Love You Ketos

Love You Ketos
bab 69 EXTRA PART — gak tau


__ADS_3

Ting


Ponsel seseorang berbunyi bertandakan ada yang mengirim sebuah pesan, seseorang yang tengah berada di meja makan bersama keluarganya mengabil ponsel tersebut dan melihat isi pesan tersebut, matanya membulat dan langsung menatap kedua orang tuanya


"mami kapan pulang?" tanya orang itu pada maminya


"kita udah dirumah raka" sahut orang yang dipanggil oleh orang tadi yang ternyata raka, saat ini raka berserta keluarganya makan di meja makan


"bukan gitu, maksud raka pulang ke indonesia mi kapan?" tanya raka lagi


"kenapa sih kamu pengen pulang terus?" tanya papi beni


"raka bosan disini" jawab raka


"bosan bilang aja kangen pengen ketemu kak kara iya kan" tuduh sasa pada kakaknya


"adik pengertian" sahut raka tersenyum pada sang adik, dan sasa hanya memutar matanya jengah


"mami sih terserah papi aja," sahut mami ida


"kalau kerjaan papi selesai kita pulang" jawab beni


"pi tunggu sasa lulus ya pi" cela sasa meminta papinya


"lama sa" sahut raka menatap adiknya tak suka


"biarin, iya pi ya" mohon sasa


"papi bilang kalau kerjaan papi selesai kita pulang" hanya itu saja dan mereka pun melanjutkan makanya


"raka kekamar dulu" pamit raka pada keluarganya dan menuju kamarnya setelah itu dia menelpon bams


"halo" sahut bams disebarang telepon


"siapa dia?" tanya raka langsung keinti


"elah boy, lo gak ada basa basinya sama sekali," sahut bams


"gak ada, gue tanya siapa dia?" tanya raka sekali lagi


"dia miko, dia itu ketua senat di kampus" jawab bams


"gue nyuruh lo buat jagain kara aja gak bisa, kalau sampai kara kenapa napa awas ya lo berdua" ancam raka pada bams


"iya boy, lo liat sendiri kara baik baik saja okey" sahut bams


"hmm" dehem raka


"btw nih ya lo kapan balik, kan lebih baik lo sendiri jaga pacar lo lebih aman" tanya bams

__ADS_1


"ck, belum tau, gue pengenya balik tapi gak diijinin sama mami" raka menghembuskan nafasnya, "pokoknya selama gue belum balik lo jagain kara ingat jangan sampai kenapa napa" setelah itu raka memutuskan panggilan tersebut, dan beralih ke kontak kara


"halo" sahut disebrang telepon


"gimana hari pertamanya?" tanya raka pada kara


"jangan ditanya, hari ini melelahkan sekali, aku gak sengaja jatuh karna diserempet motor,,," ucapan kara terhenti oleh raka


"hah keserempet tapi kamu gak apa kan?" tanya raka khawatir


"aku gak apa tapi barang yang harus aku kumpuli rusak semua" jawab lesu kara, "terus aku kena hukuman" sambunya lagi


"siapa yang berani kasik sang kara putri, atau anak pembuat onar di sma hukuman?" tanya raka sedikit mengejek kara


"ihhh raka, aku gak pembuat onar ya" jawabnya kesal


"hahaha iya pacarnya rakakan udah beda sekarang" jawab raka sambil tertawa


"iya itu karna kamu,,," sahut kara lesu beberapa detik terjadi keheningan antara mereka berdua, "kamu kapan balik?" tanya kara akhirnya entahlah setiap ia bicara dengan raka pertanyaan itu tak pernah absen keluar dari bibir kara


"secepatnya" jawab raka seperti biasa jika ditanya seperti itu dan kara hanya mampu diam saja, "nanti lagi ya aku dipanggil sama mami" ucapnya


"iya salamin buat mami, papi sama sasa, dan kamu gak usah cari cewek lagi disana, kalau berani aku terbang kesana mukulin itu cewek" ancam kara dan raka hanya tertawa menanggapinya


"kamu juga gak usah deket deket sama ketua senat itu" ucap raka


"bentar, dari mana raka tau tentang ketua senat itu,,ouhh tak perlu banyak berfikir siapa lagi kalau bukan dua curut itu" kesal kara dan akhirnya dia bergegas mandi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"miko, kasian si mesya lo terima aja kenapa sih" suruh arga pada sahabatnya itu


"kenapa gue harus nerima dia, lo tau sendiri tipe cewek gue bukan kayak dia" sahut miko saat ini mereka sedang nokrong disebuah cafe


"terus tipe cewek lo kayak siapa,?" tanya arga


"tipe cewek gue adalah, cewek yang kalau dideketin cuek, judes dan kalau mau dapetin harus berjuang dulu" ucap miko dengan senyuman srimiknya


"emang ada cewek kayak gitu?" tanya arga


"ada" jawab miko


"gak percaya gue, setau gue sekali lo lirik semua cewek bakal langsung jatuh cinta ke lo, mana ada kayak yang lo sebut" tanya arga tak percaya


"kita lihat, suatu saat nanti gue bakal dapetin dia" miko kembali meminum minumanya tak berapa lama datanglah dua orang wanita dengan santainya langsung duduk di meja miko dan arga


"lama banget beb" tanya arga pada pacarnya vita


"soory beb macet tadi" jawab vita dan satunya lagi adalah mesya

__ADS_1


"tolong berbucinlah ditempat lain" sahut mesya dan dua orang yang disindir tadi hanya menanggapinya dengan tertawa


"miko, besok jalan yuk" ajak mesya pada miko


"gue sibuk jadi gak bisa" jawab miko datar


"tapi mik gue ada refrensi tempat bagus" ucap mesya lagi berharap miko mengiyakan permintaanya


"kalau gue bilang enggak ya enggak, lo ngerti?" tanya miko dan beberapa saat hanya terjadi keheningan


"gue duluan" ucap miko dan pergi dari cafe itu, mesya kesal karena tak pernah dihiraukan oleh miko


"ga lo suruh dong miko ngelirik gue, secara gue cantik gini tapi kenapa dimata miko gue seperti sebuah sampah?" mesya kesal dengan penolakan miko terus padanya


"ya gue gak bisa bantu lo sya, itu terserah miko sendiri" ucap arga acuh


"tapi perasaan gue mengatakan kalau miko lagi mau deketin seseorang deh" sambung arga membuat mesya mengerutkan dahinya


"siapa?" tanya mesya


"gue belum tau sih tapi menurut gue itu mahasiswa baru" jawab arga dan mesya berfikir sejenak siapa yang berani memikat miko, dan secantik apa sampai miko suka padanya


"lo gak bohongin guekan, ya mungkin aja lo bilang kayak gitu supaya gue berhenti kejar sahabat lo itu" tanya mesya yang masih tak percaya


"gak ada untungnya gue bohongin lo, eh tapi itu cuma perasaan gue ya belum tentu itu benar apa enggak" sambung arga


"udalah males gue jadi obat nyamuk disini gue pulang aja" mesya meninggalkan dua orang yang masih berbucin ria itu


"beb beneran miko lagi suka sama mahasiswa baru?" tanya vita


"aku juga gak tau beb, itu cuma perasaan aku sih" jawabnya


"aku kasian sama mesya, dia dari dulu ngejar miko tapi gak pernah terbalaskan" vita memang sahabat terbaik mesya dari sma sampai sekarang


"kamu itu terlalu baik tau gak, aku makin cinta jadinya" ujar arga dan membuat vita malu


"jangan gitu aku malu" ucap vita


"ihhh malu, gemeskan jadinya aku" arga mencubit pipi vita gemas, dan menariknya kedalam pelukanya


"terimakasi ya kamu ada untuk aku, aku sangat beruntung memiliki mu" ucap arga mencium pucuk kepala vita


"aku yang beruntung mendapatkan pacar kayak kamu yang sangat mencintai aku dan sayang sama aku, love you" mereka pun menghabiskan waktu berdua di cafe tersebut dengan tawa dan canda mereka.


🌸🌸🌸


BALIK LAGI NIH AKU, JANGAN LUPA LIKE DAN COMMENT YA BIAR AKU NAMBAH SEMANGAT THANK YOU


DADAHHH

__ADS_1


__ADS_2