Luka Hati Luka Diri

Luka Hati Luka Diri
Episode 76


__ADS_3

"Radit hey, bangun!" Dokter Andrew menepuk pipi Radit beberapa kali namun tidak ada respon. Wajah pucat dan bibir biru Radit membuat dokter Andrew semakin khawatir. "Pak Har siapkan mobil!" Teriak Dokter Andrew di tengah hujan yang deras. Pak Har yang baru tiba di gerbang pun kembali lagi masuk untuk mengambil mobil.


"Pak Har, aku ikut!" Teriak Shasa dengan keras. "Ma, pa, titip anak-anak." Tanpa menunggu jawaban dari kedua orang tuanya, Shasa langsung masuk ke dalam mobil dan duduk di samping kemudi. Pak Har segera melesatkan mobilnya menuju pintu gerbang.


Pak Har keluar dari mobil untuk membantu dokter Andrew mengangkat Radit dan memasukkannya ke dalam mobil.


"Bapak di belakang saja biar saya yang bawa mobilnya." Pak Har mengangguk dan langsung masuk ke dalam mobil. Dokter Andrew pun segera masuk dan duduk di balik kemudi, kemudian langsung melesatkan mobilnya menuju rumah sakit tempat ia bekerja.


Butuh waktu hampir satu jam karena harus berperang dengan derasnya hujan yang mengguyur. Padahal jika tidak hujan dan tidak macet hanya butuh waktu sekitar tiga puluh menitan untuk sampai di rumah sakit.


Tubuh Radit langsung direbahkan di atas brankar dibantu oleh beberapa perawat yang masih berjaga malam itu kemudian didorong menuju ke ruang UGD. Dokter Andrew pun segera ikut masuk ke dalam ruang UGD. Meskipun ia dokter kandungan, tapi dokter Andrew memilih ikut masuk ke dalam untuk membantu dokter dan perawat menangani Radit. Tinggallah Shasa dan Pak Har di depan ruang UGD tersebut.


"Pak Har lebih baik pulang dulu ganti baju, takutnya nanti masuk angin. Nanti balik lagi ke sini tolong bawain baju ganti buat suami saya."


"Baik non, kalau gitu bapak balik dulu." Pak Har segera berlalu setelah mendapat anggukan dari Shasa.


Shasa nampak gelisah dalam duduknya, saat ini tinggallah ia seorang diri yang duduk di kursi tunggu depan ruang UGD. Apakah Shasa khawatir dengan Radit? Maka jawabannya adalah YA! Apakah Shasa masih mencintai Radit? Maka jawabannya adalah TIDAK! Karena sepenuh jiwa dan raganya sudah ia serahkan kepada dokter Andrew yang sekarang menjadi suaminya.

__ADS_1


Sekitar satu jam lamanya akhirnya pintu ruang UGD terbuka dan muncullah dokter Andrew yang langsung menghampiri istrinya.


"Sayang, bagaimana keadaannya?" Shasa langsung beranjak dari duduknya.


"Tenanglah honey!" Dokter Andrew langsung merengkuh sang istri ke dalam pelukannya saat melihat gurat kekhawatiran di wajah istrinya. "Ayo duduk dulu." Dokter Andrew mengurai pelukannya kemudian membimbing istrinya untuk duduk kembali ke kursi. "Mana pak Har?"


"Aku suruh pulang terlebih dahulu untuk ganti baju. Nanti balik ke sini lagi buat bawain kamu baju ganti." Dokter Andrew mengangguk. "Apa dia baik-baik saja?" Tanya Shasa kembali.


"Huuuft!" Dokter Andrew menghela nafas pelan sebelum akhirnya menceritakan apa yang tadi sempat dijelaskan oleh dokter yang menangani Radit tentang kondisi Radit saat ini kepada istrinya. "Untuk sementara, dokter mendiagnosa ada k@nk3r di kepalanya."


"K@nk3r?" Beo Shasa.


Tak berselang lama pak Har tiba di rumah sakit. Karena hujan sudah reda, Pak Har pun bisa mempercepat laju mobilnya. Pak Har langsung menghampiri sepasang suami istri yang duduk di depan ruang UGD.


"Permisi tuan, ini baju gantinya." Pak Har menyodorkan paper bag yang berisi baju ganti dokter Andrew. Dokter Andrew pun segera menerimanya.


"Makasih pak!" Dokter Andrew beralih menatap istrinya. "Honey, aku ganti baju dulu, setelah ini kita pulang." Shasa mengangguk. Dokter Andrew pun segera berlalu mencari toilet terdekat.

__ADS_1


Sesaat kemudian, dokter Andrew sudah kembali dengan sudah memakai baju ganti yang tadi dibawakan oleh Pak Har.


"Ayo!" Dokter Andrew merangkul pundak sang istri.


"Terus siapa yang jaga di sini?"


"Jangan khawatir, di sini banyak perawat." Shasa mengangguk. Mereka pun berjalan beriringan menuju tempat parkir di mana Pak Har sudah terlebih dahulu kembali ke mobil.


*****


*****


*****


*****


*****

__ADS_1


Lope-lope sekebun Pare 😘😘ðŸĪŠðŸĪŠ


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh ☕☕ðŸŒđðŸŒđ


__ADS_2