
Two Years Later.........
Dua tahun berlalu, Hubungan rumah tangga Radit dan Laras semakin anyep saja. Tidak ada kehangatan sama sekali di dalamnya. Apalagi setelah insiden keguguran yang dialami Laras dulu hingga sekarang Laras tak kunjung hamil lagi. Radit dan Laras sama-sama sibuk dengan kerjaannya masing-masing. Radit yang sibuk mengurus kafe serta restorannya, sedangkan Laras juga sibuk mengurus rumah makan ibunya. Mereka hanya bersama di waktu malam saja ketika tidur, hingga menjelang pagi. Setelah itu, pagi hingga sore hari mereka akan kembali dengan kesibukannya masing-masing. Malam harinya cafe sudah ada Erik yang mengurusnya dan restoran juga sudah ada Pak Imron yang mengurusnya. Sedangkan di warung, sudah ada Mbak Ti, mbak Sih dan juga mak Rat yang mengurusnya.
*****
Tak terasa usia baby twins saat ini sudah menginjak dua tahun setengah, dan sedang aktif-aktifnya berlarian ke sana ke mari.
"Pagi!" Sapa seseorang saat memasuki halaman kediaman Gutawa dengan hanya memakai kaos oblong lengan pendek warna putih dan celana training panjang serta memakai sepatu seperti habis jogging.
"Daddy Daddy Daddy." Teriak Gerry dan Jerry bersamaan kemudian berlari menghambur ke arah orang tersebut. Orang tersebut pun segera berjongkok dan merentangkan kedua tangannya menyambut kedua balita tersebut.
"Hey sayang, tangannya kotor itu, cuci tangan dulu." Teriak Shasa menghampiri kedua anaknya. "Pagi dok, habis jogging?" Balas Shasa seraya tersenyum. Ya, orang tersebut adalah dokter Andrew. Semenjak Gerry dan Jerry bisa berbicara, mereka memanggil dokter Andre dengan sebutan Daddy. Dokter Andrew pun tidak merasa keberatan dengan panggilan itu. Hanya Shasa saja yang sungkan dengan dokter Andrew.
"Iya, lagi apa?" Dokter Andrew mengulas senyum.
"Nemenin anak-anak main. Ayo sayang cuci tangan dulu biar gak kotor." Shasa membimbing kedua anaknya menuju kran yang ada di taman kecil halaman tersebut.
Begitulah hubungan antara Sasha dan dokter Andrew. Meskipun belum ada kepastian dari Shasa, namun dokter Andrew akan selalu setia menunggu ibu dari dua anak itu membuka hatinya untuk dirinya. Shasa sekarang juga sudah tidak canggung lagi karena sikap hangat dokter Andrew kepadanya.
__ADS_1
"Ayo Daddy, Geli puna mainan balu." Gerry menarik tangan kanan dokter Andrew untuk masuk ke dalam rumah.
"Jeli juga puna, ayo Daddy." Jerry tak mau kalah, ia pun segera menarik tangan dokter Andrew sebelah kiri. Shasa hanya bisa geleng kepala melihat tingkah kedua anaknya tersebut. Shasa pun mengekor di belakang mereka. Tanpa sepengetahuan dokter Andrew, Shasa memotret ketiga orang tersebut dari belakang dengan posisi dokter Andre berada di tengah-tengah kedua anaknya, Gerry ada di sebelah kanan menggandeng tangan dokter Andrew dan Jerry ada di sebelah kiri juga sedang menggandeng tangan dokter Andrew.
"Wah, banyak banget mainannya, siapa yang belikan?" Tanya dokter Andrew saat sudah tiba di Playground yang ada di dalam rumah tersebut.
"Uncle Ed yang belikan ya mom? Banak-banak." Gerry merentangkan kedua tangannya mengekspresikan kata banyak. (Anggap aja Gerry & Jerry bicaranya Cadel) Shasa hanya mengangguk menanggapi ucapan anaknya.
"Kok nggak pernah minta mainan sama Daddy?"
"Kata mom, gak boleh minta mainan sama Olang. Kalau dikasih boleh ya mom?" Jerry mengingat nasihat yang sering dikatakan oleh momnya.
"Pagi dokter Andrew, ada disini?" Sapa mom Yasmin saat memasuki playground. Mom Yasmin tadi sebenarnya ingin mencari Shasa dan kedua cucunya untuk sarapan bersama-sama. Namun samar-samar telinganya mendengar keributan di ruang playground. Mom Yasmin pun melangkahkan kakinya ke ruangan tersebut dan mendapati Shasa serta kedua anaknya dan juga Dokter Andrew ada di dalam ruang playground tersebut.
"Pagi tant! Iya, tadi habis jogging mampir sebentar."
"Kalau begitu ayo kita sarapan bareng-bareng. Cucu-cucu Oma udah pada lapar belum ya?"
"Lapal lapal lapal." Teriak Gerry dan Jerry bersamaan seraya loncat-loncat.
__ADS_1
"Eh eh, gak boleh loncat-loncat nanti jatuh." Tegur dokter Andrew.
"Ayo dad kita makan, Geli udah lapal." Gerry menarik tangan dokter Andrew. Si Jerry pun tak mau ketinggalan, ia segera menarik tangan dokter Andrew yang sebelah.
"Ayo dad, Jeli juga udah lapal."
Akhirnya dokter Andre keluar dari ruang playground karena ditarik oleh kedua anak kembar tersebut. Sedangkan Shasa dan mom Yasmin mengikuti di belakang mereka.
*****
*****
*****
*****
*****
Lope-lope sekebun Pare ðððĪŠðĪŠ
__ADS_1
Jangan lupa Like Komen dan Votenya, kopi juga boleh ââðð