Love You Ketos

Love You Ketos
bab 89 EXTRA PART


__ADS_3

Setelah melewati malam, akhirnya pagipun menyapa, raka berpamitan untuk melakukan tugas penting kepada keluarga kecuali sang papa, apapun itu raka tidak pernah membohongi papanya


"raka kamu hati hati ya sayang, kalau sudah selesai pekerjaanya langsung pulang dan kamu gak usah sedih lagi, ini memang takdir ya" mami ida memberikan semangat pada raka agar tidak bersedih lagi tentang kepergian adit sahabatnya


"kamu hati hati" ucap kara dan raka mencium kening istrinya


"kamu jaga diri okey" kara mengangguk, setelah itu raka pergi meninghalkan rumah alih alih pergi keperusahaan dia malah menuju markasnya untuk bertemu bams dan sam. Setelah beberapa menit akhirnya raka sampai dan langsung masuk ke ruanganya dan ternyta sudah ada vino juga disitu.


"jadi gimana?" tanya raka dan mendekati sam


"semalem gue sama bams cari tau, dengan petunjuk petunjuk yang mencurigakan, dan yang paling akurat dari semua petunjuk adalah, tentang kalung" ucap sam, raka menaikan alisnya


"kalung?" tanya raka


"iya kalung serigala hitam" sambung bams, raka kaget mendengar serigala hitam yang berarti itu adalah orang yang sama hampir membuat orangtuanya celaka dan termasuk adit juga


"jadi?"


"bener boy ini adalah ulah dari gino, gue inget saat kita menyelamatkan orangtua lo, dia kabur dan menyelamatkan diri termasuk si beni" ujar sam, "dan gue udah ngelacak dimana mereka berada" sam dan bams tersenyum sok sok misterius, raka dan vino menatap heran kedua orang ini


"boy gue pertimbangin buat lo cari orang baru, kayaknya mereka udah gak waras" usul vino dan diangguki oleh raka


"apaan sih king,,,kong" ucapnya mereka bertua


"lo ya, pengen gue pites lo satu satu atau gimna?" kesal vino yang dipanggil kingkong oleh bams dan sam


"udah gak usah ribut, mendingan kita atur untuk nanti malam" ucap raka untuk menghentikan perdebatan yang tidak berguna ini


"kenapa malam ini?" tanya bams


"lo ya, adit itu temen kita, lo seneng liat dia disandra disana?" vino menatap heran melihat bams


"gue sih yakin adit biasa aja sekarang mana ada takutnya" sambung bams


"nah bener tuh, gue yakin dia sedang duduk manis diam saja" sambung sam emang dasar temen gak ada akhlak, ya memang mungkin itu benar ya memang bener adit disana bisa biasa saja diam dan menunggu


Akhirnya raka dan yang lainnya mengatus strategi untuk menyelamatkan adit, mereka akan menyelamatkan adit malam ini juga.

__ADS_1


"kalian siap?" tanya raka dan yang lain pun hanya mengangguk mantap, raka tidak terlalu banyak membawa anggotanya dia hanya membawa anggota intinya, dan anggota intinya juga sudah tau siapa dan bagaimana rupa dari ketua mereka, dan tak butuh lama akhirnya mereka sampai ditempat yang digunakan oleh serigala hitam untuk menyekap adit


"sepi ya" celetuk bams


"ya mungkin mereka tidur" jawab sam, dan yang lain mengamati bangunan tersebut dengan teliti agar tidak ketahuan


"gue bakal masuk lewat depan dan kalian masuk lewat belakang yang sudah kita rencanakan tadi" raka memberi arahan untuk anggotanya, dan mereka pun melaksanakanya


Raka berjalan sesantai mungkin karena, tempat ini benar benar kosong, tapi dia tidak sebodoh itu, walaupun ini kosong dia yakin ada orangnya, dan pada akhirnya dia melihat sebuah pintu, raka mendekat terus mendekat dan perlahan membukanya, dan melihat adit yang terikat disana dengan,,, tidak seperti orang disandra, dia hanya diam dan melihat raka, ya diam karena mulutnya diperban.


"dit" panggil raka dan tiba tiba pintunya tertutup membuat raka kaget


"ups ada singa ternyata" suara itu mengagetkan raka yang berjalan berhati hati mendekati adit.


"siapa lo" teriak raka, dan mereka hanya tertawa


"buang buang waktu saja, pakai tertawa" adit bebicara dalam hati melihat tingkah orang yang menculiknya


flasback on


"bos mereka datang" ucap seseorang yang bisa didengar oleh telinga adit


"ternyata tak buntuh waktu lama, bos lo nemuin tempat ini" ucap seseorang yang hampir bisa adit lihat


"akhirnya datang juga, gue udah males denger hal hal yang aneh disini" ucapnya dalan hati


"buka perbanya" ucap orang itu dan orang satunya atau anak buahnya pun melepaskan perban di mulut adit


"sakit tau"kesal adit, "eh btw bos gue udah datang?" tanya adit


"iya udah datang, bentar lagi pergi lagi" ucap orang itu, adit menaikan alisnya tak mengerti


"kok pergi lagi?" tanya adit


"iya pergi ke alam lain maksudnya" orang itu terkekeh sendirian


"maksudnya buat lo, kalau bos gue sih gak mungkin" santai adit menjawabnya, "dan lo denger ya gue,,, gino, jadi lo yang culik gue, wahh lo gak ada merasa bersalah ya, lo yang nembak gue dan sekarang apa lo malah nyulik gue" heran adit, akhirnya ia tau siapa yang menculiknya ternyata gino anak serigala hitam

__ADS_1


"terus lo terima?" celetuk salah satu anak buah gino yaitu tio


"ya enggak lah, gue masih normal" ucap adit


"lo fikir nembak nyatain cinta?" sambung ben anak buah gino juga


"ya kali" ucap adit dan tio barengan


"lo bisa diam gak, nyesel gue buka perban lo, tutup sekarang cepat," akhirnya adit hanya bisa diam dan menunggu penyelamatnya datang


flasback off


Tanpa raka sadari ternyata dia telah terkepung oleh anak buah gino, dan tiba tiba lampu pun menyala dengan terangnya, dan raka sudah berada ditengah tengah anak buah gino


"lah ternyata ada lampu lebih terang, kenapa mereka membuat gue berada dikegelapan?" adit berguman sendiri, sambil melihat bosnya yang terkepung


"gimana raka, lo suka sama drama yang gue buat?" tanya gino dan mendekat ke arah raka


"lo" ucap raka menatap gino yang berada didepanya


"iya gue kenapa, gue anak dari orang yang udah lo habisin, gue keponakan dari orang yang udah lo hancurin" teriak gino didepan raka, "dan gue adalah orang yang bakal ngebuat lo pergi ke alam lain" gino menatap raka yang sudah sangat marah


"buat apa lo culik sahabat gue, kalau emang permasalahan lo itu gue, lo mau mancing gue supaya gue masuk jebakan lo gitu" ucap raka dengan nada dingin


"hhhahahaha gak sia sia lo jadi ketua, lo tepat sekali gue pengenya lo bunuh diri karena merasa bersalah tapi itu kurang memuaskan buat gue, jadi gue biarin sahabat lo itu masih hidup suapaya bisa lihat bosnya mati" gino tertawa dan mundur beberapa langkah, "dan gue yakin lo tidak sendiri, jadi gue udah buat perangkap rahasia" dan tiba tiba anak buahnya raka yang tidak terlalu banyak itu sudah ditangkap oleh anak buah gino, termasuk sam, bams dan juga vino.


"lepasin mereka, jangan setuh mereka" ucap raka


"mereka akan lepas kalau lo mati"


🌸🌸🌸


JANGAN LUPA LIKE DAN COMMENTNYA


DAN KALAU SEMPAT MAMPIR YA DI KARYA KU YANG LAIN "ALBHI"


TERIMAKASI

__ADS_1


DADAHHH


__ADS_2