
"terus gimana?" tanya vita membuat miko tersadar dari lamunanya
"okey, mungkin ini saatnya lo tau, ya walaupun gue disuruh buat rahasiain ini ke lo, tapi gue harap lo paham dan ngerti" ujar miko sebelum memulai ceritanya
"sebenarnya dulu, nina dan arga menjalin sebuah hubungan mereka pacaran saat masih SMA, banyak yang bilang mereka pasangan yang sangat serasi, dan setelah mereka pacaran selama 2 tahun lebih akhirnya arga memutuskan untuk memperkenalkan nina ke keluarganya, keluarga arga sangat suka dan menyentujui itu, dan arga berniat untuk bertunangan dengan nina, namun saat akan membahas pertunganan keluarga arga dan nina bertemu untuk pertama kalinya, dan ternyata mereka saingan bisnis, keadaan saat itu benar benar kacau, pada akhirnya orang tua mereka membatalkan semuanya, hubungan mereka tidak mendapatkan restu. Berbulan bulan arga hanya diam dan mengurung diri, dan karna ingin arga bisa melupakan nina orang tua arga menjodohkan arga dengan,,," miko menghentikan ceritanya dan menatap vita
"dengan gue" lirih vita dengan mata kembali mengeluarkan air mata "kenapa ga, kenapa kamu sembunyiin ini dari aku" lirih vita sambil menunduk
"vit, gue disini, lo jngan nangis okey" mesya mendekati vita dan memeluknya,
"gue salah ya sya, ada diantara mereka?" tanya vita dengan tangisanya
"enggak lo gak salah, ini takdir vit," mesya kembali memeluk sahabatnya
"gue mau sendiri, lo gak usahikutin gue" vita melepaskan pelukanya denga mesya
"lo mau kemana, gue ikut" tolak mesya
"enggak, gue cuma butuh sendiri okey, lo pulang hati hati" vita beranjak dari tempat itu dan sebelum pergi ia menatap miko
"jagain sahabat gue, lecet dikit gue awas aja" ucap vita menatap miko
"iya, lo hati hati, sorry" ucap miko merasa bersalah akan ceritanya tadi
"enggak, seharusnya gue yang berterimakasi" setelah itu vita pergi meninggalkan dua orang tersebut, lama mesya menatap kepergian sahabatnya itu
"kok lo tau?" tanya mesya menatap miko
"tau apa?" tanya miko balik
"ya tau tentang arga dan nina" jawab mesya
"gue satu sekolah dulu sama mereka" jawab miko dan mesya hanya mengangguk.
"oh iya pulang yok, udah selesai juga" ucap mesya dan mendapat anggukan dari miko, setelah membayar dan membereskan barang barangnya mereka keluar dan menaiki motor dan melaju meninggalkan tempat itu
__ADS_1
Ditempat lain arga masih setia menunggu vita datang dan tak berapa lama vita datang dengan senyumanya
"maaf ya lama" ucap vita seakan akan tidak terjadi sesuatu
"enggak apa" jawab arga tersenyum dan menyuruh vita duduk, akhirnya mereka makan malam bersama dengan indah seperti biasa, vita juga terlihat biasa saja, seperti dia tidak tau apapun.
...****************...
Berbulan bulan telah berlalu, miko dan mesya semakin dekat, miko merasa mesya sangat berbeda tidak seperti dulu yang selalu mengejarnya tapi malah kebalikan sekarang jika miko tidak berdekatan dengan mesya dia merasa ada yang kurang, ya walaupun jika mereka bertemu akan selalu berdebat kecil, sementara arga dan vita masih baik baik saja, namun sedikit ada batasan antara mereka, dan arga juga bingung akan hal itu, pasangan raka dan kara akan melangsungkan pernikahan secepatnya dan untuk adit dia semakin dekat dengan sasa, sasa juga mulai menaruh perasaan terhadap senior itu, namun tidak menutup kemungkinan dia masih menyukain bara.
"kak adit nanti jadi keluarnya?" tanya sasa saat sudah berada didepan seniornya itu
"jadi mau kemana?" tanya adit balik
"ke taman aja gimana, aku mau jalan jalan aja sih" adit mengangguk akan ucapan sasa
"okey, nanti pulang sekolah" jawab adit dan pergi karena dia ada kelas hari ini
"thank kak adit udah menjadi penghibur gue, dan jngan salahkan gue kalau gue menaruh hati pada kakak" gumam sasa tersenyum, stelah itu ia juga pergi untuk kekantin.
"sya lo mau kemana?" tanya miki karena melihat mesya yang beranjak dari duduknya
"gue ikut" jawab miko cepat, dan membuat mesya berdiam diri sejenak
"lo kenapa sih ko, terus aja ikut, berasa tahanan gue" kesal mesya
"lo emang tahanan gue" jawab enteng miko dan menarik tangan mesya untuk pergi dari ruang senat, di perjalanan bukan lagi untuk pertama kalinya miko menarik atau menggandeng mesya tapi sudah biasa, karena hampir tiap hari mereka berduaan dan bagi anak anak kampus mengira mereka sudah jadian.
"miko" lirih mesya sambil menunduk, miko berhenti karena tarikan tanganya, miko menatap mesya yang menunduk
"kenapa?" tanya miko
"jangan buat gue baper, kalau lo hanya main main, gue susah payah buat lupaan cinta gue ke lo, tapi lo malah kayak gini kegue, seakan lo memberikan harapan ke gue buat gue ngejar lo lagi" akhirnya kata kata itu keluar juga dari mesya ia sudah ingin mengatakan itu dari lama namun ia takut.
"hey liat gue" ujar lembut miko, mesya menatap miko
__ADS_1
"lo boleh baper atas apa yang gue lakuin, dan lagi satu lo gak usah nyiksa diri buat berhenti suka sama gue, dan gue memberikan harapan itu" jawab miko panjang, membuat mesya bingung dengan kata kata miko
"intinya, lo jadi milik gue sekarang" lnjut miko dan membuat mesya kaget dan tersenyum, karena akhirnya ia bisa mendapatkan miko
"ayo, aku udah lapar" ucap miko mengubah kata aku kamu, miko langsung menarik lagi tangan mesya dan jngan tanya lagi gimna perasaan mesya, ia sangat senang bahagia,
"aku, kamu" lirih mesya tersenyum dan menatap lelaki disampingnya, "dia milik gue, dia milik gue sekarang dan selamanya" lanjutnya tak pernah hilang senyuman itu dari mesya
"gue gak bakal ngelepas dia smpai kapan pun, dan gue sadar ternyata dia memang untuk gue" batin miko juga sngat bahagia, akhirnya kisah cinta mesya dan miko berakhir bahagia mesya yang dari dulu mengejar miko akhirnya membuahkan hasil untuk sekarang, mereka sangat bahagia saat ini
Disisi lain saat ini vita dan arga berada di taman berdua vita ingin mengucapkan sesuatu kepada arga
"hey beb, kamu kenapa, akhir akhir ini kamu sering ngejauh dari aku, kenapa?" tanya arga kepada vita yang duduk disebelahnya
"enggak kok, perasaan kamu mungkin" jawab vita seadanya
"aku salah ya, aku minta maaf sama kamu" ujar arga lagi
"enggak kamu gak salah" jawabnya tenang
"tapi kenapa kamu seakan ngejauh gitu dari aku, kalau bukan karna aku salah sama kamu" arga makin mempertanyakan sifat beda dari pacarnya ini atau calon istrinya
"kalau kamu mau tau, aku ingin kita ketemu di jembatan dekat taman, aku bakal jelasin semuanya ke kamu, bisa?" tanya vita dan diangguki oleh arga
"okey, aku jemput" ucap arga
"enggak usah, kita datang sediri sendiri aja, kalau gitu aku duluan" vita pergi dengan wajah yang sendu.
"mungkin ini saatnya" lirihnya
🌸🌸🌸
UPSSSS SORRY YA, AKU UPNYA JARANG, JARANG BANGET MALAH, TAPI AKU MEMANG LAGI SIBUK BANGET BULAN INI, ADA ACARA.
DAN AKU TERIMAKASI BANGET BUAT YANG MASIH NUNGGU CERITA INI, JANGAN BOSAN YA, DAN MAAF KALAU GAK JELAS.
__ADS_1
JANGAN LUPA JUGA BERI LIKENYA YA
DADAH SEMUANYA LOVE YOU