
Pagi ini begitu sibuk bagi semua murid sma tunggal karena esok adalah hari yang sangat penting bagi sekolah. Tiap kelas sedang berlatih untuk pertunjukan yang akan diadakan besok dan sedangkan osis sedang melakukan persiapan atau mengecek semuanya.
"kak gimana untuk mcnya kita belum dapat" ujar salah satu osis kepada raka
"mcnya kita pakai luna saja dari kelas saya" jawab raka
"ka untuk kuenya kita datangkan di pesta pagi atau malamnya?" tanya rama
"malam saja, dan tolong lo pantau juga persiapan untuk malemnya" suruh raka pada rama
"dan dimas gue minta tolong carikan warna untuk acara puncak pada siang harinya karena kita akan mengadakan acara warna itu" suruh raka pada dimas dan dimas mengangguk
"bara lo tetap di panggu halaman gue percayakan sama lo" ucap raka
"baik kak" jawabnya dan berlalu pergi, raka memilih untuk memantau pekerjaan dari anggota osis dan sesekali membantu.
"kak raka, nanti sasa nyanyi lo kak" tiba tiba datang sasa dari belakang raka
"iya terus?" tanya raka
"terus kakak harus memberikan sambutan yang meriah untuk sasa okey kakak ku yang paling tampan" ujarnya dengan senyum manisnya
"terserah" jawab raka dan berlalu pergi
"dasar punya kakak dingin, gini nih gak ada semangatnya" gerutu sasa, "besok ultah, berarti lusa gue jalan, uwauuuu seneng banget, semoga aja kak bara nembak aku hihihi" senangnya dan berlalu pergi menuju kelasnya.
Disebuah markas seorang cowok baru bangun dari tidurnya dan mendapatkan dirinya hanya sendiri.
"lah gue ditinggal" gumamnya dan bergegas mandi setelah itu ia keluar dari ruangan
"adit, bams dan sam dimana" tanya orang itu yang ternyata vino
"sekolah" jawab adit
"lah sekolah juga ternyata mereka" ujarnya
"iya iyalah king kira mereka gak sekolah?" tanya adit
"sudahlah gue mau pergi, kalau ditanya bilang aja gue pulang" jawabnya dan pergi, namun dia tidak pulang melainkan pergi kesekolah SMA TUNGGAL.
"udah lama gue gak kesini kangen juga sama suasananya" jawab vino
Vino merupakan murid lulusan dari SMA TUNGGAL dan pernah menjabat sebagai ketua osis sebelum andi, saat ia turun dari mobil banya murid yang melihat kearahnya
"wah siapa itu gans banget"
"itu bukanya kak vino ya?"
"siapa kak?"
"lo gak tau, saat dia sekolah disini gue masih kelas satu jadi lo gak kenal dia"
"kak vino makin ganteng aja"
dan banyak lagi suara suara itu bermunculan saat vino datang kesekolahan, sebelum berkeliling vino menyempatkan pergi keruang guru untuk sekedar reunian, setelah itu ia pergi dan berkeliling.
__ADS_1
"makin bagus aja nih sekolah, gak sia sia gue jadi alumni disini" gumamnya
"vino, lo ngapain disini" kaget seorang yang berjalan menghampiri vino
"ohh jadi lo sekolah disini?" tanya vino
"iya ngikut raka" jawabnya dia adalah bams dan sam
"raka mana?" tanya vino
"dia sibuk, diakan ketos disini" jawab sam
"jadi juga dia ketos, dulu aja gak mau" gerutu vino dan melangkah kan kakinya
"pacarnya raka sekolah disini?" tanya vino
"iya lo pengen liat?" tanya bams, vino mengangguk
"kekantin aja, mumpung undah istirahat pasti dia kesana" saran sam dan diangguki oleh bams dan vino
Saat datang kekantin ternyata sudah banyak siswa dan siswi dan para siswi melihat kearah 3 orang cowok yang tampan dan lebih lagi vino merupakan mantan osis disini, dan kebetulan juga raka, dimas, bara dan rama berada dikantin.
"bukanya itu kak vino ya" ucap dimas
"mana?" tanya rama
"itu bareng, bams dan sam, kok mereka terlihat akrab" ucap dimas
"mungkin udah kenal" jawab rama, dan raka hanya diam dan tetap memakan baksonya tidak peduli kedatangan 3 orang itu lain lagi bara yang tidak tau siapa vino
"kak vino itu murid disini dulu, dan merupakan mantan ketua osis sebelum andi ya jelas lo gak tau" terang dimas dan diangguki oleh bara, dan sampailah vino, bams dan sam di meja raka
"wah ketua osis sedang makan ya" kata vino dan tidak digubris oleh raka
"hay kak vin tumben kesini?" tanya rama
"iya baru pengen mampir" jawabnya, sedangkan bams dan sam sudah duduk dan ikut makan
"ternyata sekolahnya makin bagus ya, setelah gue tinggal" kata vino sambil manggut manggutkan kepalanya
"iya karna gue yang pantau" akhirnya suara datar dingin kembali terdengar
"benarkah?" tanya vino tak percaya
"bener kak, cewek yang sering buat onar aja takluk sama raka, dulu andi aja nyerah" jawab dimas cerita
"alah si andi emng gitu orangnya" jawab vino
"kakak gak percaya, sampai sampai mereka pacaran kak" seru rama
"ohh jadi pacar raka cewek pembuat onar" jawab vino tertawa
"bisa diam" ujar raka dingin
"canda boy" ucap vino dengan tawanya
__ADS_1
Akhirnya kara dan dua sahabatnya sampai dikantin dan terdengar sedikit ribut, dan banyak yang membicarakan kak vino.
"kak vino" lirih kara heran, dan akhirnya kara mencari orang yang bernama vino untuk membuktikan pemikiranya dan saat melihat kara tersenyum dan langsung berlari dan memeluk vino dari belakang, sontak saja semua orang yang ada dikantin diam seketika saat melihat hal itu, jangan tanya raka dia menahan kesal melihat hal itu
"jahat" ucapan terlontar dari kara, dan vino sudah tau itu suara siapa dan hanya tersenyum
"jahat, jahat, jahat" ucap kara lagi dan masih memeluk vino
dimas, rama, bara, bams, dan sam melotot tidak percaya mereka menebak ada hubungan apa vino dan kara, sedangkan raka dia memilih diam, bukanya dia tidak cemburu tapi dia ingin melihat apa yang akan dilakukan pacarnya.
Vino melepaskan pelukan kara dan berbalik mehadap kara sambil mengusap air mata yang jatuh dari mata kara
"do you miss me?" pertanyaan itu sontak membuat semua orang kaget apakah vino adalah mantan kara
"lepasin" sudah, tidak bisa lagi raka melihat perlakuan vino terhadap pacarnya
"aduh gimana ini, apakah akan ada perebutan" bisik dimas pada rama
"entahlah" jawabnya dan kembali fokus pada 3 orang itu
"gue bilang lepasin vin" ucap raka dengan penekanan
"kenapa?" tanya vino heran
"jangan sampai gue berbuat hal yang enggak disini" jawab raka dingin, bams dan sam tau raka dalam kondisi yang gak bisa diajak bercanda sekarang dan mereka berdua pun tidak bisa mencegahnya, sedangkan kara dia masih diam karena merasa bahagia.
"maksud lo apa sih boy gue gak ngerti sumpah" jawab vino heran dan bingung, raka menarik tangan kara, dan berbarengan juga vino menarik tangan kara dan kara berada di tengah tengah vino dan raka, persekian detik kara mulai bisa mengontrol dirinya dan melihat kearah raka
"apakah dia cemburu?" batin kara tersenyum, kara melepas dua tangan yang memegang tanganya
"bentar kak" jawab kara pada vino dan vino mengangguk
"ay lo cemburu?" tanya kara pada raka, vino membolakan matanya mendengar kara memanggil raka dengan sebutan ay
"enggak" ketus raka
"beneran?" tanya kara lagi
"iya" jawab raka, semua orang memandang raka
"iya gue cemburu, gue gak suka liat lo deket sama cowok selain gue, iya gue egois karena yang bisa milikin lo cuma gue kar, hanya gue dan gak berlaku buat siapapun" jawab raka tegas dan membuat kara tersenyum, dan semua orang menatap kagum kearah raka dan kara ada juga yang iri melihatnya
"lo cemburu karna gue deket sama cowok?" tanya kara dan raka hanya mengangguk
"termasuk kakak gue?"
🌸🌸🌸
GIMANA BAGUS GAK, GAK BOSAN KAN?
DAN AKU JUGA GAK BOSAN MINTA LIKE DAN COMMENTNYA DARI KALIAN.
BOLEH YA😂
DADAHHHH,,,.
__ADS_1