
Kebiasaan si kembar jika malam tiba, seusai makan malam mereka akan langsung menggelandang daddy-nya masuk ke dalam kamar mereka. Mereka berdua akan menceritakan apa saja yang dilakukannya seharian kepada daddy-nya. Daddy-nya pun selalu menjadi pendengar setia untuk kedua anaknya. Sesekali ia juga menanggapi cerita kedua anaknya tersebut. Setelah puas bercerita kepada daddy-nya, mereka berdua langsung memposisikan dirinya masing-masing merebah di kanan kiri daddy-nya bersiap untuk segera tidur.
Shasa yang menunggu suaminya itu tak kunjung kembali ke kamar, akhirnya ia memutuskan untuk mendatangi kamar kedua anaknya. Senyum kebahagiaan langsung tersungging di bibirnya saat melihat pemandangan di depan matanya yang membuat hatinya menghangat. Kedua anaknya nampak terlelap di samping kanan kiri suaminya dengan berbantal lengan daddy-nya. Tanpa menyia-nyiakannya, ia langsung mengarahkan ponselnya yang sejak tadi ada di genggamannya untuk memotret pemandangan yang ada di depan matanya.
"Tuhan, terima kasih atas kebahagiaan yang kau curahkan kepada kami. Semoga kebahagiaan ini tidak akan cepat berakhir dan selamanya akan tetap tercurah kepada kami." Doa tulus Shasa di dalam hati.
Melihat suaminya yang sudah terlelap, Shasa menjadi tak tega untuk membangunkannya. Shasa segera menutup pintu kamar tersebut kemudian mendudukkan dirinya di pinggir ranjang. Shasa membuka ponselnya kembali kemudian ia membuka sosial medianya dan mengupload foto yang barusan diambilnya. Dengan memberikannya caption "Ketiga Jagoan ku ð" Shasa langsung menekan tombol send. Setelah itu ia ikut merebah di samping anaknya dan bersiap menjemput mimpi.
*****
Radit yang malam itu sedang mengecek laporan keuangan restoran dari pak Imron segera menghentikan aktivitasnya sejenak saat mendengar bunyi notifikasi yang sengaja ia nyalakan. Radit segera meraih ponselnya dan membukanya untuk mengecek pemberitahuan yang masuk.
Deg!
Sebuah foto yang diupload oleh Shasa barusan berhasil membuat jantungnya serasa ditikam dengan belati tajam. Sakit, perih, sesak dan segala rasa yang tidak bisa dijelaskan. Nampak dengan jelas di pelupuk matanya, kedua anaknya nampak nyaman tidur di samping orang lain bukan dirinya yang notabennya adalah ayah kandungnya.
"Harusnya aku yang ada di posisi itu!" Batin Radit teriris.
__ADS_1
"Aaaaaaaaarrrrgh!"
Pyaaaaaaaaaaarrrr!!
Sebuah cangkir dan beberapa benda yang ada di atas mejanya melayang ke lantai. Beruntung ponsel dan juga laptopnya tidak sampai terkena amukannya.
Erik yang saat itu menarik handle pintu ruangan bossnya untuk memberikan laporan keuangan cafe yang dikelolanya pun seketika terperanjat mendengar suara pecahan dari dalam ruangan bossnya. Ia langsung mendorong pintu tersebut tanpa permisi.
"Boss, astagaaaa...." Erik meletakkan map yang dipegangnya ke atas meja kemudian memunguti satu persatu kertas yang berserakan di atas lantai dan juga benda-benda lainnya. Kemudian ia segera berlari keluar ruangan untuk mengambil sapu dan juga serok untuk membersihkan pecahan cangkir.
"Ada apa?" Tanya Erik setelah berhasil membereskan kekacauan di ruangan bossnya itu. Radit menyodorkan ponsel yang sejak tadi masih dalam genggamannya. Erik pun segera meraihnya dan melihat apa yang berada di dalam ponsel tersebut.
"Bagaimana kalau Shasa tidak mau memaafkan ku? Aku sudah terlalu dalam menyakitinya. Bahkan waktu itu aku tidak mengakui anak yang ada dalam kandungannya. Apakah ia masih mau memaafkan ku?"
"Kamu belum mencobanya boss, maka kamu tidak akan pernah tahu hasilnya. Jika Shasa tidak mau memaafkan mu, setidaknya kamu sudah berusaha meminta maaf kepadanya." Ucap Erik bijak.
"Harusnya aku yang ada di posisi itu saat ini Rik."
__ADS_1
"Semua sudah terjadi boss, penyesalan memang selalu datang terlambat. Sekarang yang harus boss lakukan adalah berusaha untuk memperbaikinya dengan cara meminta maaf kepada Shasa."
"Aku ingin memeluk mereka Rik, Aku ingin mencurahkan kasih sayang ku kepada mereka."
"Pergilah, biar disini aku dan pak Imron yang hendle."
*****
*****
*****
*****
*****
Lope-lope sekebun Pare ðððĪŠðĪŠ
__ADS_1
Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh ââðđðđ