MaFiA CoUpLe

MaFiA CoUpLe
17. Menjadi gigolo


__ADS_3

"Ya itu juga termasuk, tapi kau punya kesalahan yang lebih besar lagi! Katakan padaku apa itu?!" Ucap Dita dari dalam kamar membuat Aran semakin semangat menonton pertunjukan mereka.


Saga terdiam di tempatnya, apalagi kesalahan yang lain yang ia lakukan? Ia sama sekali tidak tahu!


'Apa dia sedang mengujiku?' gumamnya lalu tersenyum memandangi pintu itu.


"Aku salah karena aku tidak tahu apa kesalahanku. Jadi maukah kau memaafkanku dan membuka pintunya?" Ucap Saga.


"Ia kau mengakuinya kalau kau tidak tahu kesalahanmu, karena itu kau tidak diijinkan masuk ke kamar ini sampai kau tahu apa kesalahanmu yang sebenarnya!" Suara dari dalam membuat Saga semakin panik.


"Sayang? Apakah masih mendengarku? Aku benar-benar tidak tahu apalagi kesalahan yang kulakukan selain menciummu di depan banyak orang!" ucap Saga dengan panik sembari mengetuk-ngetuk pintu kamar itu.


"Jika kau membuat kegaduhan disitu maka hukuman akan semakin bertambah!" Teriak Dita dari dalam kamar membuat tangan Saga yang sedang mengetuk-ngetuk pintu jadi melayang di udara.


Aran yang melihat kejadian itu hanya bisa menutup mulutnya berusaha menahan tawa atas apa yang sedang dialami oleh tuannya.


'Bos yang malang, Ini pertama kalinya ia berurusan dengan wanita, dan ternyata keahliannya keahliannya menangani wanita tidak sebaik ketika ia berurusan dengan bisnis!' gumam Aran sembari terkikik.


"Apa yang kau lakukan?" Sebuah suara perempuan tiba-tiba mengagetkan kedua pria itu.


Aran langsung memaku di tempatnya seraya melihat Saga yang telah berbalik menatapnya dengan tatapan penuh peringatan.

__ADS_1


"Bos," ucap Topia melihat ke arah Saga.


"Berdiri disini dan jaga pintu ini." Kata Saga pada Topia lalu ia melihat ke arah Aran "Ikut denganku." Ucap Saga lalu ia berjalan ke ruang baca.


Aran terpaku di tempatnya "Sial!"gerutunya dengan suara pelan membuat Topia langsung melihat ke arahnya.


"Ada apa? Mengapa kau tiba-tiba menjadi gugup seperti ini?" Tanya Topia yang sudah mengenal sifat Aran ketika pria itu baru saja membuat Saga menjadi marah karena sebuah kesalahan.


Aran hanya menatap sesaat ke arah Topia sebelum melangkahkan kakinya menuju ruangan yang telah dimasuki oleh Saga.


"Ada apa dengan mereka berdua? Mengapa mereka berdua berbicara sembunyi-sembunyi sementara aku disuruh menjaga pintu ini?" Kata Topia dengan kesal.


Sejak kapan ia bertugas menjadi security di depan sebuah pintu kamar?


Sementara itu, di dalam ruang baca, Saga sudah berdiri dengan tangan dimasukkan ke dalam saku celananya menatap Aran yang kini berdiri dengan tegak di depannya.


"Sekarang kau semakin lancang padaku, beraninya kau mengintip ku saat aku sedang bertengkar dengan istriku?" Kata pria itu melihat Aran yang hanya terdiam menatap lurus kearah nya.


"Katakan padaku apa saja yang telah kau dengarkan barusan." Ucap Saga yang kini sudah duduk di atas meja sambil mengetuk-ngetuk meja.


Aran tetap berdiri dengan tegak tapi dalam hatinya ia menyalahkan dirinya sendiri yang telah lancang pada Saga.

__ADS_1


Sekarang ia tidak punya pilihan bijak. Kalau ia mengatakan semua yang ia dengar, maka Saga akan semakin marah.


Tapi kalau ia tidak mengatakannya pria itu akan semakin marah lagi.


"Kau sudah membuang waktuku selama 15 detik." Ucap Saga memperingatkan Aran yang masih setia dalam kebisuan nya.


"'Sayang,, buka pintunya. Aku minta maaf, ok?' kata tuan pada istri tuan.


Istri Tuan kemudian berkata 'Jangan menggangguku! Aku sibuk!'" kata Aran menirukan suara kedua orang itu.


"Ha,, hahaha..... Kau penguping yang handal! Kenapa tidak merubah pekerjaan menjadi aktor saja?" Tanya Saga yang merasa sangat kesal pada Aran.


Pria itu bahkan mengingat setiap kata dan setiap intonasi yang ia gunakan untuk berbicara dengan istrinya.


"Maafkan saya Tuan." Kata Aran.


"Aku akan memaafkanmu kalau kau bisa memberiku solusi tentang permasalahan ini!


Kalau kau tidak bisa, kau akan ku tugaskan di bagian pelayanan kota D." Ucap Saga.


Apa yang dimaksud Saga ialah menjadi gigolo yang melayani wanita-wanita di atas ranjang. Hal itu membuat Aran kembali menelan salivanya.

__ADS_1


Betapa sialnya menjadi penguping!


Salam cinta dari otor......❤️


__ADS_2