
Semua yang hadir diaula dipersilahkan duduk karena pemilik kampus sudah datang bersama keluarganya
"baik tanpa menunggu lama lagi saya beni mahendra secara resmi menyerahkan kepemilikan kampus ini kepada putra saya raka mahendra" ucap beni lantang dan seluruh mahasiswa terkejut melihat siapa anak pemilik kampus yang ternyata adalah seseorang yang telah menjadi idola kampus tadi pagi, raka mendekati papinya dan tersenyum
"makasi pi," ucap raka dan seluruh mahasiswa bertepuk tangan
"dan ada lagi satu, saya akan mengumumkan bahwa anak saya raka akan segera menikah dengan tunanganya" ucap beni bahagia namun tidak bagi mahasiswi dikampus tersebut
"lah baru aja mau gue embat"
"udah punya calon istri aja"
"pasti beruntung banget tu cewek"
"gue merasa kesempatan telah hilang"
Begitulah bisikan bisikan yang terdengar, disekitaran aula
"lah udah punya calon ternyata" ucap vita dan arga menoleh dengan sedikit kesal
"kenapa?, kamu suka sama dia?" tanya arga yang mulai cemburu
"bukan gitu, baru aja aku mau deketin dia sama mesya, kasian mesya ditolak mulu sama miko" vita menjelaskan dengan lembut agar arga tak cemburu
"ouhhh, aku kira" jawabnya cuek, vita tersenyum melihat tingkah pacarnya ini atau mungkin calon suaminya ini, ia tak menyangkan akan berjalan dengan lancar pendekatan orang tua mereka, awalnya vita sangat menolak karna ia ingin menemukan seseorang yang ia cintai sendiri namun takdir berkata lain saat awal bertemu vita sudah menyukai arga, dan dari saat itu ia berusaha mendekati arga dan akhirnya mereka bisa saling menerima dan mencintai saat ini
"kenapa?" tanya arga karna vita melamun sambil memandangnya
"enggak, aku gak nyangka aja kita yang dulu hanya didekatkan oleh orang tua bisa sampai sekarang ini, aku mencintai mu" ujar vita dan arga tersenyum
"aku sangat beruntung bisa kenal dan dekat sama kamu, aku juga mencintai mu" jawab arga tanpa disangka sudah ada orang dibelakang mereka mendengar ucapan cinta itu
"tolong ya, ini dunia bukan milik berdua dan kita bukan lagi berada di awan biru, jadi jngan anda berbucin disini" mesya risih melihat mereka berdua karna hampir tiap hari mengucapkan kata kata cinta itu
"sirik aja lo" jawab arga
"apa lo" jawab mesya
"udah, jangan ribut" ucap vita menengahi perdebatan antara sahabat dan pacarnya itu, "oh iya sya tadi lo dicariin miko, lo disuruh keruang senat" smbung vita
__ADS_1
"buat apa?" tanya mesya
"gak tau gue, kayaknya sih tentang proposal gitu" jawab vita dan diangguki oleh mesya dan berlalu pergi, dan beni pun memperkenalkan calon menantunya kepada mahasiswa disana dan membuat mereka terkejut
"apa jadi kara" ucap vita terkejut
"ohh jadi ini alasan kenapa miko melamun, pasti dia sudah tau, pantesan tu anak pergi" gumam arga mangguk manggukan kepala, di ruangan osis sekarang mesya sudah berada disana dan mengambil berkas yang diinginkan miko
"nih gue taruh disini" ucap mesya seadanya, mesya akan berlalu pergi namun dihentikan oleh miko
"sya" panggil miko dan mesya berhenti namun tidak menoleh ke miko
"apa?" tanya mesya datar, miko sedikit terkejut dengan jawaban mesya yang tidak seperti biasanya
"lo ada waktu nanti?" tanya miko dan membuat mesya berbalik menatap miko
"kenapa?" tanya mesya ia sudah mulai baper akan ucapan miko
"gue butuh bantuan lo buat proposal untuk lomba" jawab miko dan mematahkan harapan mesya tadi
'okey lebih baik gue nyerah' batin mesya
"okey" jawab mesya dan diangguki oleh miko
"nanti gue jemput" ujar miko dan tak dihiraukan oleh mesya karna dalam fikiranya saat ini adalah harus bisa menghilangkan tentang miko semuanya, setelah kepergian mesya miko melamun sendiri di ruangan osis, entah apa yang ada difikiranya, sedangkan mesya berlari ke toilet untuk membersihkan wajahnya
"fine sya mungkin emang itu jalan terbaik, lo harus bisa buat lupain miko, mungkin bukan dia takdir lo" ucap mesya pada dirinya, "tapi gak bisaaaaa" sambungnya sedikit sedih, dan cemberut, "tapi sya udah cukup sampai disini lo bisa, lo bisa jauh dari dia kita akan coba" semangatnya pada diri sendiri setelah itu pergi dari toilet menuju aula.
Saat dikantin sasa dan adit duduk berdua dan memesan makanan setelah itu hening yang terjadi
"lo kuliah disini?" tanya adit, dan diangguki oleh sasa, "tapi kok gue gak pernah liat lo?" sambungnya lagi
"aku baru pindah sama keluarga kesini" jawab sasa sambil bermain ponselnya
"ouhhh" adit hanya mengangguk dan melanjutkan makananya. Tak berapa lama semua mahasiswi dan mahasiswa yang telah selesai dari aula menuju kantin dan kelas masing masing tak kecuali bara datang kekantin dan melihat sasa, bara pun mendekati meja kara
"sa" panggil bara dan duduk disamping sasa, sasa kaget dengan kedatangan bara
'aduh ngapain harus ketemu lagi gimana ini, gimna caranya biar kak bara gak ngedekitin gue lagi, kalau ngedeketin gue ada maksud buat jadi pacar mah boleh tapi gue tau itu gak mungkin, aduhh gue bingung' batin sasa
__ADS_1
"sa lo kenal?" tanya adit pada sasa dan sasa pun sadar dari lamunanya
"ah iya kenal kak, dia kakak kelas aku di sma" jawab sasa pada adit dan adit pun mengangguk
"oh iya kak bara kenalin kak adit pacar aku" ucap sasa tanpa beban sedikit pun, adit dan bara kaget dengan ucapan sasa dan sasa menggigit bibir bawahnya gugup
'gila tindakan lo sa, kenapa malah bilang gitu, mulut lo gak guna banget' rutuk sasa pada dirinya sendiri, dan dia pun memberi kode pada adit untuk mengiyakan, awalnya adit bingung dan akhirnya mengerti
"oh iya gue adit pacar sasa" ucap adit tersenyum
'rejeki anak baik ya gini langsung diakuin' batin adit senang karena sasa memperkenalkan dia sebagai pacarnya ya walaupun,,, tidak
"bara" ucap bara entahlah bara menjadi tidak mood dan akhirnya dia pergi meninggalkan pasangan itu
"gue gak bakal nyerah, gue tau lo suka sama gue sa" ucap bara percaya diri dan tersenyum penuh arti meninggalkan kantin
"eh kak sorry, aku ngomong lancang tadi" ucap sasa gak enak pada adit
"gak apa gue suka kok" ucap adit tanpa sadar
"suka apa?" tanya sasa heran
"suka lo" ujar adit tanpa ragu
hukss
Sasa kaget dan terbatuk, dengan ucapan seniornya ini emang gila
"thanks ya kak udah bantuin aku tadi" lanjut sasa lagi agar tidak canggung
"gak apa kalau lo butuh lagi gue siap" ujar adit dan diangguki ragu oleh sasa
🌸🌸🌸
SORRY SORRY SORRY BANGET KARNA NUNGGU LAMA BANGET, AKU LAGI ADA ACARA JADI GAK BISA NULIS, DAN AKU HARAP KALIAN MASIH STAY DISINI NUNGGU CERITA LOVE YOU KETOS
LOVE YOU ALL YANG MASIH NUNGGU DAN JANGAN SAMPAI BOSEN ITU AJA SIH SEKALI LAGI SORRY BANGET
JANGAN LUPA LIKE DAN COMMENTNYA YA
__ADS_1
DADAHHHH