
Dan disinilah raka sekarang, setelah pulang sekolah dan berganti baju raka mengendarai mobilnya menuju sebuah mension yang sangat besar dan dijaga ketat oleh orang yang memakai baju serba hitam.
"gimana boy lihatlah tempat ini dia sangat merindukanmu" ucap sam yang juga berada di dalam mobil raka
"4 tahun lo pergi dari sini hanya sekedar istirahat itu sangat tidak masuk akal" tambah bams yang duduk di bagian penumpang.
"jadi gimana masuk?" tanya sam pada raka dan raka menoleh melihat sam dan bams bergantian
"gue pengen ngerasain jadi tawanan, gimana?" tanya raka pada sam dan bams.
"kenapa?" tanya mereka berdua
"gue lupa bawa topi sama masker" ujar raka dan dibalas anggukan dari bams dan sam
"oke" sahut mereka dan menutup wajah raka menggunakan kain seperti karung kecil agar tidak terlihat wajahnya, dan juga mengikat tanganya.
"jangan keras, sakit tau" suruh raka pada bams
"hehehe sorry boy" ujar bams cengengesan
"ini nih yang orang rasain kalau diiket, ini masih gak seberapa dibanding lo dulu" ucap sam dan diangguki oleh bams. Dan akhirnya mereka bertiga turun agar mendalami karakter bams memegang tangan raka dan bahunya dari belakang sedangkan sam berjalan disampingnya.
"bos" sapa orang orang pakaian hitam itu, bams dan sam hanya mengguk dan masuk kemension itu.
"bos siapa dia" tanya seseorang yang bajunya seperti menyerupai ilmuan
"dia tawanan gue" sahut sam
"nanti kalau gak kepakek buat gue ya, ada ramuan baru nih" sahut orang itu dan pergi menuju sebuah ruangan
"dasar dia ingin menjadikan gue untuk uji coba lihat saja nanti" batin raka geram dan mereka melanjutkan perjalananya menuju ruangan rahasia yang hanya diketahui oleh orang orang terpenting.
"wellcome back boy" sambut bams dan melepaskan penutup wajah dan ikatan di tangan raka setelah menutup pintu itu.
"masih sama" ujar raka dan tersenyum berjalan melihat lihat ruangan itu
"lo reunian aja dulu sama ruangan lo gue sama bams ada urusan penting sebentar gue ada di ruangan sebelah okey" ujar sam dan menarik bams untuk pergi sedangkan raka tidak menghiraukan ucapan sam tadi dia lebih memilih melihat ruangan tersebut.
Raka duduk di sebuah kursi dan memejamkan matanya mengingat betapa berbedanya dulu dan saat ini, dulu dia tidak pernah mengetahui kehidupan luar yang indah dia hanya mengetahui kehidupan DUNIA GELAP.
flessback on
DORRR
DORRR DORRR
"bermainlah bersama ku dulu, agar ku perlihatkan bagaimana rasanya tinggal di neraka" ucap laki laki yang saat ini terlibat perkelahian dengan seorang pembunuh bayaran
"kau lihatlah, aku akan menghancurkan mu bersama seluruh keluarga mu itu" ucap laki laki pembunuh bayaran itu
"berani sekali mulut kotor mu itu menyebut keluargaku" ucap laki laki yang pertama tadi dan dia adalah raka.
"keluarga mu itu sudah merebut semuanya dari hidup ku, dan akan ku balaskan semuanya lihat saja" ucap laki laki tadi
DOR
Tembakan melesat tepat di jantung orang itu dan menyebabkanya mati seketika, raka marah saat orang menyebut keluarganya yang aneh aneh dia tidak tahan dengan hinaan ini. Raka langsung pergi meninggalkan tempat itu dan langsung pulang kerumahnya saat sampai dirumahnya raka berbicara dengan kedua orang tuanya.
"mi pi ada apa ini,?" tanya raka pada kedua orang tuanya
"apa?" tanya papinya, raka menceritakan semuanya yang ia dengar dari mulut orang itu dan membuat maminya terkejut.
"raka hentikan, berhentilah dalam dunia itu, mami gak mau terjadi apa apa sama kamu dan keluarga kita" suruh mami ida pada anaknya
"kenapa mi?" tanya raka heran
"kamu tidak perlu tau, berhentilah" ucap mami ida dengan penekanan
"tapi mi" ucapan raka terhenti saat kata kata yang raka tidak sukai terlontar dari mulut maminya
__ADS_1
"kau ingin melihat mami dan papi hancur, atau kau ingin kita tiada raka, apa itu yang kau inginkan?" tanya mami ida marah dengan mata mengeluarkan air
"tidak mi" ucap raka menundukan kepalanya
"kalau gitu turuti perintah mami, berhentilah" ucap mami ida dan meninggalkan pembicaraan itu
"pi" panggil raka pada papinya
"turuti saja" ucap papinya dan raka hanya mengngguk dia tidak bisa mengorbankan keluarganya begitu
Keesokan harinya raka datang ke markasnya dan memberitahu bams, sam dan vino sahabat sekaligus orang kepercayaanya
"kenapa boy?" tanya sam
"gue hanya pengen istirahat dulu dari dunia ini" sahut raka berbohong, jika ia mengatakan sebenarnya sahabatnya akan melakukan penyerangan besar dan itu bisa saja mencelakai keluarganya.
"berapa lama?" tanya vino
"belum tau, tapi gue serahin semuanya buat lo vin, lo jaga markas ini dan lo jalanin ini semuanya" ucap raka pada vino
"enggak bagi gue, lo gak ada gue juga gak ada boy" ucap vino
"maksudnya?" tanya bams
"gue bakalan nerusin sekolah gue di luar negeri kalau lo beneran berhenti boy" ucap vino
"boy jangan gitu, lo adalah pemimpin disini ketua dan kita semua menghormati lo boy" ucap sam
"kalau kalian menghormatin gue tolong hormatin keputusan gue" ucap raka mantap
"sorry" sambungnya lagi dan mereka pun tidak bisa memaksa raka lagi dan akhirnya raka pun berhenti di dunia itu.
Dan karena berhentinya raka dari dunia itu membuat dia menjadi murung, dingin dan datar dan sikapnya yang badboy ia tinggalkan dan menjadi murid yang disiplin. Dan jadilah raka yang saat ini sang ketos dingin dan datar, dan sangat disiplin.
flesback off
Pintu terbuka dan membuat raka membuka matanya melihat kedua sahabatnya bams dan sam.
"gimana kangen kan lo" ucap bams dan duduk dihadapan raka
"untuk merayakan kedatangan lo ayo kita pesta" ujar sam dan membawa minuman terlarangnya
"ayo boy minum" suruh sam
"enggak" sahut raka
"kenapa?, takut ya, udah lama gak minum li takut mabuk?" tanya bams meremehkan
"bukan gitu, gue takut lo yang gak kuat, dan nanti gue juga yang susah harus nyiram lo agar sadar" ucap raka enteng
"alah alesan aja lo" ucap sam dan menegak minumanya
"boy ruangan itu masih ada dirumah lo?" tanya bams
"masih" jawab raka sambil membuka lacinya dan menemukan pisau kecilnya
"gimana kalau besok kesana" saran sam dan disetujui oleh bams
"jangan" ucap cepat raka
"kenapa?" tanya mereka berdua
"gue lagi merenovnya, agar bisa latihan dengan leluasa" jawab raka berbohong, ia tidak ingin maminya mengetahui dia kembali ke dunia gelap ini.
"ouhhh okey kalau gitu" ucap bams dan menegak minumanya
Dan sedikit perbincangan untuk saling mengingat masa lalunya tiba tiba pintu terbuka karena bams lupa menguncinya ketiga orang itu menoleh dan melihat seseorang yang sedang mematung.
"lo masuk dan kunci pintunya" ucap sam dan orang itu pun menurutinya
__ADS_1
"ada apa?" tanya sam dan orang itu masih bengong melihat ke arah raka
"apa?" tanya raka datar
"bos boy lo kembali" orang itu pun mendekat dan ingin memeluk raka namun terhenti karena raka memajukan pisau kecilnya
"mau dekat lagi?" tanya raka
"enggak" jawabnya, dia adalah orang yang dilihat dengan memakai pakaian seperti ilmuan dia adalah adit, orang kepercayaan untuk membuat ramuan agar tawanan menjadi tersiksa
"mau apa lo kesini?" tanya bams
"eh bos, gue mau minta orang tadi buat gue uji coba, mana orangnya?" tanya adit celingak celinguk, bams dan sam menahan tawanya
"lo mau buat apa?" tanya raka datar
"mau gue buat uji coba bos boy" ucap adit semangat, raka berdiri dan mendekat kearah adit
"udah lama ini pisau gak gue pakek, kalau gue pakek sekarang bagus juga, apalagi makanan pisau ini ada didepan mata" ucap raka dengan senyum devilnya, adit meneguk salivanya takut
"kenapa gue merinding ya" batin adit
"dit bawa aja, silahkan lo pake uji coba" ucap sam
"mana?" tanya adit
"tu di belakang lo" ucap bams dan adit pun melototkan matanya karena dibelakangnya saat ini adalah raka
"orang tadi bos boy?" tanya adit gugup
"kalau iya kenapa, hah?" tanya raka
"enggak jadi bos, gue nyarik yang lain aja" jawab adit dan ingin pergi namun dihentikan oleh raka
"lo gak mau nyobaan pisau gue ini, gue juga mau pemanasan udah lama gak pegang pisau" ucao raka sambil memaikan pisaunya di wajah adit, adit gemetaran hebat saat pisau itu menyentuh pipinya
"hahahahah, sumpah muka lo jelek banget dit hahaha" ejek bams dengan tawanya
"udah keluar, dan tolong tajamkan pisau gue ini" suruh raka adit pun segera pergi sambil membawa pisau raka.
"gue pulang" ucap raka
"kenapa cepet banget, gak nginep aja?" tanya sam
"enggak, dicariin sama mami" ucap raka dan mengambil masker dan topi yang berada di ruanganya dan pergi bersama bams dan sam.
*VISUAL SEMOGA SU**KA*
KARA PUTRI
RAKA MAHENDRA
SASA ANINDITA MAHENDRA
BARA ADI WIGUNA
EMPAT DULU YA YANG LAIN MENYUSUL SEMOGA MASUK KE DUNIA HALUNYA
JANGAN LUPA LIKE COMMENTNYA
DADAHHH,,,.
__ADS_1