
Hari ini adalah hari terakhir ospek berlangsung, dan sebagai mahasiswa baru diberi kesempatan untuk mengelilingi kampus untuk mengenal situasi disana.
"kara" panggil seseorang dan membuat kara menoleh
"bara" ucap kara saat melihat yang memanggilnya adalah bara
"kok lo gak bilang kalau kuliah disini?" tanya bara pada kara
"ya gue sebenarnya gak tau juga kalau gue didaftarin disini" jawabnya seadanya, "ya udah yok kita keliling" akhirnya mereka mengelilingi kampus bersama sambil mengobrol, tanpa mereka tau ada seseorang yang memperhatikan mereka
"siapa dia?" ucapnya
"ya mana gue tau, dia mahasiswa baru" jawab temenya, yang tadi bertanya hanya memandangnya sinis
"kok lo disini?" tanya miko ya mereka adalah miko dan arga
"lah iya juga, ngapain gue disini?" tanya arga pada dirinya sendiri, dan miko tak memperdulikanya lagi, "kenapa lo suka sama mahasiswi itu" tebak arga saat melihat miko tak berpaling dari kara
"enggak" jawabnya ketus
"kalau enggak ngapain lo liatin dia ampek segitunya pakai nanya lagi siapa cowok itu" cibir arga
"ya mungkin aja nanti penting bagi gue" ucap miko dan berbalik untuk meninggalkan arga namun terhenti karena ada seorang gadis berada dibelakangnya
"miko, lo dipanggil sama dosen" ucap gadis itu
"ohh okey thank" ucapnya, dan langsung menarik tangan arga untuk pergi, arga hanya menurut saja ditarik oleh miko
"gue ketoilet sebentar" ucap arga dan diangguki oleh miko sambil menepuk bahu sahabatnya itu dua kali, setealah kepergian arga miko bertemu dengan mesya
"miko mau kemana?" tanya mesya yang disebelahnya ada vita
"keruang dosen" ucapnya dan berlalu dari sana
"kapan sih gue dilirik sama cowok itu" kesal mesya
"sabar sya, suatu saat nanti kalau lo emang berjodoh sama dia pasti lo bakal dapetin dia okey" vita adalah teman terbaik mesya dari dulu
"tapi kapan?" tanyanya cemberut
__ADS_1
"sabar aja" ucap vita, "nina" panggil vita saat ada seorang gadis yang akan melewati mereka
"iya" sahut gadis yang dipanggil nina itu
"lo liat arga gak?" tanya vita pada nina
"tadi gue liat dia sama miko" sahutnya dan diangguki oleh vita
"okey thank ya" jawab vita setelah itu nina pergi
"vit lo kenapa sih deket banget sama dia?" tanya mesya pada sahabatnya itu
"lah kenapa emangnya?" tanya vita
"gue rasa ya, dia itu ada rasa deh sama arga awas nanti arga diambil lo yang nangis" ucap serius mesya
"gak mungkin lah, nina itu orang baik gak mungkin dia ngambil arga dari gue" ujar vita percaya diri
"serah lo, tapi kalau sampai dia berani ngerebut arga dari lo, biar gue yang hadapi" vita tersenyum akan sikap mesya yang sangat menyayanginya seperti sodara dan itu membuat vita akan membatu sahabatnya itu mendapatkan miko
"iya, ayok bentar lagi mabanya selesai jalan jalan" mereka berlalu ke lapangan untuk melihat mahasiswa dan mahasiswi baru. Dan akhirnya ospek terakhir berjalan dengan lancar dan mereka resmi menjadi mahasiswa di kampus tersebut dan besok adalah hari pertama bagi mereka.
"dipanggil ngapain lo sama dosen" tanya arga saat ini mereka berada di kantin
"murid baru?" tanya arga
"iya" jawab miko, "dan gue udah ada kandidatnya" ucapnya tersenyum tanpa arti
"dan kayaknya gue tau orang itu" jawab arga dan mereka berdua tertawa bersama jangan lupa mereka saat ini menjadi pusat perhatian seluruh kampus.
Jauh dari kantin tepatnya disebuah taman ada dua orang remaja yang sedang duduk disebuah kursi panjang memndang lurus kedepan
"kabar sasa gimana?" akhirnya pertanyaan itu keluar dari mulutnya yang dari tadi sangat susah buat diucapkan, kara menoleh sebentar dan kembali melihat kedepan
"dia baik" jawab kara seadanya, bara menghembuskan nafasnya berat, "lo kenapa tiba tiba nyanya sasa?" sambung kara lagi
"entahlah kar, disaat sasa pergi gue ngerasa ada yang hilang, ya walaupun disaat dia ada didekat gue gue sedikit kesal, tapi disaat dia pergi hidup gue hampa" bara melihat kearah langit yang sangat cerah
"lo suka sasa?" tanya kara akhirnya, dan membuat bara terdiam dia juga gak tau apakah dia suka dengan gadis itu atau tidak tapi beberapa bulan mengenalnya menjadikan dia sangat penting dihidupnya
__ADS_1
"gue gak tau" jawab bara lesu
"lo pastiin dulu" kara menepuk bahu bara, dan bara hanya terdiam menanggapinya, "gue kesana dulu ya, mau liat ina sama sinta" kara pun pergi meninggalkan bara, bara kembali melihat keatas melihat langit yang sangat cerah namun tak secerah hatinya yang merasa gundah.
"sa maafin gue yang cuek waktu itu, maafin gue yang gak bisa liat lo, dan gue mau lo balik sa, gue udah yakin klau gue jatuh cinta sama lo" setelah mengucapkan itu bara tersenyum, ternyata itulah yang selama ini mengganjal dihatinya dan saat ini dia merasa lega dan bertekat akan mendekati sasa dan berjuang agar dia bisa memiliki gadis itu.
"hah ternyata gila dia" ucap seorang cowok yang dari tadi melihatnya, bukan semata dia menyukai sesama jenis tapi itu karena orang yang dia sukai duduk disana tadi bersama cowok itu
"mencurigakan" ucapnya dan pergi dari sana
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Satu tahun sudah berlalu, kara menjadi mahasiswi dikmpus tersebut, saat ini ia tengah berada disituasi yang sangat rumit dimana dia dipilih menjadi sekretaris dari senat dan itu membuat dia sangat jengkel
"kenapa harus saya?" tanya kara dihadapan pada dosen dan senat disana
"ya karna kamu itu sangat cocok kara dan kamu juga direkomendasikan oleh ketua senat lngsung" sahut dosen itu dan kara langsung melirik miko sebagai ketua senat
"tapi saya tidak mau" ucap kara datar
"saya tidak menerima penolakan, atau alasan apapun itu" sahut miko dengan penekanan
"iya kara, kamu harus mau kalau tidak kamu mau di mata kuliah saya kamu harus ngulang?" ancam dosen itu
"kenapa bapak ngancam?" tanya kara
"ya supaya kamu mau" jawabnya, karna malas berdebat akhirnya kara mengiyakan
"serah" ucapnya dan membuat miko tersenyum kemenangan,
"dan saat ini kara kamu resmi menjadi anggota senat dan kamu akan mendampingi miko disegala kegiatan" akhirnya kara pasrah saja dia sangat malas untuk berdebat seperti ini.
"tugas pertama lo, ikut gue sekarang" miko berlalu dan diikuti oleh kara dibelakangnya, dan mesya sangat kesal melihat itu
"jadi dia orangnya, baiklah kita lihat siapa yang akan menang" mesya melihat kearah dimana kara berjalan dibelkang miko, "gak ada yang bisa ngambil miko dari gue, siapa pun itu" batin mesya
🌸🌸🌸
MAAF MAAF BARU UP, KENAPA CEPET BANGET SATU TAHUNYA?, YA KARENA BIAR RAKA CEPET BALIK, TUNGGU YA SEBENTAR LAGI RAKA BALIK
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN COMMENTNYA YA
DADAHHH