Love You Ketos

Love You Ketos
bab 79 EXTRA PART — selesai


__ADS_3

Disinilah raka dan kara yang sedang mempersiapkan hari pernikahan mereka, yang tak lama lagi akan digelar secara besar besaran


"sayang kalian pilih bajunya dulu ya" ucap mami ida pada raka dab kara


"oh iya jangan lupa coba cincinya" sambung mama nana, yang juga sangat rempong tau sendiri kalau ibu ibu pasti sangat rempong jika masalah ini


"saya tidak mau tau, dekorasinya harus yang mewah ini pernikahan putra saya" ujar papi beni pada WOnya


"dan ingat kalian harus undang semuanya dari rekan bisnis saya, beni teman teman istri saya, istri beni, anak saya dan menantu saya, jika sampai terlewatkan awas saja" ucapan tajam dari papa doni membuat para pekerjanya takut, dan langsung melaksanakan pekerjaanya, itulah dua keluarga yang sedang sibuk mengurus pernikahan putra dan putri mereka, yang sebentar lagi akan berlangsung.


"aku masih gak nyangka kita bakal nikah bentar lagi" ucap kara pada raka yang sedang duduk sambil memilih jas yang akan dia kenakan nanti


"hm" raka tersenyum melihat kara yang juga duduk disampingnya


"aku lebih gak nyangka lagi bisa nikah sama gadis pembuat onar" ucap raka sambil meledek kara


"ihhh raka, aku juga gak nyangka bisa nikah sama cowok dingin, cuek kayak kamu" balas kara dengan kesal, raka tersenyum melihat kara yang cemberut, dan tiba tiba raka mendekatkan wajahnya ke wajah kara


"ekhm, raka kam kamu ngapain" ucap kara terbata, namun raka seolah tuli dan tidak mendengarkan kata kara


"raka jangan gitu" lanjut kara


"kenapa?" tanya raka dan berhenti tepat didepan wajah cantik kara yang salting


"malu" lirih kara, dan membuat raka terkekeh pelan atas ucapan gadis didepanya ini ternyata punya rasa malu, dan bisa menggemaskan seperti ini jika sedang salting, raka seolah mempunyai ide untuk menjaili kara namun terhenti oleh empat orang yang merusak ide raka


"belum juga nikah, udah mau nyosor aja" ucap papa doni


"anak gue tuh" ucap papi beni bangga


"kelakuan bapak sama anak sama aja ihh" sindir mami ida, dan pergi bersama mama nana


"nah istri ngambek, gue gak ikut" doni pergi meninggalkan beni yang jengkel dengan kelakuan sahabatnya


"ini salah kamu raka" papi beni malah menyalahkan raka dan pergi begitu saja, sedangkan raka dan kara hanya diam begitu saja


"papi siapa sih aneh banget" gumam raka menatap kesal kearah beni


"papi kamu raka" jawab kara menyadarkan calon suaminya yang anehnya malah lupa dengan papinya sendiri kan aneh


"oh iya, dia papi aku, tapikan papi kamu juga" kara kembali salting dibuat oleh raka dan memilih pergi dari pada dia pingsan nantinya dan membuatnya semakin malu

__ADS_1


"lucunya calon istri siapa sih?" gumam raka tersenyum melihat kepergian kara, tak berapa lama ponsel raka berdering dan raka menerima panggilan tersebut.


...----------------...


Disinilah arga menunggu vita untuk memberi kejelasan kenapa dia sangat berubah, namun orang yang ditunggu tidak kunjung datang dan melainkan nina yang datang dan menghampiri arga


"arga kamu disini, vita mana?" arga menoleh saat ada yang menyebut namanya


"nin, kok kamu disini?" arga malah balik bertanya pada nina tanpa menjawab pertanyaan nina tadi


"aku tadi di wa sama vita disuruh datang kesini, aku kira dia udah disini saat aku liat kamu" ujar nina sebenarnya


"aku gak tau, aku juga janjian sama vita disini tapi dia belum datang" jawab arga dan nina mengangguk mengerti


"emang ngapain vita ngajak kamu ketemuan?" arga memulai pertanyaan saat beberapa menit tadi saling diam, nina menoleh dan mengedikan bahunya


"dia hanya bilang aku harus datang kesini" jawab nina seadanya, dan tak berapa lama vita datang dan tersenyum


"kalain udah sampai" ujar vita dan membuat dua orang itu membalikan tubuhnya bersama dan melihat vita


"kok baru nyampe?" tanya arga dan mendekat ke arah vita


"kalian udah akrab banget ya" vita mencoba memancing pertanyaan


"ya kita dulu satu sekolah" ucap nina seadanya


"hanya satu sekolah, atau ada yang lain" arga mengerutkan keningnya memandang vita


"maksud kamu apa" pertanyaan itu membuat ketiga orang itu diam sejenak dan pada akhirnya vita mengucapkan sebuah kata yang membuat nina dan arga bingung


"maaf" satu kata yang terucap dan membuat vita menunduk sedih


"hey kenapa, kenapa minta maaf?" tanya arga yang makin dibuat bingung


"karna aku kalian jadi jauh" lirih vita dan dia tidak bisa menahan air matanya lagi, nina mendengar tapi masih bingung dengan kata kata vita sama halnya dengan nina arga juga bingung


"sayang hey, kamu ngomong yang bener aku gak ngerti sama sekali" vita mengangkat wajahnya sambil mengusap air matanya dan dia akan tegar dalam hal ini


"aku udah tau hubungan kalian dulu, kalian pacarankan" kalimat yang diucapkan vita membuat nina dan arga kaget


"dan karna aku kalian pisah" lanjut vita dengan lirih

__ADS_1


"enggak, enggak, ini sal,,," ucapan arga terpotong oleh ucapan yang dilontarkan vita


"aku udah tau semuanya, kamu gak usah menyembunyikan ini lagi, dan gak penting aku tau dari siapa tapi" vita menarik nafasnya sebelum apa yang akan dia ucapkan


"kalian kembalilah, aku gak apa" bukan hanya arga yang kaget tapi nina juga


"vit" nina ingin mengucapkan apa yang ingin dia katakan tapi dihentikan oleh vita


"gak na, gue yang salah disini, gue yang hadir dan merusak kebahagiaan kalian, jadi gue yang akan pergi" nina mengelengkan kepalanya


"enggak vit, cerita gue sama arga itu udah lama dan udah hilang dan cintanya arga sekarang itu lo bukan gue" nina berusaha meyakinkan vita


"sayang hey, aku cinta sama kamu, aku sayang sama kamu, ia aku jujur dulu aku dan nina memang memiliki hubungan tapi itu dulu, dan saat sebelum bertemu kamu aku masih berusaha buat dapatin nina balik dan akhirnya kamu hadir dan memberikan aku kehidupan baru yang berwarna, dan aku yakin kamu adalah hidupku" ujar arga panjang lebar


"enggak ga, cinta kamu itu nina bukan aku, dan aku iklas liat kalian bahagia" ujar dengan tegar vita


"udah vit cukup, aku bilang aku cintanya sama kamu bukan sama nina, aku dan nina hanya masa lalu dan itu sudah terbuang, tapi kamu vit kamu itu masa depan aku, kamu yang membuat aku tertawa disaat aku sedih kamu, hanya kamu yang selalu ada buat aku vit aku sayang aku cinta sama kamu selamanya dan gak akan berakhir" arga mengucapkan itu sambil memegang tangan vita dan menatap matanya dengan lekat


"vit denger gue, gue dan arga udah selesai dan lo adalah masa depannya arga, lo gak usah merasa bersalah akan hal ini kenapa?, karna bukan lo penyebabnya, dan gue tau, lo tau yang membuat gue dan arga pisah, jadi jangan pernah salahkan diri lo sendiri" nina tersenyum kepada vita


"kamu denger bukan salah kamu okey, jadi jangan pernah pergi dari diriku" arga langsung memeluk tubuh vita seerat mungkin dan vita juga membalas pelukan itu sambil meneteskan air matanya


"udah, jangan diterusin" nina menghentikan pelukan mereka berdua, "jadi karna masalahnya udah selesai gue juga mau bilang, gue pamit, gue bakal pindah ke luar negri" kata kata itu membuat vita kaget


"kenapa, lo marah sama gue makanya lo,,," nina memotong ucapan vita


"gue bilang apa tadi, jangan slahkan diri lo sendiri, gue pindah karna keluarga gue dipindah tugaskan jadi gue harus ikut mereka, and kalian harus happy ending ya, gue tunggu kabar baiknya, dan gue gak bisa lama lama gue juga ada urusan yang harus segera diselesaikan" nina pun pergi meninggalkan dua kekasih itu dibawah malam yang banyak ditaburi bintang


"jangan pernah lakukan hal ini lagi, apapun masalahnya kita bisa selesaikan baik baik okey" arga menyenderkan kepala vita dibahunya sambil duduk disebuah kursi dan melihat bintang.


🌸🌸🌸


HAIHAIHAI


SORRY BARU UP, AKU HARAP MULAI SEKARANG BAKAL RAJIN UP LAGI


DAN BUAT YANG UDAH LIKE, COMMENT, VOTE DAN NAMBAH FAVORITE AKU UCAPIN TERIMAKASI BANYAK, DAN BUAT YANG MASIH NUNGGU CERITA INI SEMOGA ENGGAK BOSAN YAA,


SEKALI LAGI THANK YOU ALL, LOVE YOUUUU


DADAHH

__ADS_1


__ADS_2