Love You Ketos

Love You Ketos
bab 56 berulah


__ADS_3

Tak terasa satu minggu telah berlalu, dan hari ini adalah hari pelantikan osis yang baru, seperti biasa di SMA TUNGGAL melakukan upacara bendera sekaligus pelantikan osis. Setelah selesai pelantika. semua murid istirahat dengan memilih menuju kantin tapi tidak untuk anggota osis yang baru dan lama mereka memilih untuk mengobrol di ruangan osis.


"baik disini saya mau mengucapkan terimakasi kepada kalian karena satu tahun ini kalian sudah mau bekerja sama dengan saya, dan untuk ketua osis baru yaitu bara adi wiguna, saya serahkan kewajiban ini untuk anda semoga anda bisa membuat sekolah ini semakin maju" ucap raka dan diangguki oleh semua anggota osis


"bara anda tidak mendengar saya?" tanya raka, karena bara dari tadi melamun dan pandanganya kosong


"bara" panggil raka lagi dan akhirnya bara kembali kedunianya


"ahh iya kak aku dengar" jawab bara cepat, dan raka hanya menganggukan kepalanya dan diruangan itu sekarang diisi dengan penyerahan tugas dari osis lama ke osis baru


Dilain tempat di kantin saat ini sedang berlangsungnya makan yang sangat nyaman dan tenang namun tiba tiba kanti kedatangan tiga cowok tampan yang sama sama memiliki paras yang lumayan, teriakan demi teriakan terlontarkan oleh siswi yang berada dikantin.


"ada murid baru ya?" tanya sinta


"kenapa?" tanya kara yang sedang memakan baksonya


"itu liat deh, kita belum pernah ketemukan?" tanya sinta dan menunjuk tiga orang yang sekarang jadi pusat perhatian


"mungkin, liat aja dari seragamnya" suruh kara dan ina menatap dengan teliti tiga orang tersebut


"kayaknya gue pernah liat mereka" ucap ina sedikit ragu


"emang siapa?" tanya sinta


"ohhh iya merekakan anak basket SMA MULIA" seru ina dan benar saja mereka adalah, gino, tio dan ben


"ngapain mereka kesini?" tanya sinta


"entah" sahut kara dan melanjutkan makan baksonya


"RAKA MAHENDRA" ucap salah satu dari tiga cowok tersebut dan dia adalah gino, kara menghentikan makanya karena nama pacarnya disebut


"ngapain mereka nyari kak raka?" tanya ina, sedangkan kara merasa ada yang aneh jadi dia bangun dan mendekati tiga cowok itu


"kenapa?" tanya kara saat sudah berada didepan gino


"gue manggil raka, bukan lo" jawab gino dan melihat name tag dibaju kara, "kara putri" sambungya


"ada urusan apa sama raka?" tanya kara lagi


"bukan urusan lo, cantik tapi kalau raka gak ada lo boleh juga" sahut gino tersenyum kearah kara dan kara hanya menatapnya datar


"itu juga urusan gue karena raka pacar gue" sahut kara dan membuat gino menatapnya

__ADS_1


"pintar juga raka nyari pacar" sambunya dan saat gino ingin memegang pipi kara ada tangan yang menghentikan kegiatanya


"jangan sentuh" ucapnya dan menepis tangan gino kasar


"lo disini?" tanya tio yang mengenal orang itu dia adalah bams bersama sam


"gak usah banyak omong, ngapain kesini?" tanya sam


"gue nyari raka, kalau gak ada pacarnya juga boleh" ucap gino tersenyum, dan kara sudah diseret kebelakang oleh bams


"ngapain, ada yang penting?" tanya sam lagi


"gue tau lo tau siapa kita, jangan buat ini panjang" bisik gino pada sam dan sam menatapnya kesal, sedangkan siswi dan siswa yang lain hanya menatap mereka


"jangan disini, kita cari tempat sepi" ucap sam namun gino menolaknya


"kenapa lo takut?" tanya gino meremehkan


"lo" ucap bams yang sudah jengah dengan sikap gino itu


"santai dong bams" ucap ben


"kita kesini mau ketemu sama raka, bukan buat cari masalah" ujar tio


"bams panggilin boy" ucap sam dan diangguki oleh bams, bams langsung berlari menuju ruang osis dan tanpa bersalah dia langsung membuka pintu dengan kasar


Semua orang terkejut yang berada di dalam ruangan osis, semua orang sekarang menatap kearah orang yang membuka pintu, bams memasang wajah datar dan mengedarkan pandanganya mencari raka, sudah melihat bams langsung berjalan mendekati raka


"kenapa?" tanya raka kesal


"serigala hitam di kantin" bisik bams dan membuat raka langsung berdiri dan menyerahkan tugasnya pada yang lain, raka berlari menuju kantin


Dikantin masih banyak siswa dan siswi yang sedang makan dan melihat perseteruan antara tiga cowok dengan sam


"bebi lo mau tau rahasia?" tanya gino pada kara yang sudah berada didepanya


"rahasia apa?" tanya kara


"gak usah didengar kar" ucap sam


"kenapa lo mau sama raka, kenapa gak sama gue aja?" tanya gino


"kenapa" bukan kara yang menjawab dan bukan sam juga yang menjawab tapi raka yang saat ini sudah berada di belakang gino, raka berjalan mendekatin kara dan menyeretnya agar berdiri dibelakangnya, raka juga mengedarkan pandanganya dan melihat ada orang yang mencurigakan berada di antara kerumunan siswa dan siswi disana

__ADS_1


"dia membawa pasukan, kalau gue berbuat fatal ini akan berbahaya" batin raka


"ngapain lo kesini?" tanya raka pada gino


"raka mahendra, lo pasti pernah liat gue saat pertandingan itu, dan gue juga tau pasti lo tau siapa gue" ucap gino dan raka hanya menatap datar kearah gino


"gue tanya sekali lagi lo mau apa?" tanya raka datar dan menatap gino


Gino bersrimik, "gue mau pacar lo, gimana?" tanya gino


"jaga omongan lo ya" ucap kara dan menunjuk gino dengan telujuknya


"santai dong bebi" ucap gino dan mengedipkan matanya


"gue gak suka basa basi, langsung aja!" suruh raka tegas


"santai dong, baru aja gue mau mulai" ucap gino bersrimik


"bebi tunggu aku ya sayang, aku akan bermain sedikit dengan pacarmu ini, nanti kita pergi ber,,," belum selesai gino berbicara raka sudah menarik kerah baju gino dan membenturkanya di tembok, semua orang terkejut karena ini pertama kalinya mereka melihat raka emosi sampai memperlakukan orang seperti itu


Gino mengangkat tanganya memberi kode ke anak buahnya agar tidak melakukan penyerangan.


"lo jangan pengecut jadi orang, lo kira gue takut hah, lo lupa siapa yang musnahin dulu serigala hitam, atau perlu gue ingatkan lagi,?" tanya raka sedikit berbisik agar tidak diketahui oleh yang lainya


"itu dulu, tapi sekarang gue pastiin lo yang bakal kalah" ucap gino tersenyum, "dan jagain orang tua lo baik baik" ucap gino berbisik, raka sungguh emosi saat gino menyebut orangtuanya, ingin ia melayangkan pukulan tapi ia masih ingat bahwa ini masih disekolah.


"kalau sampai lo nyelakain orang tua gue, habis lo" ancam raka


"okey gue bakal lepasin orangtua lo, tapi,,," gino menjeda kalimatnya dan menatap kebelakang raka, "cewek lo buat gue" sambungnya


Bugghhh


Habis sudah kesabaran raka, dia memukul wajah gino dengan keras, semua orang terkejut dan anak buah gino sudah bersiap namun dihalangin oleh gino sendiri dan saat raka akan melayangkan pukulan sekali lagi dia dihentikan oleh bams dan sam.


"tenang boy, dia hanya mancing lo" ucap bams


"gue mau lo pergi dari sini, dan urusan kita belum selesai" ucap raka menunjuk gino, gino tersenyum dan pergi bersama teman temanya, sedangkan raka masih mengatur emosinya, kara mendekat dan memegang bahu raka


"tenang" ucap kara dia juga terkejut dengan tindakan raka tadi, ini adalah pertama kalinya ia melihat raka marah sampai memukul orang, raka menatap kara dan menariknya menjauh dari kantin, kara hanya mengikuti kemanapun diajak oleh raka.


🌸🌸🌸


SORRY YA BARU BISA UP

__ADS_1


SEMOGA MASIH BANYAK YANG SUKA, DAN THANKYOU BUAT SEMUANYA YANG MASIH STAY DISINI LOVE YOUUUUU BUAT KALIAN


DADAHHHH


__ADS_2