Love You Ketos

Love You Ketos
bab 71 EXTAR PART — dikit lagiiii


__ADS_3

"nih kak udah selesai, kalau gitu gue duluan" kara meninggalkan ruang senat, setelah memberikan laporan ke miko


"eh bentar" miko menghentikan kara yang akan keluar, kara menoleh dengan wajah datarnya


"kita makan dulu" ucap miko menatap kara


"gak bisa, saya ada kelas" jawab kara


"sehabis kelas" ujar miko lagi


"enggak mau" jawab kara, dan berlalu pergi miko mengejar kara dari belakang


"gila ni orang, malah ngikutin, gue masuk kelas aja dia gak mungkin bisa masuk" kara mempercepat langkahnya, dan sampai dikelas kara langsung duduk dan beberapa menit dosen pun datang, dan menutup pintu tapi tiba tiba ada kaki yang menghadang membuat pintu itu tidak bisa ditutup


"miko" ucap dosen itu yang ternyata adalah miko


"beneran stres ni senior" gerutu kara dan memilih tak peduli


"kenapa miko?" tanya dosen tersebut


"gini pak, saya ada tugas untuk melihat perkembangan dari mahasiswa baru, jadi apa boleh saya ikut masuk?" tanya miko dengan senyumanya


"tentu saja untuk ketua senat seperti kamu, masuklah" dosen itu memberi miko untuk masuk dan miko segera masuk dan duduk disamping meja kara, dan menatap kara sambil menaiki alisnya, dan kara hanya memutar bola matanya malas, akhirnya kelas pun berakhir kara berniat untuk pergi namun tanganya dicekal oleh miko


"kita makan" ucap miko, karena malas meladeninya kara pun mengiyakan saja, mereka pergi ke kantin dan diperjalanan menuju kantin baknya pasang mata yang melihat seorang miko sedang bersama gadis, sampai dikantin mereka duduk di sebuah meja dan memesan makanan, setelah sampai mereka menikmati makanan itu tak berapa lama ada dua orang yang menghampiri meja mereka


"boleh gabung?" tanya satunya, miko dan kara melihatnya


"enggak" jawab miko


"boleh" jawab kara, miko menatap kara


"mereka temen gue kak" jawab kara dan membuat dua orang itu tersenyum sedangkan miko kesal


"sabar miko, jika kau ingin mendapatkan sesuatu lo harus berusaha" batin miko, entahlah saat kara berani menentangnya bagi miko kara adalah gadis pertama yang bisa membuat miko penasaran dan dari saat itu dia mencoba mendekati kara, dia akan melihat seberapa enggak terpesonanya kara pada dirinya


"thanks" dua orang itu duduk dan hanya diam saja tanpa memesan makanan


"lumayan" batin orang itu menatap miko


"masih gantengan gue" jawab satunya


"kalian gak makan?" tanya kara pada dua orang itu, namun tak kunjung mendapat jawaban karena mereka masih memperhatikan miko


"bams, sam kalian masih normalkan?" tanya kara pada dua orang tadi yang ternyata sam dan bams

__ADS_1


"hah maksudnya?" tanya bams


"ya kalian berdua gue liat dari tadi memperhatikan dia, ya gue kira kalian suka" jawab kara enteng sambil menujuk miko, sam, bams dan miko melebarkan matanya


"eh lo gak usah gitu kali, kita masih normal, gila apa lo" sahut bams


"ya mana gue tau" sahut kara cuek dan kembali memakan makananya


"gue duluan, mau ketemu ina sama sinta" kara beranjak pergi dan miko akan mengikutinya namun terhenti oleh bams dan sam


"lo suka sama kara" tanya sam to the point


"kalian gak perlu tau" jawab miko


"gue saranin lo mundur aja, gue takut lo salah jalan" ucap bams dan pergi meninggalkan miko yang bingung


"mundur?, gue maju aja baru kenapa harus mundur" miko pun berlalu pergi meninggalkan kantin


"okey kita lihat, gue gak bakal buat lo betah disini" ucap seseorang yang melihat dari awal miko dan kara datang kekantin


"sya kenapa gak lo lepasin aja miko, dia itu gak pernah ngerilik lo sama sekali" ucap vita yang mereka berdua ternyata melihat dengan jelas antara miko dan kara


"mesya gak pernah nyerah, lo tau sendiri dari kecil gue diajarkan buat mendapat apapun yang gue mau, gue akan berusaha sampai mendapatkanya" mesya pergi dan meninggalkan vita disana


"gue gak mau sampai lo sakit hati sya, gue udah anggap lo seerti sodara gue" ucap lirih vita melihat mesya yang pergi meninggalkan kantin


"nina, sini duduk" nina pun duduk satu meja dengan vita


"tumben sendiri, mesya mana?" tanya nina


"baru aja pergi, kayaknya sih ketoilet" jawab vita dan diangguki oleh nina


"lo gal makan?" tanya vita dan nina menggelengkan kepalanya sambil tersenyum


"gue udah tadi" jawabnya, beberapa menit arga datang untuk menemui vita


"hey beb" arga langsung duduk disamping vita


"hey" jawab vita


"vit gue duluan ya, gue mau ngembaliin buku" ucap nina dan arga pun baru menyadari ada nina disana


"gue duluan,,, ga" ucap nina dan diangguki oleh arga dengan agak kaku, setalah keergian nina arga masih diam saja


"beb kamu kenapa?" tanya vita

__ADS_1


"ehh eng,, enggak enggak kenapa" jawab arga gugup


"nina baik ya, pinter cantik" ucap vita


"kamu lebih cantik dong" ucap arga dan membuat vita tersenyum


"oh iya beb, miko sama mahasiswi baru itu yang jadi skretaris baru itu deket ya?" tanya vita


"aku gak tau pasti sih, tapi kayaknya iya deh" jawab arga dan mereka pun memilih untuk makan lagi


Jauh dari kantin tepatnya di koridor dekat toilet kara tiba tiba ditarik dan masuk ke dalam toilet


"lepasin" kara menghempas tangan yang menariknya, dan mereka saling tatap, "kenapa kak?" tanya kara pada orang yang dipanggil kakak itu yang tak lain adalah mesya


"lo" belum selesai mesya bicara kara sudah mencelanya


"mau bully gue?" tanya kara enteng


"enggak gue cuma mau bilang sama lo, lo jangan deket deket sama miko karena dia milik gue" ucap mesya dengan ancaman terhadap kara dan kara hanya tersenyum


"denger ya kakak senior, gue gak minat sama sekali sama milik lo itu siapapun namanya, dan lo gak usah sibuk buat nyuruh gue ngejauhin dia karna gue juga males deket sama dia" ucap kara enteng dan pergi meninggalkan mesya sendiri di toilet


"benarkah, kita liat saja" mesya pergi dari toilet tersebut dengan perasaan kesal


Jauh dari kampus disinilah raka yang sedang tersenyum lebar karena hari ini dia akan pulang ke indonesia bersama keluarganya dan juga sasa, karena dia telah menyelesaikan pendidikanya dan akan meneruskan di indonesia tepatnya dikampus yang sama dengan kakaknya


"mi, sasa kuliah di kampus kak raka kan?" tanya sasa pada maminya


"iya sayang kamu disana nanti dijagain sama kakak kamu" ucap mami ida


"mami sasa itu udah gede tau" ucap sasa cemberut


"tapi kamu itu tetep putri kecil papi" ujar beni menimpali sedangkan raka dia sedang senyum senyum sendiri karena bentar lagi dia akan bertemu dengan kara


"tunggu bentar lagi" batinya dan menutup matanya saat pesawat yang dinaiki oleh keluarga mahendra lepas landas.


🌸🌸🌸


BENTAR LAGI KATANYA, TUNGGU YA


OH IYA AKU MAU UP VISUALNYA YANG BARU, DAN SEMOGA KALIAN SUKA KARNA AKU MENCARINYA SANGAT SANGAT SUSAH YA SEMOGA SAJA KALIAN SUKA.


JANGAN LUPA LIKE DAN COMMENTNYA YA


DAN THANK YOU

__ADS_1


DADAHHHH


__ADS_2