MaFiA CoUpLe

MaFiA CoUpLe
102. Happy Ending


__ADS_3

Puas melihat cincin di tangannya, Topia kemudian mengambil bunga yang dibawa oleh Aran.


"Terima kasih,,, bunga ini,,, sangat indah." Ucap Topia menyentuh kelopak bunga.


"Hm, bagus kalau kau suka." Ucap Aran.


"O,, iya,, bagaimana kabar Senya?" Tanya Topia ketika dia teringat bahwa pria itu baru saja kembali dari luar negeri karena mengurus Senya.


Beberapa menit yang lalu sejak Aran datang ke apartemennya Dia melupakan kejadian itu karena terfokus pada dua barang yang dibawa Aran untuknya.


Tapi sekarang, setelah mengingatnya kembali perasaannya kembali menjadi gelisah.


"Ya, dia sudah bersama Tuan Lorano." Jawab Aran.


"Tuan Lorano?" Tanya Topia.


"Hm, mereka mungkin akan menikah dalam waktu dekat." Jawab Aran.


"Menikah???" Topia sangat terkejut.


"Hm, tapi sebelum mereka, kita akan lebih dulu menikah. Pernikahan seperti apa yang kau inginkan?" Tanya Aran.


"Apa?" Topia sangat terkejut, mengapa Aran menanyakan pernikahan seperti apa yang dia inginkan?


'Apakah ini menyangkut tentang pernikahan yang kami bicarakan tempo hari di rumah sakit? Pernikahan tanpa cinta atau pernikahan dengan cinta?' tanpa sadar Topia memegang cincin yang masih melingkar di jari manisnya.

__ADS_1


Gerakan tak sadar perempuan itu tak luput dari perhatian Aran hingga membuat Aran merasa bahwa dirinya memang harus bertanggung jawab untuk Topia.


Perempuan itu terlalu mencintainya, dan dia tidak bisa melihatnya terluka karena cinta....


"Saat ini aku belum mencintaimu, karena aku belum mengetahui apa itu cinta, tetapi aku berharap setelah menikah nanti kau mau mengajariku cara mencintai." Ucap Aran membuat jantung Topia berhenti berdetak selama 1 detik sebelum lanjut berdetak dengan kecepatan diatas batas maksimum.


Pria di depannya sendang melamarnya dengan tulus??


"Kau,, kau yakin apa yang kau katakan?" Tanya Topia setelah beberapa detik tertegun.


"Ya," jawab Aarn dengan wajah sungguh-sungguh.


"Kau,, mengapa kau ingin mencintaiku?" Tanya Topia yang merasa tak percaya bahwa pria didepannya benar-benar ingin belajar mencintainya.


Meski itu disebut melakukan copy-paste tetapi dia merasa kata-kata itu memiliki makna yang ajaib hingga bisa menggerakan nya untuk menerima Topia dalam hidupnya.


"Kau,, sungguh-sungguh?" Topia akhirnya tersenyum setelah mendengar jawaban Aran.


"Ya," jawab Arab dengan singkat membuat senyum Topia semakin melebar lalu perempuan itu melompat ke arah Aran dan memeluk erat dengan erat.


"Terima kasih,," katanya dengan suara penuh bahagia.


"Hm," jawab Aran menggerakan tangannya yang kaku untuk membalas pelukan perempuan itu.


Ini pertama kalinya dia memeluk seorang perempuan dengan sukarela, bukan karena paksaan dari seseorang.

__ADS_1


Rasanya benar-benar berbeda ketika dia melakukannya karena mendapat perintah dari orang lain.


'Jadi, inikah yang di sebut Dewa 'Happy ending?'' pikir Aran mengingat ucapan Dewa ketika Lorano dan Senya berjanji untuk hidup bersama selamanya.


Pria itu melengkungkan bibirnya dan mempererat pelukannya pada Topia.


"Happy Ending."


...TAMAT...


@info


Halo,,, terima kasih telah membaca novel ini, semoga kalian tidak kecewa dengan happy ending-nya.


Oya,, yang paling penting, otor mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin.


Mohon maaf lahir dan batin 🙏🙏🙏🙏


Yang terakhir yang tak kalah pentingnya ialah: Jangan lupa mampir di novel otor yang lain yaaa....


Dan kalo belum follow otor,,, ayo cepat tekan tombol follow di profil otor supaya kita bisa jadi teman baik....🙏🙏🙏❣️❣️


Love u all


Muah... Muah... Muah...🤭🤭🤭

__ADS_1


__ADS_2