga nanya udah gak diijinin, mana sih orangnya pengen liat gue" tanya andi
"yang gue ajak ngomongkan raka terus apa,,," ucapan andi terhenti dan melihat kearah raka yang sudah menatapnya
"jadi,,, jadi kalian,,, pacaran?" tanya andi tak menyangka
"iya kenapa?" tanya kara
"enggak kenapa sih, berarti bener kata gue dulu kara bakal luluh sama raka weeehhh mantep nih, pj mana" tanya andi menaik turunkan alisnya
"gak ada" jawab kara dan raka barengan
"gue kesana dulu" ujar raka namun dihentikan oleh andi
"kenapa?" tanya raka
"gini ka, sepupu gue bilang mau kesini boleh gak, dia mau liat pesta SMA TUNGGAL, katanya sih mau berbaur gitu biar nambah temen gimana boleh?" tanya andi
"boleh tapi gak boleh rusuh" suruh raka
"siap sepupu gue orangnya baik kayak gue kok" jawab andi senang
"baik apanya" sindir vino
"baik ya, makanya lo milih gue buat gantiin lo" jawab andi
"sebenarnya sih gue saat itu terpaksa milih lo dari pada gak ada sama sekalikan" jawab vino
__ADS_1
"males" jawab andi
"udah ya gue pergi, kar nanti duduk didepan ya" suruh raka
"kenapa?" tanya kara
"harus, bye" raka langsung meninggalkan 3 orang itu
"dasar bucin" sahut andi
"lo mau cari masalah ama gue apa gimana hah?" tanya kara mendelik ke andi
"gak gak, kak bilangin adiknya jangan glak galak, nanti raka bosan nangis lagi ditinggal" ledek andi dan langsung pergi begitu saja
"andiii, awas aja lo ya" sahut kara emosi
"udah kakak mau ke mama sama papa dulu okey" kara hanya mengagguk dan ingin pergi juga tapi berhenti karena ada orang yang menarik tanganya
"masih sama ternyata, pembuat onar" salah satu orang yang mengjek kara
"gue gak punya waktu" sentak kara
"apa lo mau kabur, uh dasar pengec,,,"
"stop" ucap ina dan disampingnya sinta
"dasar nenek lampir gak berubah ya, selalu buat masalah" ucap sinta
"apa lo mau belain temen lo lagi?" tanya orang itu yang ternyata icha musuh kara dulu
"bisa sopan gak lo cuma tamu undangan jaga sopan santunya" jawab kara dan pergi bersama teman temanya, icha marah dan menghubungi seseorang
"gue ikut" jawabnya dan mematikan panggilan itu
"awas aja lo" sambungnya lagi.
Dan akhirnya acara yang ditunggu tunggu datang juga acara pemotongan kue oleh pemilik sekolah yaitu orang tua dari kara dan vino, selesai itu raka berdiri dipanggung.
"disini saya mewakili osis angkatan saya mengucapkan terimakasih pada kalian semua, acara ini adalah acara yang terakhir yang saya buat karena disini saya akan menyerahkan keduduk ketua osia kepada bara adi wiguna selaku ketua osis yang baru untuk menggantikan saya, dan seterusnya terimakasih untuk 1 tahunya, selama saya menjadi osis banyak orang yang saya kenal dan saya tau sifatnya, dan yang terakhir sekali lagi terimakasih dari saya dan anggota osia yang lainya" ucapnya dan semua orang bertepuk tangan untuk raka mahendra
"kak sebagai perpisahan nyanyi dong kak hibur kita" sahut salah satu murid disana
"iya kak, pengen denger suara kakak yang merdu" sahut satunya
"nanyi, nanyi,nanyi" semua orang berteriak agar raka bernyanyi untuk semuanya
"waktunya tidak ada maaf ya" ucap raka
"udah gak papa, raka silakan hibur siswa dan siswi disini, kami juga akan sangat senang kalau kamu menyanyi" ucap papa doni
"tapi pa" ucap raka sedikit berbisik supaya tidak ada yang mendengar
"gak papa anggak aja perpisahan untuk jabatan mu" ucap mama nana,
"baiklah" akhirnya raka mengiyakan permintaan itu
"lagu ini saya persembahkan untuk kalian semua terutama untuk seseorang yang sudah mengisi masa sma saya"
🌸🌸🌸
__ADS_1
LIKE COMMENTNYA YA
DADAHH,,,