Luka Hati Luka Diri

Luka Hati Luka Diri
Episode 67


__ADS_3

TOK! TOK! TOK!


Suara ketuk palu tiga kali dalam persidangan terakhir yang hanya dihadiri oleh Laras dan Bu Mayang, menjadi sebuah keputusan mutlak. Bahwa kini Laras dan Radit telah resmi bercerai.


Ya, Radit menempati janjinya untuk tidak datang ke persidangan mereka. Baik sidang yang pertama maupun sidang putusan hari ini. Bahkan mediasi pun ia juga tidak datang.


Setitik air mata jatuh membasahi pipi Laras. Laras segera mengusapnya agar tidak ada orang yang melihatnya. Ia harus terlihat tegar di mata semua orang, karena ini adalah keputusan yang sudah diambilnya. Bu Mayang yang mengerti kesedihan anaknya pun segera memeluknya. Kedua ibu dan anak itu pun sama-sama menangis dalam diam.


*****


Bertepatan dengan ketukan palu pengadilan, di belahan bumi lainnya, lebih tepatnya di Singapura, Dokter Andrew baru saja mengucapkan ijab kabulnya.


"Sah?"


"Saaaaahh!" Ucap serempak orang-orang yang menghadiri pernikahan Shasa dengan dokter Andrew.


Ya, akhirnya Shasa menerima pinangan dokter Andrew. Dan hari ini tepat persamaan dengan sidang putusan perceraian Radit dan Laras, Shasa sedang melangsungkan pernikahannya dengan dokter Andrew di kediaman Gutawa. Papa Andika sendirilah yang menikahkan anaknya tersebut dengan dokter Andrew.


Setelah dinyatakan sah, dokter Andrew segera menyematkan cincin di jari manis sang istri. Begitupun sebaliknya, Shasa juga langsung menyematkan cincin di jari manis suaminya. Setelah itu Shasa meraih tangan sang suami untuk diciumnya. Dan dibalas kecupan di kening oleh suaminya.

__ADS_1


Tidak ada pesta dan tidak ada siapa-siapa kecuali keluarga inti saja, karena rencananya mereka akan mengadakan resepsi pernikahan di Jakarta.


"Selamat ya nak." Mama Dona memeluk erat putrinya seraya menitikkan air mata. "Semoga kebahagiaan selalu menyertai rumah tangga kalian." Doa tulus orang tua yang selalu menginginkan kebahagiaan anaknya.


"Daddy Daddy Daddy." Gerry dan Jerry langsung nemplok di pangkuan Daddy baru rasa lamanya itu.


"Hey anak-anak Daddy yang ganteng." Dokter Andrew langsung merengkuh keduanya.


"Papa titip anak dan cucu papa Ndrew. Segera urus surat kepindahan mu ke Jakarta agar kalian bisa segera mengadakan resepsi serta menetap disana." Papa Dika menepuk pundak menantunya tersebut.


"Baik pa, Andrew akan mengurusnya secepatnya." Dokter Andrew mengangguk mantap.


*****


Setelah acara selesai, sore harinya Shasa langsung diboyong oleh dokter Andre ke apartemennya yang berada di dekat kediaman Gutawa. Sedangkan kedua anaknya masih berada di kediaman Gutawa karena mama Dona dan juga Papa Dika tidak rela berpisah dengan cucunya tersebut. Anggap saja mereka berdua saat ini sedang honeymoon.


"Ini kamar anak-anak kita." Dokter Andrew membuka pintu kamar yang ada di sebelah kamarnya, kemudian beralih membuka pintu kamarnya sendiri. "Dan ini kamar kita sayang." Dokter Andrew langsung menarik tangan istrinya masuk ke dalam kamarnya, kemudian mengunci pintunya. Shasa yang sedikit terkejut hanya geleng kepala melihat tingkah suaminya yang tidak sabaran.


Dokter Andrew mendorong pelan tubuh istrinya ke arah ranjang hingga Shasa terduduk di bibir ranjang. Dokter Andrew kemudian berjongkok di depan sang istri seraya menggenggam kedua tangan istrinya.

__ADS_1


"Aku janji, hanya akan ada kebahagiaan di dalam rumah tangga kita. Jika suatu hari nanti dalam rumah tangga kita menemui suatu permasalahan, maka tetaplah berpegang erat pada tangan ku. Kita akan menghadapinya bersama-sama." Shasa mengangguk terharu dengan ucapan suaminya. Dokter Andrew mengecup punggung tangan istrinya itu bergantian, kemudian berdiri dan langsung mengecup bibir sang istri. Awalnya hanya sebuah kecupan, namun karena istrinya itu tidak menolak, dokter Andrew memberanikan diri m3lum@@t perlahan bibir sang istri. Shasa yang mengerti segera memberi celah kepada suaminya dengan cara membuka sedikit mulutnya agar suaminya itu bisa menerobos masuk. Kedua pengantin baru itupun saling berpagutan mengungkapkan perasaan cinta mereka yang sudah di tahannya sejak lama, terutama dokter Andrew.


*****


*****


*****


*****


*****


Kisah Laras emak cukup sampai disini. Kalau mau ketemu Laras lagi ada di novel "Candamu Canduku" Bersama Seno dan baby Camelia. See you there ðŸĪ—ðŸĪ—


Timingnya emak percepat agar tidak bertele-tele ðŸĪ­ Anggap aja langsung empat bulan kemudian ðŸĪ­ karena biasanya waktu perceraian itu sekitar 4-6bln. Berhubung Tergugat gak pernah datang, jadi perceraian pun berjalan semulus pupune purel ðŸĪ­ðŸ˜‚😂


Lope-lope sekebun Pare 😘😘ðŸĪŠðŸĪŠ


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, kopi juga boleh ☕☕😂😂

__ADS_1


__ADS_2