
Seperti hari hari biasanya kara datang pagi bersama raka, ya jika dia berangkat bersama raka maka dia tidak akan terlambat lagi, baginya raka adalah alarm pagi yang tidak bisa ditolak. Kara masuk kedalam kelasnya dan melihat bara yang sedang termenung
"bar lo sehat?" tanya kara namun tidak ada reapon dari bara, kara mengulanginya sekali lagi sambil menggunxangkan bahunya bara dan akhirnya bara sadar dari lamunanya
"kenapa lo, pagi pagi udah ngelamun tar kesambet tuyul baru tau rasa lo"ujar kara dan duduk didepan bara
"kenapa cerita dong" ucap kara dia juga ingin mengetahui apakah kepindahan sasa ada sangkut pautnya denga bara
"gue putus" jawab bara sendu dan membuat kara terkejut,
"hah serius?" tanya kara yang masih penasaran dan bara hanya mengangguk, "kok bisa?" tanya kara dan bara hanya mengedikan bahunya
"gue itu udah pernah bilang ke lo kalau dia itu gak baik, malah lo deketin" gerutu kara
"bentar kok lo kayak kenl gitu sama dia?" tanya bara dan membuat kara diam sejenak
"enggak ada, gue gak kenal sama cewek kayak dia" kesal kara jika mengingat sesuatu tentang lia.
"oh iya gue gak pernah liat sasa, lo tau?" tanya bara yang ingin menghilangkan fikiranya tentang lia yang tega meninggalkanya karena ia mengatakan bahwa ia akan dijodohkan dan dia tidak bisa menolak hal itu.
"lo gak tau kalau sasa pindah?" tanya kara pada bara
"hah pindah? enggak terakhir kali gue ketemu sama dia pas gue ketemu sama lia di mall" jawab bara dan menjawab teka teki yang kara punya dan menyimpulkan bahwa sasa pergi karena ingin menghidar dari bara.
"ohhhh, gue dikasi tau sama raka katanya sasa tinggal di luar negri sekarang sama opa ma omanya" jawab kara dan diangguki oleh bara
"kenapa gue merasa aneh ya saat denger sasa pindah?" batin bara bertanya
"bar lo ketos barukan ya?" tanya kara dan dijawab anggukan oleh bara
"kenapa?" tanya bara
__ADS_1
"ya lo yang kenapa?, lo sebagai ketos baru malah diam disini kalau sampai raka tau kelakuan lo mungkin dia bakal marah, lo pernah liat raka marah gak?" tanya kara pada bara dan bara hanya menggelengkan dia sangat lupa akan dirinya yang sudah menjadi ketos sekarang
"raka marah sampai bisa pukul orang tau, lo gak tau aja, atau lo mau ngerasain pukulanya raka?" tanya kara yang menakutkan bara
"enggak enggak, okey kar gue permisi dulu dan lo jangan sampai bilang ini ke kak raka ya awas aja lo" suruh bara dan langsung berlari ke luar kelas dan menuju ruang osis. Kara tertawa melihat itu.
"ohh jadi ini alasanya sasa pergi, mungkin waktu itu dia ngerasa gak bisa berharap lagi sama bara" kara menemukan jawabanya
"dasar nenek sihir, kenapa bisa gue temenan sama lo dulu" kesal kara sendiri dan akhirnya dia meninggalkan ruangan kelasnya dan menuju kantin.
Setelah selesai mengkoordinir anggotanya bara menuju tempat duduknya di ruangan osis yang selama setahun diduduki oleh raka. Dia kembali melamunkan yang membuat dia kecewa terhadap lia tapi ada yang sedikit mengganggu dalam hatinya fikiranya tertuju pada lia tapi hatinya seperti hampa dan dia sadari bukan karna lia tapi ada sosok yang dari dulu selalu ada disetiap dimana pun bara berada dan dia adalah sasa.
"kenapa gue ngerasa beda ya setiap ingat sasa yang pergi" monolog bara sendiri "dan gak mungkin kan gue suka sama dia?" sambunya lagi "tapi menurut gue tidak menutup kemungkinan juga gue ngerasa kehilangan sosok gadis yang cerewet itu" bara tersenyum mengingat pertama bertemu gadis itu saat dia sedang berkeliling untuk melihat siswa atau siswi yang terlambat dan mendapati sasa dengan santainya duduk di atas tembok dan saat itu sasa mengerjainya demi bisa lolos darinya saat itu, bara tersenyum mengingat hal itu
"apakah dia sudah gila, sampai senyum senyum sendiri" menolog seorang gadis yang melihat bara tersenyum sendiri
tok tok tok
"wow wow wow enak ya kalian mentang mentang udah punya pacar sahabatnya ditinggal" ucap kara ya saat ini kara sudah sampai di kantin dan melihat kedua sahabatnya yang sedang makan bersama para pacarnya
"eh kara, baru sampai sini ikut makan" ucap sinta dn kara pun mendekat dan duduk sambil melihat kelakuan dua sahabatnya yang seperti tidak menghiraukan kehadiranya
"gue berasa obat nyamuk" ketus kara
"ya sekali kali lah kar kan biasanya kita yang jadi obat nyamuk lo sama raka" ucap dimas sambil memakan makananya
"oh iya raka mana?" tanya rama pada kara dan kara hanya mengedikan bahunya
"lah kalian yang sekelas ngapa tanya gue?" tanya kara
"lah kan lo pacarnya seharunya lo lebih tau ketimbang kita" sahut ina dan diangguki oleh tiga lainya dan tak berapa lama datanglah tiga manusia yang membuat heboh kantin apalagi yang berada paling belakang siapa lagi kalau bukan bams, sam dan raka yang berada di belakang mereka berdua
__ADS_1
"sumpah kak raka emang coolnya mendarah daging, dia jalan kayak gitu aja udah kayak artis artis" kagum ina dan tak berkedip melihat raka
"kamu ya, matanya tolong dikondisikan, aku disamping kamu loh aku pacar mu" ucap dimas kesal melihat pacarnya yang memuji cowok lain didepanya apalagi dia adalah sahabatnya sendiri kalau bukan sahabat udah pasti di tendang tuh cowok sama si dimas
"alah gak usah cemburu, aku tetap punya kamu okey" sahut ina agar pacarnya tak ngambek lagi
"lo juga sih na puji cowok depan cowok lo ya pasti cemburu lah" sentak rama
"eh sebelum anda mengomentari saya silahkan anda liat pacar anda sampai detik ini pun gak berpaling ngeliatin kak raka" jawab ina dan membuat rama langsung menoleh ke sinta dan benar saja pacarnya sampai saat ini masih memandang ke arah raka.
"yank kok kamu gitu sih" kesal rama
"hah kenpa kenapa?" tanya sinta yang baru sadar dari lamunanya
"kamu jahat, ngelihatin raka udah kayak liat disconan" rama merajuk
"alah jangan cemburu dong yank" ucap sinta dan tidak direspon oleh pacarnya, kara hanya memutar bola matanya melihat kelakuan teman temanya
"udah makan?" tanya raka yang saat ini sudah berada di samping kara dan kara menoleh ke arah raka
"enggak" jawabnya
"kenapa?" tanya raka lagi
"ihhh lo mau nyuruh gue gendut?" tanya kara yang sudah cemberut, "tadikan udah makan dirumah" sambungnya lagi dan raka hanya tersenyum melihat tingkah kara dan mengacak rambutnya gemas.
🌸🌸🌸
JANGAN LUPA LIKE COMMENTNYA YA
DADAHHH
__ADS_1