
jreng jreng jreng, raka memulai memainkan gitarnya sambil duduk disebuah kursi di atas panggung dan melihat orang yang berada didepanya dan berhenti saat sudah melihat kara dan tersenyum.
Pagi hari menyapa dengan indah
Ku tersenyum melihat kau masih lelah
Sudah dengan berbagai cara
Agar tak terlewatkan hari yang indah
Banyak hal yang tlah kita lewati
Di setiap harinya
Denganmu ku mengerti arti cinta
Arti cinta sesungguhnya
Tumbuh di setiap saat
Dan mengerti makna cinta
Makna cinta yang abadi
Kan kujaga cinta ini
"ciee merah banget tuh pipi" ucap ina dan menyenggol lengan kara
"apaan sih na" uacap kara
Sudah dengan berbagai cara
Agar tak terlewatkan hari yang indah
Banyak hal yang tlah kita lewati
Di setiap harinya
"bersenang senanglah dulu dan lihat apa yang akan terjadi" ucap seseorang bersama tiga temanya
"bos semua sudah siap, semua sudah diposisi yang detentukan" lapor salah satu dari mereka
"baik"
Denganmu ku mengerti arti cinta
Arti cinta sesungguhnya
Tumbuh di setiap saat
Dan mengerti makna cinta
Makna cinta yang abadi
Kan kujaga cinta ini
Raka mengakhiri bernyanyinya dan mendapat tepukan tangan yang meriah dari semua orang.
__ADS_1
"persiapkan semuanya sekarang kita akan mulai" dia adalah gino, ben dan tio
"baik bos"
"bisakah saya memanggil seseorang, mereka adalah teman saya yang juga membantu saya dalam mengurus sekolah ini" tanya doni dan dipersilahkan oleh kepala sekolah
"satu" gino mulai menghitung
"untuk sahabat saya silahkan menaiki panggung" ucap doni
"dua" hitungan gino berlanjut, beni berjalan menuju panggung bersama ida
"baik perkenalkan nama sahabat saya" ucap doni
"dan" ucap gino, semua pasukan gino sudah siap
"ti,,," ucapan gino terhenti saat mendengar suara doni
"BENI MAHENDARA dan istrinya IDA ANINDITA" ucapan doni menghentikan hitungan gino
"hentikan" ucap gino tiba tiba, dan pasukanya berhenti tapi terheran heran, namun berbeda dengan gino dia malah tersenyum licik
"akhirnya aku menemukanya" batin gino tersenyum
"mereka adalah orang tua dari raka dan sahabat saya" ucap doni dan membuat gino terkejut dan akhirnya tersenyum kembali
"jadi dia, adalah anak mahendra pantas saja dia tidak perduli dengan kalung itu jadi ini alasanya" batin gino dan tersenyum licik
"bubar, kita kembali ke markas" ucap gino dan semua pasukanya yang menyamar langsung bubar diatara kerumunan siswa dan siswi SMA TUNGGAL, untung tidak ada yang menyadari ini. Namun mereka tidak menyadari bahwa ada yang memperhatikan gerak gerik mereka yang mencurigakan.
"iya, dia membawa sebuah pistol" jawab temanya
"kenapa berhenti?" tanyanya
"kalau jadi bakalan ancur dong acara ini, aduh lo itu bodohnya" ucap orang itu jengah
"kita ikuti" ajaknya
"kuy" jawabnya mereka pun mengikutin orang orang yang mereka curigai, dan saat sampai di luar sekolah mereka melihat orang itu masuk disebuah mobil yang berisikan gambar serigala hitam
"jadi, mereka serigala hitam" ucap salah satu dari mereka
"kita harus berhati hati, kita beritahu boy setelah acara ini" ucap temanya, mereka adalah bams dan sam.
Disisi lain sasa sedang bersama bara, makan disebuah meja yang telah disediakan oleh anggota osis
"kak bara selamat ya bentar lagi mau jadi ketos gantiin kak raka" ucap sasa tersenyum manis
"thaks ya, dan jangan lupa besok, gue jemput" ucap bara dan kembali makan
"iya kak" jawab sasa tersenyum
"huaaa gak sabar besok" batin sasa bersorak gembira
Dilain meja terdapat pasangan yang bernama sudah takdir siapa lagi kalau bukan rama sinta
"yank, bentar lagi aku mau lulus, kamu jangan nakal ya aku tinggal" suruh rama pada sinta
__ADS_1
"iya aku setia kok sama kamu, tapikan masih lama, ujian aja masih dua minggu lagi" ujar sinta
"ya aku bilang aja dulu, takut lupa hehehe" jawab rama terkekeh, mereka pun melanjutkan makananya
Dan disinilah sekarang disebuah meja yang diisi dengan calon keluarga besar siapa lagi klau bukan dari keluarga raka dan kara.
"wah ini siapa, kok aku baru pertama ketemu?" tanya ida mami raka
"loh ini vino, anak ku yang pertama, dia lanjutin kuliar duluar makanya kamu gak tau" jawab nana mama kara
"oh vino, kok gak datang di acar pertunangan adik kamu?" tanya ida, vino berhenti memakan mkananya dan memandang orang orang disana
"what, tunangan?" kaget vino, "kapan?"
"loh kmu gak tau?" tanya beni papi raka, vino menggelengkan kepalanya
"don kenapa kamu tidak memberitau vino soal ini?" tanya beni
"aku lupa" sahut enteng doni
"papa emang gitu om, cuma anak kesayanganya aja yang di ingat" cibir vino pada papanya, semua tertawa melihat reaksi vino
"eh kalian berdua udah tunangan, gak ngasi tau gue ya, okey fine gue gak kasi restu" ucap vino ngambek
"siapa juga yang minta restu lo" gumam raka dan didengar oleh vino
"ya harus dong, gak boleh enggak" sewot vino
"tapi mama sama papa udah ngasik, plus mami ida dan papi beni juga, ngapain minta restu ke lo" sahut kara dan makan lagi
"punya adik gak ada sopanya sama kakak" gerutu vino, mereka tertawa bersama dan obrolan itu diisi dengan secara keluargaan. Dan akhirnya pesta tersebut berakhir dengan berjalan lancar tidak ada hambatan sama sekali, semua murid dan para undangan telah meninggalkan sekolah dan hanya tersisa anggota osis serta guru guru.
"terimakasi untuk hari ini, saya tau pasti kalian lelah, tapi jangan lupa juga minggu depan akan ada pelantikan osis baru, saya harap kalian bisa bekerjasama lagi seperti ini, kalau begitu kalian boleh pulang" kata raka kepada seluruh anggota osis, saat raka keluar dan sampai di parkiran sekolah ia bertemu dengan bams dan sam
"kalain belum pulang, tumben betah" cibir raka
"gak seru lo boy" seru bams
"gak usah banyak omong, kita ada berita penting boy" ucap serius sam
"apa?" tanya raka penasaran karena melihat tampang serius dari sam
"kita ngobrol di markas gue udah suruh vino buat datang juga" ucap sam dan diangguki oleh raka, mereka meninggalkan sekolah bersama sama menuju markas. Raka memberitahu papinya bahwa ia ada urusan penting dan untung papinya mengerti dan papinya tinggal memberi alasan kepada istrinya nanti, supaya tidak khawatir.
Disebuah markas besar yang bernama serigala hitam gino duduk disebuah kursi sambil memainkan sebuah foto dua orang yang sudah dia cari selama ini
"lihatlah pa aku sudah menemukan orangnya, anakmu ini akan membalaskan semuanya untuk mu, dan paman aku juga sudah menemukanya, orang yang paman cari selama ini" ucap gino melihat foto musuhnya yang saat ini ada tidak jauh darinya,
"KELUARGA MAHENDRA KALAIN AKAN HANCUR DI TANGAN KU HAHAHAHA"
🌸🌸🌸
HUAAAA GIMANA HARI INI SEMOGA SUKA YA
JANGAN LUPA LIKE COMMENTNYA YAAA
DADAHHHH
__ADS_1